My student love

My student love
lima



Minggu


tik tok tik tok tik tok


Haikal terus memandangi jam dinding kamarnya , berharap waktu semakin cepat dan bisa masuk kembali kesekolah agar bisa bertemu shesil tentunya.


bosannya akhir pekan !! apa gw maen sama sicurut 2 iya, aduuuh nasib jadi jomblo. gumamnya


Haikal pun menelpon kedua temannya, dan berharap mereka bisa meluangkan waktunya untuk bermain keluar bersamanya.


" Dio, fi, dimana kalian ?" tanyanya


" gw dirumah " jawab Dio, " sama, kenapa emangnya ?" lanjut Rafi


" keluar sebentar yuk, kita maen " ajaknya


" ya elah kirain mau ngapain ? " sahut Dio


" ajak shesil lah, gimana sih ?" ledek Rafi


" maunya sih gitu, akh udah lah pokoknya kita maen aja dulu, bt bgt gw dikamar mulu, gw tunggu ditempat biasa iya " ajaknya lagi


" ok " Dio, " asiiiiiiap " Rafi .


_jam 14.00


Rafi dan Dio sudah berada ditempat bisa biasa mereka bertemu, namun Haikal masih belum kunjung datang juga.


" mana sih tuh kampret, dia yang ngajakin maen dia yang ngilang ? suue " keluh Dio


selang Dio berhenti bicara, Haikal pun datang, dengan senyum selebar lebarnya, seakan tak bersalah karena datang telat.


" nyangkut dimana nyuk " ledek Rafi


" heheee.. sorry sorry, gw mandi dulu " jawabnya sambil membuka helm dan merapikan rambutnya dikaca spion.


" mandi apa hanyut u nyuk, hehehe " ledek Dio


" u cakep, lah kita udah gosong lagi aja nunggu u " keluh Rafi


" hahaaa ... gosong mah emang udah dari sononya " jawabnya


" suuuuuue emangnya ge " jawab Rafi


" kemana kita ? " tanya Dio , " tanyakan peta, tanyakan peta ? " ledek Rafi.


" hahahaaa.. si bhoot " jawab Haikal


" monyet dong gw, t*i bgt " sadar Rafi


" aduh, udah dong capek gw ketawa mulu, serius nih mau kemana, udah panas bgt " tanya Dio


" mmmm... ke mall aja yuk, kita maen sekalian numpang ngadem " jawab Haikal


tanpa berkata-kata lagi mereka bertiga melajukan motornya ke sebuah mall yang lumayan jauh dari tempat mereka berkumpul tadi.


setelah selesai menaruh motor diparkiran, mereka masuk kedalam, namun Rafi menghentikan langkah mereka.


" stop, buka sepatu batas kenyamanan " ledek sirafi


haika dan Dio menabrak Rafi yang berdiri menghalangi langkahnya , dan berjalan masuk kedalam mall.


" malu gw ngajak u bhoot " ledek Haikal


" Dora dan bhoot kan harus bersama " jawabnya


" hahahaaa,, " tawa Dio


" kmpret emang, duduk disana yuk ? " ajak Haikal


mereka bertiga asyik ngobrol dan bercanda sambil duduk, namun dio kehausan ia pergi sebentar untuk membeli minuman.


setelah selesai ia, bertabrakan dengan 2 cewek yang cantik dan sangat lucu, Dio pun meminta maaf terlebih dahulu walaupun yang nabrak mereka berdua.


" sorry iya gak sengaja " kata Dio


" gpp, harusnya kita yang minta maaf " jawab salah satu


bagus lah kalau mereka sadar udah nabrak duluan . gumam Dio


" duluan iya dah " putus Dio dan pergi meninggalkan kedua cewek tersebut.


Dio kembali duduk bersama sahabatnya, dan melanjutkan ngobrol dan canda tawanya , setelah lelah bermain-main. mereka bertiga kembali pulang, namun saat ingin keluar dari mall Haikal, Dio, dan Rafi, berpapasan dengan 3 serangkai yang ingin keluar juga namun dari arah yang berbeda.


tentunya Haikal langsung menatap shesil, dan sebaliknya juga shesil menatap Haikal, mereka semua saling tataptatapan, dan berjalan keluar bersama sama, sambil bertanya-tanya.


" habis dari mana kalian ?" tanya Dio


" oookh " sahut Rafi


Haikal tak berkata apapun hanya bisa memandang shesil secara diam-diam, namun Rafi langsung memulai aksinya kembali .


" kalian pulang naik apa " tanya Rafi


" naik angkot " jawab shesil


" eekh shesil yang jawab, mau dianterin gak pulangnya, kita juga mau pulang nih " ajak Rafi


Dio, dan Haikal jadi salah tingkah dan membuang pandangannya tak tentu arah.


dudududududddu . sahut Dio dengan suara kecil


namun ketiga cewek tersebut, saling pandang dengan mengangkat halis mereka, tak lama mereka bertiga setuju dengan secara kompak.


" ok !! " Kata mereka bersamaan dan tertawa kecil


Haikal melihat shesil bertingkah seperti itu, membuatnya sangat senang.


" baiklah kalian tunggu disana, kita ambil motor dulu diparkiran, jangan kemana-mana, tungguin ok " jelas Rafi


" tunggu disana iya " tanya Haikal kepada shesil dengan cool


shesil hanya tersenyum malu, apa lagi dihadapan kedua temannya.


mereka pun pergi mengambil motor, namun shesil masih tak bisa berhenti tersenyum, kedua temannya terus saja menggodanya.


" cie,, ada kemajuan nih kayanya ? sejak kapan iiya ! " kata mereka


" apaan sih kalian !! masih temen ko " jawabnya


" cie.. berharap nih " ledek mereka


" gimana gak berharap, kalau dideketin mulu " jawabnya lagi


" lanjutkan perjuanganmu kawan " ledek mereka


" perjuangan apaan sih kalian ini ngaco deh " jawabnya.


tak lama ketiga cowok tersebut datang, seperti nya mereka mengerti dengan perasaan temannya , jadi kedua cewek tersebut langsung naik ke mtor Dio, dan Rafi, sedangkan shesil harus dengan Haikal.


shesil dan Haikal sih sebenarnya sudah biasa jika harus satu motor, namun karena keadaannya seperti ini, jadi ada perasaan malu tapi seneng.


tak henti-hentinya mereka menggoda shesil dan Haikal saat dijalan.


saat di persimpangan, mereka berpisah dan Haikal yang berbeda, jadi mereka hanya jalan berdua, Haikal sangat degdegan, begitupun shesil. seperti dapat durian runtuh, hanya bisa senyum-senyum sendiri.


agar suasana tidak sepi, Haikal bertanya beberapa pertanyaan, entah shesil mendengar apa tidak.


" dari jam berapa kamu maen " tanya Haikal


" jam 10 pagi " jawabnya


" lama juga iya, ngapain aja " tanyanya lagi


" jalan-jalan, beli buku, sama nonton " jawabnya


" hooooo... kamu udah makan " tanya nya lagi


" udah, sambil nunggu jam tayang " jawabnya


Haikal mendengar namun tak bertanya lagi, tak lama sampailah di gerbang rumah shesil.


shesilpun mengucapkan terima kasih, dan Haikal menjawabnya dengan senyum manis nya, dan melajukan motornya lagi menuju rumahnya.


sesampainya dirumah, ia terus saja tersenyum, membuat mommy nya terheran-heran dengannya.


" kamu sakit sayang ?" tanya Lisa


" apaan sih mom," jawabnya


" terus kenapa tersenyum sendiri " tanyanya lagi


" kepo bgt sih mommy, udah iya mau tidur dulu " jawabnya dan meninggalkan mommy nya


kenapa begitu iya ? apa mungkin dia sedang jatuh cinta . gumam Lisa yang masih memikirkan anaknya.


dibalik kamar, Haikal dan shesil sama sama menatap ke langit dibalik jendela kamar, dan membuat harapan satu sama lainnya.


_like dan komen


jangan lupa ya gaeys...