My Ex Boyfriend Is My Ceo

My Ex Boyfriend Is My Ceo
Daniel#21



Daniel baru saja sampai dikota London dengan sang kekasih yang tak lain adalah Chia,Apa yang akan mereka lakukan?Liburan tentu saja,Padahal Daniel baru saja mengalami penurunan saham.



Apa yang dipikirkan Daniel?



Asal Chia senang Daniel akan merelakan segalanya termasuk kekayaan,Namanya,Bahkan Harga dirinya,Karena Daniel benar-Benar menyayangi Chia melebihi apapun diDunia ini.



"Daniel..kita akan kemana?" Tanya Chia.



"ke restoran yang sudah aku pesan"



Sekarang mereka akan menuju ketempat restoran bergaya Eropa dengan Patung-patung Cupid Mendominasi diujung ruangannya.dan ketika sampai disana mereka disambut dengan Pelayan


Dengan pakaian Hitam putih.



"Mari..saya akan antarkan Tuan Arkanello ketempat yang sudah dipesan"



Daniel menggandeng tangan Chia masuk kedalam Restoran,sebuah bangku diatas panggung dengan banyaknya taburan bunga Mawar merah dibawahnya tidak lupa dengan Mejanya yang sudah didekorasi dengan Banyaknya Boneka teddy bear kecil juga sepuncuk bunga mawar dan disamping bunga mawar terdapat sebuah surat.



Chia menutup mulutnya ketika melihat pemandangan yang mendebarkan hati itu,lalu Daniel berjalan Dahulu menujuĀ  Bangkunya lalu mengambil surat disamping bunga mawar,Setelah itu dia kembali dan berjongkok didepan Chia ia memberikan suratnya kepada Chia.



Chia membuka surat yang diberikan Daniel,dan isinya adalah.



"Apakah kau mau menjadi cinderellaku?Jika kamu mau...Berdansalah denganku amore~"



Chia tersenyum lalu menerima tangan Daniel,Mereka berdansa bersama dengan iringan Lagu,Mereka berdansa dengan senyum secerah matahari yang tak lepas dari wajah mereka.



"aku senang Bisa berdansa denganmu" ucap Chia disela-sela Tarian mereka.



"dan aku juga Senang bisa berdansa denganmu,Kau tahu?Aku sangat menginginkan Moment ini sampai rasanya mau mati" balas Daniel dengan berbisik ditelinga Chia.


Warna merah menjalar dipipi Chia ketika mendengar bisikkan Daniel.



mereka Berhenti berdansa,Daniel memeluk pinggang Chia,Lalu mereka beciuman,Dengan bibir sedikit tebal milik Daniel dibalas dengan lembut oleh Bibir Chia.



"kau adalah hal Terindah yang pernah kukenal didunia ini" ucap Daniel ketika mereka selesai berciuman.



"benarkah?.



"jika aku Hal terindah yang kau kenal,lalu..Siapa yang telah menghancurkan musim dingin dihatimu?"



"Wanita yang pernah mengisi hatiku" jawab Daniel dengan Ekspresi dingin.



Chia yang melihat perubahan Ekspresi Daniel hanya Diam dan memandang Daniel sayu,Chia Menyentuh pipi Daniel agar Daniel tenang.



Daniel yang memiliki emosi Buruk..Tidak kunjung Redah,Daniel mencengkram pinggang Chia tanpa sadar.



"Daniel..sakit"



Daniel yang sadar,melepaskan cengkramannya dari Chia lalu pergi meninggalkan Chia sendiri didalam Restoran.



Chia menangis melihat Daniel yang tega pergi meninggalkannya,Ketika mobil Daniel sudah menghilang. sosok Akira masuk kedalam Restoran lalu memberikan jasnya kepada Chia untuk menutupi air mata Chia.



"terima kasih..akira" ucap Chia.



Akira tidak menjawab ia menggandeng tangan Chia lalu membawah Chia masuk kedalam Mobil.



-



Sedangkan Daniel, dia pergi dengan emosi yang tak terkendali sampai disuatu tempat dimana ada Satu rumah Kecil bewarna Hitam dengan pintu kayu.



Daniel masuk kedalamnya,Didalam gelap tanpa ada lampu dan hanya ada beberapa Lukisan,Daniel masuk kedalam Satu ruangan,Dan didalam ruangan itu terpanpang Lukisan besar,Didalam lukisan tersebut terdapat seorang laki-laki berambut kuning dengan mata biru.




Mata Daniel semakin sayu,Dan akhirnya buram karena Air mata Keluar dari pelupuk matanya,Daniel menangis tanpa suara meskipun dadanya Naik turun seperti orang Setelah Lari.



"Kak Nathan kau benar...Orang yang memiliki hati gelap,Tidak akan faham apa itu cinta"



"Kak,Andai saja... Aku tidak membunuhmu Apa kau mau menyadarkan aku?"



Tubuh Daniel ambruk,Daniel bersujud dihadapan Lukisan itu dengan air mata yang masih menetes.



"kak aku lelah sekali Menjadi seperti ini,Apa ini karmamu?"



"Aku ingin bertemu denganmu"



"maaf..kan aku"



Daniel berdiri lalu mengusap Bekas air matanya,Daniel memasang wajah dingin ketika kembali melihat Wajah seorang Nathan didalam Lukisan.



Daniel Berjalan Mengambil Bangku lalu melemparkannya kearah lukisan itu,suara kaca terdengar keras.



"APA KAU TIDAK MENDENGARKU HAH!?"



"KAU MEMANG PANTAS DIBUNUH!BISA-BISANYA KAU HANYA DIAM TANPA MERESPONKU!"



"KAU BAJINGAN TENGIK SIALAN!SEHARUSNYA KAU BERSYUKUR!AKU MAU MENGANGGAPMU SEBAGAI KAKAKKU!"



"KAU!LIHAT SAJA!!JIKA AKU MATI DAN AKU MENEMUKANMU DISURGA..



"AKU AKAN MENYERETMU TURUN DAN PERGI KE NERAKA PALING BAWAH"



Setelah lukisan itu hancur berkeping-keping Daniel membuang Bangkunya,Lalu menatap kedua tangannya Lama.


--


Bersambung



Wahh...saya telat Lagi,tanya aja sama laptop saya:(Kenapa data yang saya sudah simpan selalu hilang,Padahal sudah direvisi.



Maaf..pendek...saya benar-benar kebingungan sekarang.



Kayanya Udah waktunya benerin Laptop dah..



"kan bisa ngetik lewat Hape thor!"



"Iya benar sih bisa ngetik pake hape,Tapi apa kalian mau?Update tanpa Revisi?"




"thor tulisan lo salah semua:'(,Nah gimana?"



"selama ini,Saya ngetik cerita cem ceker ayam obok-obok comberan:("



Jadi gimana...