
jam 5 sore
Lisa yang terbangun menyadari bahwa ia sudah tidak dipangkuan Reza lagi melainkan diatas kasur milik Reza sedangkan Reza masih bergelut dengan laptopnya.
" kamu sudah bangun sayang, mandilah " tanya Reza
" hmmm... kamu masih bekerja mas, kamu ngelarang aku jangan terlalu capek tapi kamu dari tadi kerja terus, gimana sih kamu mas, aku kesini cuman liatin kamu kerja doang " keluhnya
" ayolah sayang jangan begitu, ini semua kan aku lakukan buat kamu juga, udah sekarang kamu itu harus banyak istirahat pokoknya besok aku gak mau kamu kelelahan " jawab Reza
" iya.. iya " keluhnya lagi
setelah Lisa selesai mandi, Lisa masih melihat Reza bekerja, Risa pun langsung menarik tangan Reza agar berhenti dan istirahat.
" sayang pelan-pelan, iya.. iya.. aku sudah bekerjanya " kata Reza
" kami tuh mas, harus nunggu aku marah dulu baru berhenti kerjanya, ih bikin kesel aja " keluh Lisa yang berdiri menyilangkan tangannya diatas perut.
seketika Reza memeluknya dari belakang dan mencium pundak Lisa, hanya dengan begitu Lisa takkan marah lagi kepadanya.
" iya-iya maaf, mas janji gak bakalan cuekin kamu lagi, mas bakalan sering-sering ngasih waktu buat berdua maaf iya sayang " bisik Reza
Lisa yang masih kesal hanya terdiam, tak berkomentar apapun, sejak Lisa datang sampai sekarang Reza masih mencueki dirinya, dan tak beranjak bangkit dari kerjanya.
" ywdah mas, mandi dulu iya, o'ya mas sudah pesan makanan kamu tunggu aja " pinta Reza
10 menit berlalu, Lisa yang kini telah menikmati makanannya dengan lahap, tapi Lisa masih menyisakan ya untuk Reza makan nanti.
" loooh, sayang kamu udah makan, dihabisin lagi, astaga sayang kamu benar-benar laper apa doyan, buat aku mana " tanya Reza
" gak tau mas, tiba-tiba abis gitu aja, ga berasa soalnya, ini aku sisain buat kamu " jawab Lisa.
" memang luar biasa istriku ini " ledek Reza
setelah kenyang Lisa hanya menyandarkan tubuh dan kakinya diatas sofa hotel, tidak bekerja saja kaki Lisa berasa pegal-pegal, Reza yang melihat Lisa menekan-nekan kakinya langsung mendekati dan memijat kaki Lisa yang mulai kelelahan.
" mas gak usah " sahut Lisa
" gpp sayang, kamu gak kerja aja kaki kamu pegal, apalagi besok saat kita menikah, pasti kamu akan lebih pegal dari ini " jelas Reza
" makasih iya mas " ucap Lisa
setiap pijatan yang Reza berikan kepada Lisa, membuat Lisa merasa lebih baikan sehingga membuat Lisa kembali tertidur tanpa Reza menyadarinya.
_ hari H
mentari pagi yang sudah mulai menerangi kamar hotel, Lisa yang sudah selesai dengan make up-nya, menggunakan gaun pengantin berwarna putih dan gold, sangat cantik untuk dilihat hari ini, sedangkan Reza memakai jas hitam dan kemeja putih tak luput gaya rambut yang tertata rapih, mereka sudah siap untuk pergi ke taman hotel tersebut, kebetulan Reza mempersiapkan pernikahannya di taman hotel agar Lisa tidak merasa kelelahan .
langkah demi langkah mereka berjalan dan di iringi dengan taburan bunga sepanjang jalan, kini Reza dan Lisa telah sah menjadi pasangan suami istri, para sahabat dan beberapa teman turut hadir di acara pernikahan tersebut. karena Lisa memakai gaun yang seperti balon, tidak terlihat sama sekali perut buncitnya , sehingga orang-orang tidak mencurigainya kecuali yang bibi dan pegawai Lisa .
" bibi datang " sahut Lisa
" iya non, smlm tuan menelpon, kenapa buru-buru sekali non, bibi kan jadi gak bawa hadiah apapun buat non " jelas bibi
" gak perlu bi, bibi hadir aja Lisa sudah bahagia, Reza gak mau tunda-tunda lagu bi, takut hilang lagi katanya " jelas Lisa
" ih si non, nih bisa aja " jawab bibi
" o'ya bi, untuk sementara bibi urus toko kue Lisa dulu iya bi, Reza gak kasih izin takut pingsan lagi " pinta Lisa
" baik non, memang seharusnya non istirahat jangan terlalu lelah gak baik kan non buat.. " putus bibi yang dibungkam oleh lisa
" bibi .. pelan kan sedikit bicaranya " bisik Lisa
" maaf non, bibi lupa " balas bibi
kini Reza dan Lisa menyambut tamu yang lainnya, banyak yang bertanya-tanya kenapa secepat ini, namun mereka berdua hanya menjawab 'mungkin sudah waktunya' sehingga tidak membuat kecurigaan pada tamu yang hadir.
10 jam sudah berlalu, sekarang Reza dan Lisa sudah kembali masuk kedalam kamar hotel yang sudah dihiasi dengan ornamen-ornamen bernuansa romantis, taburan Bungan dimana-mana, lilin-lilin kecil memberi cahaya yang begitu indah .
Reza pun memeluk tubuh Lisa dengan sangat embut.
" mas, aku mandi dulu iya, lengket keringat semua, aku gak betah " pinta Lisa
" kita mandi bersama iya sayang, mas udha lama gak mandi berduaan sama kamu " jawab Reza
Lisa tak memberikan jawaban apapun, kini mulai terlepas semua pakaian yang dikenakan Lisa, dan Reza pun melakukan hal yang sama melepaskan jas dan yang lainnya.
dibawah siraman shower Reza dan Lisa mulai bercumbu mesra.
namun tak ingin menyelesaikannya begitu saja, setelah dari kamar mandi, ia gendong Lisa dan dihempaskan keatas kasur dengan sangat lembut dan mesra.
_ like dan komen
jangan lupa ya say...