My student love

My student love
jurang 3



Lisa yang telah pulang ke apartemen miliknya ,kini sedang beristiraha sambil menunggu kabar dari Reza.


tring .. tring ..


Bunyi telpon dari Reza.


Reza yang bersembunyi di tempat rahasia yang ada di ruangan kerja miliknya, menelpon Lisa.


Reza. : hallo sayang, sudah pulang kuliah belom ?


Lisa. : sudah mas, kebetulan ada dosen yang tak hadir.


Reza : ikh begitu, kamu sudah makan ?


Lisa. : sudah mas, mas sudah makan juga ?


Reza. : aku juga udah sayang .


Lisa. : mas kapan kamu bisa main ke sini lagi .


Reza. : kenapa sayang ? kangen iya sama aku yang tampan ini.


Lisa. : ia mas, aku kangen bgt. (goda lisa)


Reza. : tunggu aku nanti mlm ya sayang.


setelah menelpon lisa, Reza pun keluar dari persembunyiannya, dengan sangat hati-hati agar tidak ada yang mengetahuinya.


" ini tempat keren juga buat gw sembunyi dari perajut Mak lampir itu, gak sia-sia gw jadi bos, kayanya si tari kaga ada, cuman ada si Linda doang nih " gumamnya sambil mengintip di balik lemari box kantor, dan keluar lah Reza dari salah satu sisi lemari.


Linda yang melihat pak Reza yang telah duduk dikursinya, seperti biasa dia selalu saja memberikan dokumen yang harus di unih onoh kan .


semakin lama Reza semakin sudah terbiasa menjalani sebagai pimpinan perusahaan, tak lama tari pun kembali, dan duduk dikursi depan yang ada dimeja Reza.


tari. : kamu dari mana ?


Reza. : jalan-jalan. (singkatnya)


tari. : kamu ko gak ajakin aku sih.


Reza. : ganggu bgt sih, gak liat saya lagi kerja, duduk ketempat asal kamu.( bentaknya )


tari pun segera pergi ke tempat duduknya, dengan mulut monyong. " sabar tari sabar, liat aja besok " . gumam tari.


setelah pulang kerja Reza segera pergi meninggalkan kantornya dan bersiap-siap menuju apartemen Lisa.


Lisa yang sedang bersiap-siap sudah merias diri namun masih bingung ingin memakai pakaian yang mana.


" aduh, gw harus pake baju yang mana ya, udah kaya yang baru pertama kali pacaran aja deg-degan bgt gak sabar " kata Lisa sambil memilih dan terus memilih baju, akhirnya dia menemukan yang cocok .


tok.. tok..tok.. bunyi pintu


ceklek. . .terbuka pintu


Reza yang melihat Lisa dari bawah sampai ke atas dengan tatapan kaget akan apa yang dilihatnya.


Lisa yang berpakaian menggunakan baju mini dress diatas lutut berwana putih transparan dengan belaha dada yang sedikit memperlihatkan dadanya, Lisa pun memeluk Reza dan menyuruhnya masuk.


Reza. : kamu cantik bgt sayang.( yang masih berpelukan )


Lisa. : makasih mas.


Reza. : kamu sexy bgt sayang ( bisik ditelinga Lisa )


wajah Lisa yang sudah memerah karena ucapan Reza, Reza mencium Lisa dengan lembut.


"mas mandi dulu " kata Lisa melepaskan ciumannya, Reza pun bergegas dan pergi mandi. " tunggu aku ya sayang " bisiknya lagi .


Lisa pun pergi ke kamar dengan wajah yang memerah dan segera menunggu Reza.


hanya butuh beberapa menit saja, akhirnya Reza selesai dan masuk ke kamar Lisa.


Reza yang melihat Lisa berpura-pura tertidur,


mereka pun tergeletak di atas kasur dengan lemas dan banjir keringat.


"makasih sayang" kata Reza yang mencium kening Lisa dan mereka tertidur pulas .


_dirumah ortu Reza


tari yang malam-malam bertamu ke rumah ortunya Reza, karena ingin melapor ke mama Reza untuk kelanjutan akan hubungan mereka.


tok tok tok.. bunyi pintu


" siapa sih malam-malam begini mengetuk pintu, ganggu bgt " kata mama yang pergi dan membukakan pintu.


" tari, ada apa malam-malam begini kesini, ayo masuk " kata mama berjalan masuk dan duduk diruang tamu.


tari pun ikut duduk, belum sempat ia mengatakan maksud dari kedatangannya, tiba-tiba mamanya Reza menanyakan hal tersebut.


" bagaiman hubungan kalian ditempat kerja, semakin dekat kan " kata mama


" justru itu Tante, tari mau bilang gak dekat sama sekali, malahan Reza terus-terusan cuekin bahkan Ngentak tari kalau tari didekatnya " jawab tari


" jadi sudah beberapa hari kamu kerja, kamu gak bisa godain Reza sedikitpun " kata mama


" tari sudah berusaha Tante, sekarang tari harus melakukan apa lagi " jawab tari.


lalu mama Reza menyuruh tari mendekat, merekapun berbisik-bisik akan rencana untuk besok pagi.


" ngerti kamu maksudnya, sekarang kamu pulang siapkan untuk besok ". kata mamanya lalu berdiri dan berjalan kearah pintu.


" tari ngerti Tante, tari pamit pulang, bye-bye Tante " jawab tari yang telah keluar dan masuk ke dalam mobil miliknya .


_keesokan harinya .


Reza yang telah mengantarkan Lisa ke kampusnya itu kini sudah berada dikantornya, saat ia masuk betapa terkejutnya ia melihat penampilan tari.


karena masih pagi dan Linda belum datang, tari bersiap-siap untuk melakukan tugasnya,


Reza yang terkejut melihat tari yang duduk diatas meja kerja Reza dengan seragam yang begitu terbuka 2 kancing di bagian dada dan memakai rok mini dengan make up begitu tebal dibagian bibir.


" kamu sudah datang mas Reza, aku dari tadi sudah menunggu kamu loh " goda tari yang duduk dimeja sampil meliuk-liuk tubuhnya agar Reza tergoda oleh tubuhnya.


Reza yang melihat tari melakukan gerakan seperti itu membuat Reza merinding dan geli, lalu Reza menghampiri tari.


" siapa yang nyuruh kamu duduk diatas meja saya, turun sekarang juga " kata Reza dengan tatapan kejam.


" mas, kamu ko marah-marah ini kan masih pagi, kamu gak mau pemanasan dulu " jawab tari yang mendekati Reza dan menyentuh dada Reza.


Reza yang sontak langsung memundurkan dirinya, " jadi kamu berharap saya menyentuh mu, jangan mimpi, cepat kembali ketempat kamu, dan rapikan baju kamu " kata Reza yang telah duduk di kursi.


namu tari masih enggan untuk pergi dan menghampiri Reza yang duduk dikursi,


" yakin tidak ingin menyentuk aku mas " kata tari yang memutarkan kursi Reza menghadap wajahnya yang agak membungkuk hingga dadanya terlihat oleh Reza.


belum sempat Reza menjawab, tiba-tiba Linda datang dan melihat posisi mereka lalu pura-pura tidak melihatnya.


Reza segera memutar kursinya keposisi semula, lalu tari pun pergi.


" lanjut nanti iya mas, Reza " kata tari sambil berjalan ke tempat duduknya.


" astaga, mimpi apa gw semalem, bisa-bisanya gw ngeliat yang begituan " gumam Reza sambil mengetuk komputernya.


Linda yang melihat penampilan tari, hanya bisa mengingatkan akan posisinya.


" jaga sikap dan perilaku kamu selama diarea kantor , apalagi dengan baju seperti ini, saya harap kamu bisa memakai pakaian yang lebih sopan lagi, jangan sampai para pegawai lain berbicara yang tidak-tidak tentang kamu " jelas Linda dengan nada tegas,


tari hanya diam saja tak pedulikan ucapannya tersebut .


_ like dan komen


jangan lupa ya say...