
sepulangnya dari rumah sakit, Lisa dan bibi masuk kedalam rumah dengan barang belanjaannya.
" dauuuh panasnya padahal sudah sore begini " keluh Lisa yang sudah menaruh barang-barang dan duduk lemas di sofa.
" minum dulu non, sekalian minum vitaminnya yang dari dokter tadi " kata bibi
" iya bi, makasih iya bi " jawab Lisa , Lisa pun meminum vitaminnya lalu beristirahat, karena besok akan jauh melelahkan.
disisi lain, Reza yang sudah pulang dari kantor hanya bisa duduk di dalam kamar apartemen nya, masih dengan pikiran yang sama.
_ esoknya
" non bangun non, katanya mau buka toko kue, ko masih tidur " sahut bibi yang berusaha membangunkan Lisa.
memang suatu kebiasaan buruk, selalu harus dibangunkan oleh seseorang agar tidak terlambat.
" iya bi, ini juga sudah bangun " jawab Lisa dengan mata terpejam.
" memangnya non sudah mendapatkan tokonya untuk non tempati " sahut bibi
" astaga, tempat tokonya gw belum siapin " gumamnya dengan mata yang langsung melotot dan terbangun dari tidur lalu bergegas mandi.
bibi yang melihat Lisa keluar dengan terburu-buru hanya tersenyum oleh kelakuannya.
setelah Lisa sudah rapi dan cantik, Lisa pun pergi untuk mencari sebuah toko yang bisa dibelinya.
" bi Lisa berangkat cari tempat buat toko kue nya dulu iya " kata Lisa
" makan dulu non " tanya bibi
" udah siang bi, nanti saja " jawab lisa
lalu Lisa berhenti di sebuah toko yang sudah kosong dengan tulisan " dijual hub.xxxxx" , Lisa pun menyimpan no tersebut, dan masuk kembali kedalam mobil .
Lisa yang kini telah berada di caffe tak jauh dari toko kosong tadi , lalu menelpon no tersebut.
tut.. tuut .. tuuut...
" hallo selamat siang " kata Lisa
" siang , ini siapa iya" jawab ibu-ibu
" saya Lisa, saya mau beli toko yang dipinggir jalan tersebut " jawab Lisa
".........."
setelah Lisa dan pemilik toko berbincang-bincang dan bernegosiasi, akhirnya Lisa pun selesai menelponnya.
" akhirnya jadi juga gw punya toko kue, semoga lancar kedepannya " gumam Lisa.
Lisa pun kini telah kembali pulang, dan disambut oleh bibi yang sedang menyapu halaman rumahnya.
" non sudah pulang, gimana non sudah ketemu " tanya bibi
" ketemu siapa " jawab Lisa yang menggoda bibi
" isssh.. si non , ya ketemu sama tokonya lah " kata bibi
" udah bi, mungkin besok Lisa kesana lagi, sekalian bersihkan tempatnya " jawab Lisa
" bibi ikut iya non, bibi nanti bantuin beresin deh biar non gak capek " jawab bibi
" iyalah pasti ikut, Lisa kan cuman punya bibi disini " jawab Lisa
Lisa pun masuk kedalam kamarnya dan bibi melanjutkan pekerjaannya, Lisa yang sudah memesan barang-barang dan mungkin besok akan datang.
" jadwal hari buat besok banyak banget, kamu pasti capek iya nak " gumam Lisa yang tertidur dengan mengelus perutnya, tak terasa air mata pun sudah mengalir begitu saja, Lisa pun langsung mengingat kembali akan hal tersebut.
_ kantor
Reza yang kini sedang mengetik di komputernya, dengan begitu banyak dokumen yang ia terima dari Linda sekretarisnya tersebut .
" akhirnya kelar juga, aduuuh capek bgt gw " gumam Reza yang terduduk lemas dikursinya.
waktunya untuk Reza pulang ke apartemen nya, sesampainya disana Reza langsung masuk kamar dan beristirahat.
saking lelahnya ia bekerja seharian penuh Reza pun tertidur dengan pakaian yang lengkap.
" mas jahat.. mas jahat.. mas gak sayang sama aku, mas gak pernah cinta sama aku, aku benci mas, aku benciiiiiiiiii "
Reza pun terbangun dari tidurnya, tak terasa matanya sudah basah.
" Lisa.. astaga mimpi apa gw " Reza pun duduk di tepi kasur dengan wajah menunduk, nampak sedih namun tidak tau harus bagaimana .
setelah terbangun dari tidurnya, Reza pun bersiap-siap untuk pergi ke kantor.
_ toko
" bibi tolong yang ini geser ke sana " kata Lisa
yang sedang merenovasi toko miliknya.
" bibi bantu angkat ini " katanya lagi, bibi hanya mengikuti bosnya tersebut.
setelah 3 jam melakukan ini dan itu, akhirnya Lisa dan bibi sudah selesai. mereka berdua pun kagum atas pekerjaan yang mereka lakukan .
" waaaaah.. non cantik bgt tokonya kalau sudah dirapikan " sahut bibi .
" cantik kan,sama kaya orangnya " jawab Lisa
" iya sama-sama cantik, kira-kira kapan mulainya non " tanya bibi
" mungkin 2 hari lagi, kan belum bikin kuenya juga bi " jawab Lisa
" lalu siapa yang jaga toko non " tanya bibi
" untuk sementara biar Lisa dulu, nanti kalau perut Lisa sudah membesar Lisa cari pegawai " jawab Lisa
" jangan terlalu capek non " jawab bibi
" iya bi, Lisa tau " jawab Lisa
mereka berdua asyik ngobrol dengan minuman dan makanan di atas meja, setelah itu mereka pun kembali ke rumah dan segera membuat kue untuk tokonya.
" kenapa non gak buat ditoko saja non biar mudah " tanya bibi
" kita bikin buat stok dulu bi, nanti kalau habis Lisa bikin di sana , nanti disana juga bakalan ada alat" nya, pokoknya bibi tenang aja percaya sama Lisa " jelas Lisa dengan menggerak-gerakkan halisnya naik turun.
lalu mereka melanjutkan membuat kuenya, satu persatu Lisa meminta bibi untuk mencicipinya, hingga membuat bibi kenyang karena harus mencoba begitu banyak kue yang dibuatnya, dengan warna warni dan motiv yang berbeda-beda, terlihat sangat cantik dan menggoda jika kue itu terpajang di box kaca.
setelah selesai dengan kue-kue tersebut Lisa dan bibi pun pergi tidur di kamar masing-masing.
_ ke esokkannya
Lisa yang telah tiba di toko memutuskan untuk membukanya lebih cepat, karena sudah banyak kue yang Lisa buat kemarin.
dengan sangat hati-hati Lisa memajangkan kuenya di box kaca dan dibabariskannya dengan sangat rapi .
Lisa pun selesai dan menunggu pelanggan pertama yang datang ke tokonya.
Lisa yang telah menuliskan promo di pintu kacanya tersebut, dan akhirnya pelanggan pertama pun masuk dan membeli beberapa kue.
lalu pelanggan kedua, ketiga, dan seterusnya, sampai kue-kue yang terpajang sudah habis, Lisa pun sangat senang dengan hasil yang ia terima,
" baru buka toko aja sudah habis, benar-benar menyenangkan sekaligus melelahkan iya kan nak " sahut Lisa dengan memegangi perutnya .
_ like dan komen
jangan lupa ya say...