My First Story

My First Story
Bab 10



Di hotel ini memiliki dua kamar luxury suit yang berada di lantai teratas hotel tersebut.


Dan kamar itu akan ditempati oleh sang pemilik Diminics corp yaitu Dominic Andreas dan satu kamar lagi akan di tempati oleh anaknya.


Sedangkan para VIP yang lain akan ditempatkan di Suit Room serta Junior Suit Room.


Meeting telah selesai GM telah menjelaskan secara detail dan juga telah menyampaikan point penting dan memastikan bahwa kamar sudah ready. Dia juga meminta kepada setiap manager agar meminimalisir complain untuk event malam ini.


Jam Empat sore ini sesuai schedule nya para VVIP dan VIP ini akan melakukan check in.


RDM dan GM yang akan menghandle tamu VVIP sedangkan untuk tamu VIP zoie dan pak Hendra yang akan menghandle nya.


Tapi GM meminta kepada seluruh Room Devision team Front Office, Reservation, Perwakilan dari team HK dan sales Marketing untuk berdiri menyambut para tamu di depan loby.


Jam berlalu dengan begitu cepat.


Tadi..


sehabis meeting zoie langsung membriefing team nya untuk acara penyambutan para tamu di depan loby.


Mereka semua berbenah termasuk merapikan semua penampilan mereka.


GM dan sekretaris nya sudah berada di loby. Sedangkan zoie dan teamnya baru saja keluar dari ruangan front office.


Mereka menyapa dan ikut bergabung bersama GM di sofa loby.


Tidak berapa lama Pak Iwan selaku Eksecutive Houeskeeper juga sudah bergabung dengan mereka.


Tiga puluh menit kemudian.


Bu zoie Monitor.... HT (Handwalkie Talkie) yang berada di pinggang zoie berbunyi.


"Masuk pak....masuk" jawab zoie.


"Mobil VVIP sudah masuk yah bu, sekarang sedang menuju lobby".


"Baik Pak.. terimakasih" jawab zoie


Zoie langsung menghubungi Fnb Team, memberitahu kan bahwa tamu mereka akan segera tiba.


Max datang bersama seorang waitress wanita dan pria, mereka membawa tray yang berisi welcome drink dan Osibhori.


"Oshibori adalah handuk kecil basah yang direndam air hangat ataupun dingin, kegunaannya untuk mengelap tangan atau wajah. dan biasanya air rendaman handuk ini sudah ditetesin dengan essential oil yang menenangkan. "


Semua orang yang berada diruangan tersebut langsung bangkit berdiri, mengatur posisi mereka untuk menyambut para tamu spesial ini.


GM berada di posisi terdepan karena dia yang akan memberikan penyambutan.


Sebuah Mobil mewah telah terparkir sempurna di depan lobby.


Seorang pria dengan tampilan yang rapi menggunakan jas mewah, turun dari mobil lalu berjalan sedikit berlari mengitari mobil tersebut.


Dan kemudian membuka pintu bagian penumpang dengan menunduk tangan kanannya di pintu mobil sedangkan tangan kirinya berada di pinggang belakangnya.


"Silakan Tuan" ucapnya.


GM langsung berjalan mendekat kearah mobil tersebut. Sedangkan yang lain nya masi setia berdiri dipintu lobby dengan senyum terbaik mereka.


Seorang pria baru baya turun dari dalam mobil, Dia masi terlihat gagah diusianya yang senja, dia menggandeng mesra seorang wanita yang sangat cantik dengan tampilan yang begitu elegan.


"Selamat datang di Sky Hotel tuan dan nyonya Andreas.. Saya gunawan selaku General Manager di hotel ini." Sambut sang GM dengan ramah.


"Terimakasih" jawab tuan Andreas, sedangkan istri nya hanya tersenyum ramah membalas sambutan pak gunawan.


Disaat yang bersamaan sebuah mobil sport kuning juga masuk dan berhenti tepat dibelakang mobil tuan Andreas.


Tuan Anderson menghentikan langkah nya, dan melihat kebelakang.


"Ah.. rupanya putra ku juga sudah datang" ucap tuan Andreas.


Sedangkan diatas sana zoie mengernyit bingung ketika melihat mobil sport berwarna kuning itu memasuki lobby. Dia merasa tidak asing dengan mobil tersebut.


Sean turun dari mobilnya, dia datang bersama dimas asisten nya.


"Oh.. Astaga mengapa harus dia" ucapnya dalam hati. Zoie menatap Sean dari posisi nya.


Sedangkan yang lainnya menatap kagum melihat Sean, yang terlihat begitu gagah.


Sean dan asisten nya berjalan menghampiri kedua orang tuanya.


"Hi ma.. pa.. " sapa Sean, lalu memeluk nyonya Anderson terlebih dahulu dan mencium pipi kanan dan kiri ibunya. kemudian dia menghampiri sang ayah dan melakukan hal yang sama.


Lalu mereka masuk bersama ke dalam kedalam lobby, para staff yang berdiri menyambut mereka dengan hormat dan membungkukkan kan badan mereka.


Lalu Max mendekat bersama waitress nya.


"Welcome tuan" ucapnya mengangguk hormat, lalu memberikan welcome drink dan oshiborinya.


Nyonya Andreas memuji welcome drink buatan max, dia sangat menyukainya


"Ini enak sekali... aku sangat suka" ucap nyonya Andreas.


"Terimakasih nyonya... saya sungguh sangat tersanjung" kata max


Sedangkan zoie berusaha menghindar agar Sean tidak sampai melihatnya.


Setelah beramah tamah Gunawan selaku GM mengarahkan para tamu VVIP ini menuju kamar mereka.


Ketika memasuki lift tanpa disengaja mata Sean menangkap sosok zoie. Dia mengernyit antara percaya atau tidak.


Sean hendak bertanya kepada pak gunawan, tapi dia mengurungkan niatnya, karena saat ini dia sedang dengan orang tuanya.


Malam pun tiba..


Dan pesta pun sudah dimulai.


Sean dan orang tuanya memasuki ballroom hotel yang sudah dihias sedemikian rupa.


Tuan Dominic Andreas memberikan kata sambutannya sebagai wujud rasa trimakasih nya atas pencapaian perusahaan nya selama ini. Dominic's Corporation perusahaan yang dia bangun sendiri sedari Nol bisa bertahan dan bahkan kini sudah masuk dalam top 10 perusahaan terbesar di negara ini.


Kini pengelolaan perusahaan ini akan dia serahkan kepada putra semata wayangnya untuk meneruskan usahanya.


Para tamu yang hadir menyambutnya dengan meriah.


Sekarang giliran Sean yang akan memberikan kata sambutanya. selama ini rekan bisnis mereka mengenal Sean sebagai orang yang humble, tegas dan juga perfeksionis.


Setelah mengucapkan terimakasih kepada ayahnya, karena telah mempercayakan perusahaan sebesar ini untuk dia kelola, Sean juga tidak sungkan meminta kepada rekan bisnis dan karyawan dari Dominic's Corporation untuk membatu nya dalam menjalankan mengembangkan perusahaan ini agar lebih besar lagi.


Setelah selesai memberikan kata sambutan, sang pemilik acara mempersilahkan para tamu undangan untuk menikmati acaranya.


Sean menjumpai beberapa rekan bisnisnya setelah berbincang - bincang sebentar Sean akan pamit, dan kembali beramah tamah dengan rekan bisnisnya yang lain.


Malam semakin merayap sedangkan pesta masi berlanjut, para pengusaha yang hadir juga tidak membuang kesempatan untuk menjalin kerja sama dengan para pengusaha- pengusaha lainya.


Sean merasa sedikit pusing karena malam ini dia lumayan banyak minum. Dia menjumpai kedua orang tuanya, berpamitan untuk kembali kekamar nya terlebih dahulu.


Ibu nya sempat melarang, karena dia ingin sekali mengenalkan Sean dengan anak dari teman sosialita nya yang juga merupakan rekan bisnis perusahaan mereka.


Sean menolak nya dengan halus, dengan meyakinkan sang ibu akan meluangkan waktunya untuk menemui anak dari teman ibunya tersebut.


"Mama atur aja waktu dan tempatnya, Sean janji akan meluangkan waktu Sean" ucap Sean kepada mamanya.


"Kamu janji kan sayang" tanya mama memastikan.


"Iya ma,, kapan Sean bohong sama mama... udah yah mah Sean mau naik dulu". kata Sean lalu mencium pucuk kepala ibunya dan berlalu pergi.


Terimakasih Sudah mampir


Mohon dukungannya Like Comment dan juga Hadiahnya


Love


Author Loi ❤❤