My First Story

My First Story
Bab 21



Begitu mobil Sean berhenti, dia langsung membuka pintu dan masuk kedalam mobil dengan senyum yang sangat merekah.


Sean tertawa pelan dan menggeleng.


"Hi sayang" sapa zoie dan langsung memeluk Sean.


Sean tersenyum.


"Aku sangat merindukanmu"dia mencium pucuk kepala zoie bertubi-tubi.


Zoie mendongakan kepalanya, Sean menciumi seluruh wajah Zoie dan ******* bibirnya.


"Kita ke apartemen ku, aku sudah tidak sabar untuk melahap mu" ucap Sean.


Zoie tertawa geli "Let's Go" ucapnya, dan mereka pun tertawa bersama.


"Se... kita cari makan dulu yah, aku lapar".


"Ok honey.., aku juga belum makan malam".


"Kita makan bakso yah, aku sudah lama sekali tidak makan bakso, jadi aku ingin makan itu malam ini".


Sean tersenyum.


"Ok honey.." jawabanya.


Mereka pun mampir diwarung bakso yang lumayan rame pengunjung.


Ketika Sean dan zoie masuk ke dalam warung itu, penampilan Sean yang berbeda membuatnya menjadi pusat perhatian disana.


Dan zoie sedikit jengkel, melihat tatapan lapar para pengunjung wanita yang ada disana.


"Ckk.. Menjengkelkan sekali,,, mereka melihatmu seperti tidak pernah melihat pria tampan saja".


Sean terkekeh lalu meraih tangan zoie dan menciumnya.


"Jangan hiraukan mereka sayang, aku milikmu".


Tak berapa lama pesanan mereka datang, zoie langsung memakannya dengan lahap. Sean tidak ikut memakan karena dia tidak pernah memakan bakso sebelumnya.


Dia hanya memesan juice saja.


Tapi zoie terus memaksa Sean untuk mencobanya.


"Ayo sayang,,, cobalah sedikit saja, ini enak sekali".


"Makanlah" ucapnya lalu menyeruput Juice nya.


"Sedikit saja" bujuk zoie. "Ntah kenapa aku ingin sekali melihatmu memakanya".


Dengan bibir yang Mengerucut, mau tidak mau Sean pun terpaksa membuka mulutnya. Melihat wajah zoie yang memelas membuat Sean tidak tega.


Sean memakan 1 bakso dengan bulatan kecil, tidak begitu suka rasanya, aneh katanya dan dia juga sedikit geli dengan bentuknya.


Dan zoie pun tidak lagi memaksa Sean.


Setelah menyelesaikan makanannya, mereka kembali kedalam mobil dan Sean langsung melajukan mobilnya menuju apartemen miliknya.


Sesampainya didalam apartemen sean, Sean langsung menyerang bibir zoie, Dia melahapnya dengan sangat rakus dan lalu menggiring zoie kesofa yang ada diruang tamu.


Sean duduk disofa, sedangkan zoie berada diatas dipangkuanya. Bibir mereka terus saling beradu.


Jari jemari zoie dengan lincah membuka kancing kemeja sean.


"I miss you" bisik zoie di telinga Sean.


Sean tersenyum lalu membuka bajunya yang sudah tak berkancing. Dan kemudian membuka kaos yang digunakan oleh zoie.


Sean membawa zoie yang hanya menggunakan pakaian dalamnya saja kedalam kamar. Dia merebahkan tubuh zoie dengan perlahan diatas ranjang nya.


Tangan Sean meraba dada zoie dan meremasnya dengan lembut, lalu Sean mencium seluruh tubuh zoie dengan sangat perlahan, membuat tubuh zoie bergelinjang dan semakin bergairah.


Sean membuka celananya dan juga pakaian dalam zoie.


Sean mencium dagu dan juga leher zoie, lalu memainkan lidahnya didada zoie yang nampak padat dan berisi.


Zoie mencengkram rambut Sean dan tubuhnya menggeliat dibawah tubuh Sean. Sean terus memainkan lidahnya dipucuk dada zoie.


Zoie mendesah dengan keras, ketika tangan Sean membelai intinya memainkan jarinya disana.


"Ah.... Sean" desah zoie.


Sean memasuki adegan utamanya, dia memasukkan miliknya ke inti zoie yang sudah sangat basah.


"Ohh... baby.. i love you" bisik Sean ketika miliknya sudah tertanam dengan sempurna.


Terimakasih sudah mampir,


Mohon dukungannya like dan comment ❤❤❤