My Ex Boyfriend Is My Ceo

My Ex Boyfriend Is My Ceo
HUKUMAN#3



Ketika sebuah luka sudah mendera


Takkan ada sebuah kata maaf untuknya -Naila


Tak peduli atas penolakkanmu. Asal aku bisa melihat mu denganku sebuah penolakkan takkan ada artinya-Daniel


_____________________


Daniel Menyeret Naila ke arah parkiran sedangkan Naila mencoba Melawan dengan sedikit kekuatannya,Tidak ada yang berani menghentikkan seorang daniel. Daniel sudah di kenal dengan kekejam annya siapa yang berani menganggunya sudah pasti namanya akan tercetak di sebuah batu nisan.


Naila melihat audry,Aku meneriakki nama audry tapi audry tak Menoleh kepadaku ia malah Memalingkan muka. Kenapa audry tega?.


Air mata naila mengalir deras Saat di parkiran dia menurut dengan daniel yang menyeret nya,Lebih baik begini dari pda lebih sakit lagi.


Daniel mendorong Naila masuk kedalam mobil mewah nya,Yang berwarna hitam Dia melihat naila Masih menangis.


"Jangan menangis..aku takkan menghukummu!!Tapi jangan coba kabur dariku lagi!" Ucap daniel sambil mengusap air mata naila. Dia tidak tauh kenapa dia seperti ini dulu waktu SMA ia bahkan tak segan-segan menghukum naila dengan menyileti tangan naila.


"kau benar-benar takkan?menghukumku?" tanya naila dengan hati-Hati takut daniel marah. Tapi ternyata daniel malah tersenyum dengan manisnya.


"jika kau mengulanginya lagi aku takkan segan Membuat ukiran di punggung mu!" daniel menyeringai yah ekspresi ini lah yang dia suka,Saat naila Ketakutan dan merasa dirinya dalam bahaya.


Naila menegang mendengar kata-kata yang keluar dari mulut daniel membuat ukiran di punggung nya?Yang benar saja!Naila Berkeringat ketika membayangkannya.


"kita akan kemana?" naila menyadari Bahwa ini bukan jalan ke arah rumah nya. Lalu daniel mengajak nya kemana sekarang.


"Kerumah ku,Kau akan tinggal di rumah ku mulai sekarang" daniel mengucapkannya dengan santai ingin melihat reaksi Naila gimana.


Naila terkejut,Di rumah daniel!?dia tidak akan bisa lepas dari daniel jika begini tapi ia tak bisa menolak.


"Taa..pi dan??kenapa aku harus tinggal di rumah mu?Bahkan jika iya seharusnya kau mengantarkan ku kerumah dulu, untuk mengambil baju".


Jika daniel mengantarkannya ke rumah ia ada kesempatan untuk kabur. Lewat Pintu belakang rumahnya yang menuju ke arah kebun tetangga.


"Kau akan kabur nanti!Soal baju Aku bisa beli bahkan se-mall nya pun" Daniel menyeringai,Naila Tidak akan bisa Kabur darinya dia pikir Aku bisa di Bohongi dengan mudah.


Naila terdiam,Dengan segala Macam pikiran yang ada di kepalanya dia harus terjebak selamanya dengan daniel gitu?


Akan seperti apa nasib nya tinggal dengan mantan pacarnya yang psycho ini??Ia bahkan tak mengira Jika daniel seorang CEO,Pasalnya dulu daniel Sering memukuli orang meskipun senyumnya kaya Malaikat.


Dia kira Daniel akan menjadi mafia atau Yakuza. Juga kepribadian Daniel yang sperti itu?ia sangat cocok menjadi Mafia Gila.


Daniel sekali-sekali melirik kearah gadisnya ia tauh naila Mulai menyerukan dalam hati sumpah serapah untuk daniel. Daniel tersenyum tipis melihat gadisnya yang tidak ada perubahan.


Sampai di rumah daniel, Naila menganga?Rumah daniel Besar dan banyak body guard Berdiri di depan gerbang. Menyambut kedatangan daniel.


Naila merasa risih dengan perlakuan maid dan bodyguar daniel. Dan daniel yang melihat itupun menggengam tangan naila erat.


"Kalian semua!Bubar!!" Perintah daniel bak sebuah petir yang menyambar. Dan pelayan mau pun body guard pun kembali ke tempat masing-masing.


Daniel Membawah naila ke kamarnya dengan senyum bahagia akhirnya dia bisa mendapatkan naila kembali.


"Tunggu aku akan mandi sebentar" Daniel pun berjalan ke kamar mandi dengan santai dan membiarkan naila duduk di Kasur king size nya sendirian.


Naila mengedarkan matanya ke seluruh sudut kamar daniel,Kamarnya ber cat abu-abu hitam dengan gaya maskulin.


Naila bingung ingin melakukan apa.


Naila tidak memiliki kuota internet untuk mengstalking idolanya carlie puth.


Ia mengambil hp daniel dan naila tersenyum girang karena daniel tidak mengunci hp nya. Ia Memencet pengaturan Lalu Menekan tombol 'Hotspot' ,Naila menyalahkan Wifinya dan Internet pun Berjalan.


ia Meletakkan kembali Hp daniel diatas meja. dan ia Pun membuka instagram lalu mengetik Sebuah nama disana 'Charlie puth' naila senyum-senyum sendiri melihat foto idolanya.


Sampa tak sadar bahwa daniel sudah keluar dari kamar mandi.


"Kau sedang apa nai?Kenapa senyam-senyum begitu?" Tanya daniel,Dia bingung tadi naila menangis dan sekarang senyam-senyum aneh.


Naila terkejut lalu mendongak menatap daniel. Daniel pun melangkah menuju kearah naila dan Mengambil hp naila paksa. Lalu mematikkannya.


"Mandilah dulu nai!" naila Mengangguk lesu padahal dia sedang asik tadi,Sedangkan daniel yang melihat naila lesu seperti itu hanya tersenyum.


Daniel Meraih hp nya yang ada diatas meja. Ia melihat tulisan 'Hotspot tersambung : 1'  siapa yang menyalahkannya??dia tidak pernah memencet tombol hotspot.


Daniel menengok hp naila,Dan melihat jaringan Wifi tersambung disana. Jadi naila? Daniel tersenyum.


"Hotspot ku menyalah??Siapa yang menyalahkannya?" Aku hanya ingin menggoda naila,Karena Kuota bukan apa-apa baginya.


Naila Yang mendengar itu Langsung Melarikan diri ke kamar Mandi dan menutupnya dengan sedikit keras.


Daniel menahan tawa, Ini hanyalah Internet bukan Berlian kenapa naila ketakutan sperti itu.


Daniel mengambil Laptop nya lalu Mulai mengerjakan pekerjaan nya sesambil menunggu naila Mandi.


Saat dikamar mandi,Naila Langsung memegang wastafel Lalu menghadap ke arah cermin.Pipinya memerah apa daniel akan marah padanya?


Dia butuh mendinginkan kepalanya sekarang,Dia langsung Mencopot pakaiannya dan Berjalan menuju shower.


Sesaat sudah selesai mandi,Naila ingat bahwa dia tak membawah Pakaian ganti ke kamar Mandi , disini hanya ada bathrobe,Apa ia harus keluar menggunakan itu?Yang benar saja!.


Kenapa naila lama sekali? Ini sudah hampir 1 jam dia di dalam kamar mandi memang nya dia tidak kedinginan.


"Nai!?Kenapa lama sekali!" Daniel khawatir naila melakukan hal yang tidak-Tidak.


"sebentar!" Naila semakin bingung,Akhirnya ia dengan berat hati mengambil bathrobe tersebut lalu keluar.


"Kenapa lama sekali?"Tanya daniel dengan tajam ia melihat naila hanya menggunakan bathrobe.


Naila Akan menjawab namun daniel mendekat membuat naila mundur langkah per langkah.


Punggung naila menabrak lemari kayu di belakang nya Ia ketakutan. Ia takut Daniel melakukan hal yang Aneh-Aneh pada dirinya.


"A..pa yang kau lakukan dan?" daniel yang mendengar nada gugup Naila Menyeringai.


Bersambung


—————————


Hayoo Bakal kenapa tuh!


-Naila syailand


-Daniel artha arkanello