My Love Younghoon

My Love Younghoon
kebahagiaan



hello reader,, sesudah baca critaku jangan lupa buat like dan coment yah. Biar aku makin semangat nulis setiap hari


happy reader


happy ngelahu 😁😁


"Ayara... "Katanya mencoba mendekat. Tapi aku lalu mundur dan meringkuk menjaga diriku ketakutan sambil menangis.


"Jangan sentuh aku. Aku mohon jangan sentuh aku.."Kataku menangis memohon padanya. Laki laki itu lalu melangkah mundur dan tak lama suara pintu terdengar terbuka dan aku mendengar suara langkah seseorang. Aku menyembunyikan wajahku ketakutan. Menjaga diriku agar tak ada yang menggangguku.


Dan tak lama aku merasa tangan seseorang meraih tanganku. Aku refleks menariknya dan mundur ketakutan.


"ini aku.. "Kata Younghoon. Aku bergegas memeluknya dan menangis kencang disana. aku memeluknya sangat erat.



"Tidak apa apa. Aku disini. Aku akan menjagamu. Semua akan baik baik saja."Bujuknya menenangkanku hingga aku bisa menenangkan diriku. Younghoon lalu memperbaiki rambutku dan menyeka pipiku.


"Younghoon... "panggil laki laki didepan kami. Aku semakin memeluk Younghoon erat dan menyembunyikan wajahku dibahunya.


"Tidak apa apa dia kakakku."kata Younghoon. aku lalu mengangkat wajahku.


"Dia takkan menyakitimu. Dia hanya berusaha menolong "Jelasnya. Aku lalu menatap kearah kakaknya younghoon. Dia tampak tersenyum padaku.


"Ibu menghawatirkanku. Jadi meminta kakak kembali. Dia tak memberitahuku kalau dia sudah membelimu dari Sesa. Aku mencarimu setelah kau pergi. Aku mengalami kecelakaan dan aku baru tahu tadi pagi kalau kau juga ada disini. "kata Younghoon menerangkan.


"Kenapa kau tak mendengarkanku lagi, apa kau sangat hobi bunuh diri ? kau meminum racun dan kakak jadi begitu susah karnamu."Katanya mengomel



"Aku hanya ingin menjaga diriku. Aku lebih baik mati dari pada harus menjual diriku."keluhku.


"Aku tahu, tapi ini peringatan terakhir untukmu. Jika kau mengulanginya lagi aku takkan perdulikanmu."Katanya semakin mengomel, aku menatap Younghoon.



"Aku tahu kau..., jadi aku takkan menyesal karna sudah memilihmu. Kau ingat itu. "Kata Younghoon lagi. Aku memeluknya begitu terharu.


Younghoon lalu mengendongku dan membawaku kembali ketempat tidur.


"Dan lagi, jangan kabur dari rumah sakit. "Katanya dan aku tertawa kecil. Aku lalu menatap hyungnya Younghoon dan dia berjalan mendekati kami.


"Terimakasih. Maaf sudah menyusahkan. "kataku padanya..


"Ehm.., kedepannya kau tak perlu khawatir lagi. Polisi akan mengurus Sesa. Dia takkan bisa menggangumu lagi. "Katanya.


Dua hari setelah itu Younghoon membawaku pulang keapartemennya. Dia memaksaku untuk ikut dengannya.


"Younghoon sebaiknya aku kembali ke kosku, aku merasa tak baik berada disini, aku tak mau menambah masalahmu." kataku setelah Younghoon mengantarkanku kekamarku.


"Aku sudah bilang aku akan menjagamu. Aku takkan membiarkanmu lagi sendiri diluar sana. "


"Tapi ini tak baik jika tinggal serumah."



"Kalau kau benar benar serius denganku maka dengarkan saja aku." Katanya dan aku segera tersenyum. Aku lalu sedikit tertawa memandang wajah mengambek Younghoon yang tampak sangat menggemaskan.



Keesokan harinya aku dan Younghoon menuju studio dan kami bertemu Rose yang membawa turut serta orangtua Younghoon bersamanya dan juga beberapa reporter


"Apa maksud semua ini? "Tanya Younghoon setelah kami tiba disana. Aku tertunduk malu dihadapan orangtua Younghoon tapi Younghoon dengan sangat erat menggenggam tanganku.


"Younghoon selesaikan didalam saja. Tak baik disini"Kata Hyunjae mengingatkan.


"Kenapa, apa kau takut keburukan wanita ****** ini terbongkar?"


"Rose tutup mulutmu"Bentak Younghoon segera.


"Kau tahu karna perbuatanmu kau sudah merusak karir Younghoon. Dan kau masih saja menempel padanya. Apa kau tidak tahu malu ?"


"Jangan ikut campur urusanku"


"Kau atau dia yang *******? "Tantang Younghoon dan kami semua begitu terkejut mendengarkannya.



"Apa yang kau bicarakan ?"Kata Rose geram.


"Kakakku menjebak Sesa. Dan kau tahu hal apa yang paling mencengangkan. Aku begitu terkejut melihat namamu ada disana. Melihat semua dirimu dimasa lalu benar benar membuatku jijik. Kaulah ******* yang sebenarnya. Yang rela menjual dirimu demi popularitas. "Kata Younghoon sinis


"Jangan asal menuduh"


"Mungkin aku gak bisa memungkiri kalau ayara datang kesini karna bantuan Sesa. Tapi yang harus kau tahu. Dia tak pernah tahu kalau sesa berniat menjualnya dan dia jauh lebih suci dari pada dirimu. *******.... "Kata Younghoon lalu melangkah membawaku pergi dari sana.


Semua reporter lalu memburu Rose yang kemudian kewalahan untuk menjawab dan menghindar.


"Wahh.. aku terkejut sekali mendengarnya"Kata Jacob sambil memandangi Rose yang diamuk para reporter.


" Itu baru namanya senjata makan tuan."Kata Kevin tertawa lalu menyusul yang lain menghadap orangtua Younghoon.


"Ayah ibu... aku minta maaf karna masalah pribadiku sudah membuat kekacauan. Aku menyukai gadis ini. Dan aku ingin terus bersamanya. Dia bukan gadis yang hina. Dia yang paling terbaik yang pernah ku temukan. ku mohon restuhilah kami."Kata Younghoon menunduk didepan kedua orangtuanya.


Tak lama ibunya Younghoon berjalan dan mendekati kami. Dia menatapku dan tersenyum seraya meraih tanganku.


"Aku kenal anakku, dia sangat baik. Dan aku mau percaya bahwa kau adalah gadis yang baik untuknya. "Kata beliau dan seketika aku tersenyum. Dan dengan lembut beliau menarikku dan memelukku seperti ibu dulu.


"Semoga kalian bahagia..."Katanya dan Younghoon segera memeluk kami. Dia merasa sangat terharu.


Aku baru kembali ke indonesia karna Sesa berkata kalau dia telah membuang tanda pengenal dan pasporku. Pihak kedutaan membantuku dengan baik dan menyarankan agar aku kembali ke indonesia dulu. Walau pun berat tapi kami harus mematuhi hukum yang ada. Younghoon pun begitu sibuk dengan karirnya.


Kami memulai hari hari yang baru dengan lebih baik. Aku ikut dalam satu yayasan amal yang membantu orang orang yang mengalami bencana. Dan pergi keberbagai tempat untuk berkunjung.


Aku tak ingin lari dari masa lalu yang sudah membuat hidupku berantakan. Aku ingin membantu banyak orang. Aku sudah mengalaminya sebelumnya. Aku ingin membagi sedikit kebahagian untuk mereka.


Suatu hari didekat sebuah tenda pengungsian dipinggir pantai. Anak anak bernyanyi bersama. Kami kemudian berlari dipinggir pantai dan berkejaran. Anak anak itu sudah kembali ceria.


"Hei Ayara.... "Seorang petugas lain memanggil dan aku segera menemuinya.


"Ada apa? "


" Pacarmu datang. Dia membawakan banyak makanan dan pakaian."Katanya, aku segera tersenyum. Aku berlari dan mendapatinya.


Younghoon melambaikan tangannya dari jauh padaku



Dia adalah malaikat yang dikirim Tuhan untukku. Sekarang aku mengertiTuhan telah membuat rencana yang begitu indah untukku. Dia selalu ada untukku. Dia tak membiarkan aku sendiri, dia mengirimkan banyak orang yang menyayangiku. Dia tak membiarkan orang jahat menyakitiku, dia menjagaku dan berulang kali menyelamatkan hidupku. Dia memberikan kemenangan ditanganku. Dan dia memberikan cinta yang paling besar untukku.



"Younghoon"Kataku setelah berlari mendapatinya. Mendapati kebahagaian yang datang untuk menjemputku. Meninggalkan semua kesedihan dan luka dihatiku.


Aku akan memulai hidupku yang baru dengannya. Dan aku akan selalu mendengarkannya.


"Aku yang artis tapi mengapa rasanya kau lebih sibuk dari padaku. Aku calon suamimu harusnya kau mengurusku dengan baik."Katanya mengomel.



"Kau bukan anak kecil lagi. Lagi pula banyak oppa yang menjaga dan menyayangimu. Bukankah kalian selalu tampil mesra ? aku melihatmu begitu bahagia jadi ku fikir kau sudah melupakanku disini. "


"yang Pertama, apa kau masih berfikir kalau aku ini gay? yang kedua apa kau berusaha membuat alasan agar kau bisa kabur dariku? yang ketiga aku sangat merindukanmu. Sampai aku tak sabar menyelesaikan semua kegiatanku dan datang kesini untuk menjemputmu. Kau harus ikut aku."Katanya tegas dan aku segera memeluknya.






thanks reader udah selalu support ceritaku. next jangann lupa baca cerita lainnya yah.