
Sean melepaskan ciumannya, dan kemudian menyatukan keningnya dengan zoie.
"I love you" bisiknya.
Mereka sama-sama tersenyum dan kemudian terkekeh kecil. Sean kembali mendekatkan wajahnya dan langsung mencium bibir zoie.
Mereka tidak ingin terburu-buru, ingin menikmati status baru mereka saat ini. Puas menciumi bibir zoie, ciuman Sean pun turun hingga meninggalkan banyak tanda merah di leher sangat istri.
Zoie melenguh, disaat ciuman Sean terus turun hingga menyesap salah satu pucauk dada milik nya, zoie mendesah tanpa sadar dia membusungkan dadanya menginginkan yang lebih.
"Se... ahh". Zoie menyebut nama Sean dengan lirih, menandakan bahwa hasrat nya tengah memuncak. Sean terus memberikan nya sentuhan hingga membuatnya tak sanggup untuk menolak.
Nafsu zoie yang sudah Diubun-ubun, membuatnya tidak bisa hanya pasrah saja, dia pun membalas Sean yang saat ini tengah mengukung nya. Dia mengangkat wajah Sean dan langsung mencium bibir Sean, sedang kan tangannya dengan lihai melepas tali Bathrobe Sean.
Zoie berhasil membuat tubuh Sean polos, dan tak butuh waktu lama kini tubuh mereka telah menyatu, Sean melayang dia' terus bergerak diatas tubuh zoie, sedangkan satu tanganya dia buat untuk meremat dada zoie secara bergilir.
******* zoie semakin menggema, seiring hentakan Sean yang semakin cepat.
"Sebut namaku sayang,, sayang sebut namaku", gerakan Sean semakin cepat, membuat zoie melambung terbang kenirwana.
" Se.... " sahut zoie yang dengan nafas tertahan karena dia nyaris meledak.
"Sayang aku seperti nya.... oh seann" kembali suara zoie yang mendominasi didalam kamar ini.
Sean tersenyum tanganya bertumpu disisi zoie, sedangkan pinggulnya terus bergerak. "aku akan membuat malam pengantin kita ini begitu berkesan sayang".
Sean mengajak zoie untuk bertukar gaya, untuk mengexplore malam panas mereka, Sean mengangkat tubuh zoie dan memposisikan nya diatas tubuhnya.
Zoie bergerak liar diatas tubuh Sean. " Oh baby" desah Sean.
Sean menggigit bibir nya, tangannya dia buat untuk meremas pinggul sintal zoie, zoie mempercepat gerakan, dia hampir mencapai puncaknya, membuat Sean semakin meremang, Sean kembali mengambil kendali membalikkan tubuh zoie hingga kembali berada dibawah kungkungan nya.
Tak berapa lama, kedua sejoli ini pun sama mencapai puncak permainan mereka, sean kembali menyemburkan benih itu dilahan milik zoie.
Mereka saling tersenyum, memiliki cinta yang semakin terasa sempurna yang mereka rasa.
Zoie membelai lembut rahang Sean "You are stuck with me sayang, dan aku adalah istri yang sangat posesif, bersiap lah".
"Dan aku tidak akan kalah posesif denganmu" Sean kembali mencium kening zoie, dan menjatuhkan tubuh nya disisi zoie, menarik sang istri kedalam pelukannya.
"Sayang"
"Hmmn"
"Sejak percintaan terakhir kita, 3 minggu yang lalu, aku merasa dadamu semakin besar"
"Seaaannn"
Zoie reflex mencubit perut Sean. Sean terkekeh tanganya terus meremas dada sintal milik zoie.
"Benaran sayang, dulu tidak sebesar ini".
"Kamu.... iiihhhh". Wajah zoie sedikit memerah, karena digoda oleh Sean.
Sean terkekeh dan saking gemasnya dia kembali menyesap dan menggigit pucuk dada zoie dengan pelan.
"Sekali lagi yah" bisik nya dan langsung mencium bibir zoie tanpa menunggu jawaban dari zoie.
Dan percintaan ronde kedua mereka pun, kembali dimulai menciptakan ******* yang saling bersahutan menuntaskan hasrat yang tak berujung dari pasangan suami istri baru ini.
Terimakasih sudah mampir
Love
Author Loie ❤❤❤