My Ex Boyfriend Is My Ceo

My Ex Boyfriend Is My Ceo
Bohong#6




-----------------------------



Naila dan daniel telah sampai di kantor tepat jam 07.00 Di lobby daniel Tidak melepaskan tangannya dari pinggang naila agar semua orang tauh gadis di sebelah nya ini miliknya.



Sedangkan naila sendiri dia sedikit risih karena tatapan karyawan Terasa menusuk apalagi yang wanita,uhh coba lihat Resepsionis 'Melita' yang katanya gemar membully karyawan lain.



Bagaimana jika karena dia dekat dengan Boss nya dia akan di bully oleh melita? Sungguh buruk.



Melita punya banyak bawahan.



"kenapa? wajahmu terlihat ketakutan begitu?" Daniel berbisik tepat di telinga naila karena ia melihat naila sperti menakutkan sesuatu.



"ah..tidak apa niel" Naila takut jika dia memberi Tauh daniel,dia akan membuat kributan.



"Jangan berbohong nai!!Kau tauh kan aku tidak suka Perempuan pembohong!" aku menarik dagunya agar ia menatap mataku aku tauh ketika naila berbohong ia takakan menatap mata orang yang ia bohongi.



Seperti saat ini..Naila selalu mengalihkan pandangannya dari daniel.



Naila takut,Apa dia bilang saja pada daniel. untung saja saat daniel menarik dagunya tadi mereka tidak berada di Lobby Tapi di ruangan daniel yang megah ini.



Jika di lobby..Mampus aku.



"Katakan nai!!apa yang kamu takutkan?" desak daniel ia penasaran siapa yang berani membuat gadisnya ketakutan Kecuali dirinya?



"kau!" ucap naila dengan menunjuk daniel yahh,setidak nya dengan ini ia tak akan menyakiti siapa-siapa.



"Aku??Tapi kenapa memandang ke lain arah begitu tatap mataku!" Naila mencoba bohong padaku. Sebenarnya dia ini kenapa.



Dengan gemetar naila menatap mata daniel yah,daniel memang Salah satu mahluk yang ia takuti namun daniel Tidak membuatnya takut ketika sedang mode Tenang seperti ini.



"Kenapa gemetar begini?jangan dipaksakan dan katakan nai atau aku akan menyilet tanganmu sampai kau mengatakannya" Dengan santai daniel mengucapkan,Yah?sampai mana gadisnya ini melanjutkan kebohongannya.



Naila Semakin ketakutan ia memilih memundurkan kakinya menjauh dari daniel yah Manusia di depannya ini Lebih berbahaya dari melita si resepsionis.



Setiap langkah naila mundur Daniel melangkahkan Kakinya untuk maju.



"aku takut di bully oleh melita" Reflek naila dan langsung menghentikan langkah kakinya lalu menutup mulutnya.



"Oh Jadi begitu?Kita lihat sampai mana pembully sepertinya hidup tenang nan damai di dunia ini" ucap daniel dengan nada rendah sedikit membungkukkan badan untuk Menggapai wajah naila yang pias.



"Jangan Ni__" Naila terkejut saat ia mendongak Ia dapat melihat wajah daniel dari jarak sedekat ini. Daniel memang tampan.



Daniel mengusap-ngusapkan hidung nya ke hidung naila. Naila menutup matanya merasakan gesekkan dari hidungnya dan hidung daniel.



Daniel merasakkan saku celananya bergetar ia langsung merogoh sakunya dan Mengangkat Telpon Dari manager perusahaannya.



Sedangkan naila langsung mengambil udara sekitar dengan Rakus. Di hiasi dengan rona pipi yang menjalar sampai Telinga.



" Nai aku akan meeting jangan mencoba pergi!!" ucap daniel.



Naila tidak menjawab ia hanya melihat daniel sampai daniel keluar dari Ruangannya.



Daniel bilang aku jadi sekretaris kan??Baiklah Ayo kita kerja!Lalu makan dan Bersenang-senang bersama setan daniel.






Naila merenggangkan otot-otot tangannya. Setelah itu ia membereskan kertas-kertas nya merapikan nya dan menaruh nya di sampir Computer nya.



Dan keluar menuju kantin,Kantor Ah dia belum membuka hp nya sama sekali,Ia mematikan hp nya tadi agar lebih fokus bekerja.



_



Sedangkan daniel diruang meeting ia sangat bosan Tapi masih mendengar kan,ia ingin meeting ini berakhir dengan cepat dan ia akan menemui Gadisnya yang kuota saja tidak ada modal.



Daniel Tersenyum mengingat kekonyolan naila,Dulu saat SMA.



Ketika daniel telat menjemput naila di tokoh buku,Naila terlihat marah terlihat jelas dari bibirnya yang manyun lalu wajah nya yang sedikit memerah dengan mata sedikit berair juga hidungnya yang kembang -


kempis.



"Apa kau sudah menunggu lama nai?" ucap daniel tampa dosa.



"Yah aku baru Menunggu 1 abad disini dan rambutku sudah memutih!" Naila jengkel melihat ekspresi daniel yang tak punya dosa itu.



"baiklah kalo gitu aku pulang tunggulah satu abad lagi disini!" daniel hanya ingin Menggoda naila.



Naila yang kesal Membalikkan badan malas menatap daniel ia lebih memilih menatap cowok Yang disana ia terlihat keren dan cool.



"nai kau sedang lihat apa?"



"Cowok disana ganteng cool lagi" ucap naila tampa sadar,Daniel yang Melihat cowok tersebut Hanya memandang dingin.



Naila yang tiba-tiba tersadar atas apa yang ia ucapkan langsung menarik tangan daniel.



"mau kemana?" Ucap daniel dingin.



"Mau lihat Badak bertelur"



Daniel terkekeh mengingat kekonyolan gadisnya.



"Tuan daniel anda setuju?"



"Yah aku setuju!Cukup menarik!"



Setelah meeting selesai ia mencoba menghubungi Naila namun Hp naila tidak aktif Apa naila kabur?



Daniel Melangkah dengan tergesah-gesah keruang kerjanya namun seseorang menghentikan Langkahnya.



---


Bersambung.



-Naila syailand


-Daniel artha Arkanello


-MEBMC ( My ex boyfriend is my ceo)