My Ex Boyfriend Is My Ceo

My Ex Boyfriend Is My Ceo
SALAHPAHAM#7



Terlihat di kantin seorang wanita bernama naila syailand sedang memakan bakso yang baru ia pesan dengan riang.


Sedari tadi naila hanya duduk,minum lalu makan ia malas bermain Hp ketika kuotanya krisis.


Ia melihat banyak panggilan dari daniel.


Hah..mungkin daniel mengira aku akan kabur,Kabur dari daniel tidak ada gunannya dia akan tetap menemukan naila.


"hai!boleh aku duduk disini? Bangku yang lain penuh"


Naila menoleh kan kepalanya ke arah pemuda berambut blonde di depannya ia tersenyum pda orang tersebut dan mempersilahkan ia untuk duduk.


"hai namaku steve!"


"ah..namaku naila" sambil menjabat tangan steve tidak lupa dengan senyum indahnya.


Mereka berdua bercerita ria steve yang ternyata seorang humoris membuat naila trus tertawa dengan kelucuan laki-laki berambut belonde tersebut.


"sebentar" ucap steve sambil mencodongkan tubuh nya kearah naila.


"kenapa?" Naila bingung kenapa tiba-tiba steve mendekat.


Steve mengusap caos yang berada di sudut bibir naila.


"NAILA'!!" terlihat daniel di pintu kantin dengan suara bak petir yang menandakan dia marah besar.


Naila terkejut mendapati bentakkan daniel.


Daniel salah paham...Mampuslah aku.


_


Ketika daniel dengan tergesah-gesah menuju ruangan naila..seseorang di depannya ini menghentikan langkahnya.


"kamu teman naila yah!!Bilang kepada naila bahwa steve pacarnya dulu ingin bertemu dengannya di kantin!"


Daniel Menajam kan matanya pada wanita di depannya ini,Maksud wanita ini apa?ia ingin memanas manasi hubungannya dengan naila yah?Aku yakin naila cukup takut denganku tidak mungkin dia punya pacar dulu selain aku. Wanita ular.


"Kita lihat saja nona..Jika ucapanmu salah pisauku akan menancap tepat disini!" Ucap daniel membisik dan menunjukkan tangannya tepat di jantung Wanita itu.


Dengan cepat daniel melangkah kearah kantin dengan wajah dingin dan seram nya.


Ketika sampai di pintu kantin Daniel Mengedarkan padangannya mencari naila dan matanya melihat dua sejoli sedang bercanda tawa.


Muka daniel semakin datar ketika Steve mencodongkan tubuhnya ke naila.


Emosi daniel sudah di puncak!Naila memang harus dihukum!Beraninnya dia menghianatiku.


"NAILA!!"


Aku dapat melihat wajah terkejut semua penghuni kantin terutama naila,Gadis ini takut tapi menghianatinya??Maunya apa.


Daniel langsung melangkahkan kakinya menarik tangan naila kasar.


"eits bro santai itu cewek!" ucap laki-laki yang bersama naila,yang kutauh namanya 'steve'.


"Bukan urusanmu" daniel menjawab dengan nada dingin sangat dingin sampai-sampai steve tak bisa menjawab dan bungkam.


Sedangkan naila mematung hanya bisa menahan sakit ketika tangan daniel menggengam tangannya dengan erat.


Daniel Menyeret naila ke mobil dan pergi dengan kecepatan penuh,sedangkan naila hanya bisa merapalkan doa tidak berani mengusik daniel.


Sampai di mansion daniel,Naila di tarik kasar naila meringis.


Daniel mendorong naila ke arah ranjang sedangkan naila yang tak siap langsung saja terjatuh.


Ia akan bangun.


Tapi daniel sudah memegang tangannya dengan membawa pisau lipat.


Naila menggeleng air matanya keluar.


"Jangan..dan.." isakkan naila terdengar karena ia ketakutan sangat ketakutan.


Daniel mulai membuat garis satu,Dan isakkan naila semakin keras dia menambah satu lagi garis itupun dengan pelan.


Ketika daniel kembali mengingat ucapan wanita itu.


Ia menyilet tangan naila dengan cepat seolah-olah naila bukan manusia,Padahal orang yang tangannya ia silet menjerit kesakitan.


"Daniel..ud.."


Daniel yang melamun sambil menyileti tangan naila,Tersadar ketika Suara naila melemah ia langsung menengok dan melihat naila sudah tak sadarkan diri.


"Nai-Nai!!" Daniel menepuk-nepuk pipi naila namun gadisnya tak kunjung membuka mata,dan darah di tangannya masih saja menetes.


Daniel menelpon dokter.


Seorang dokter bernama Ziyan ia adalah teman daniel dulu,Hanya dia dokter yang ia percaya ziyan juga sudah tauh bawah daniel itu tidak normal.


"Kau masih lakukan hal kejimu padanya dan" Tanya ziyan ke daniel.


"seharusnya kau tanya dulu dan!lagian kau sudah kenal naila lama dia takut denganmu!.


"Dan ini obatnya dia terlalu syok juga ketakutan berlebihan" jelas panjang lebar ziyan.


Daniel hanya diam dan menatap ziyan dingin hingga laki-laki itu keluar dari rumahnya.


Dia masuk kedalam kamar nya dan terlihatlah naila yang masih menutup matanya,Apa dia keterlaluan?


Jika naila tidak bermain-main dengannya ia tidak akan melakukan itu!.


Daniel berjalan ke arah dimana naila menutup mata,Mengusap kepala gadis itu mencium keningnya.


Lalu mencium perban yang berada ditangannya.


Daniel menatap naila dalam dan lama,seolah-olah ia tak Bosan menatap Naila.


Dan akhirnya Daniel memutuskan untuk kekamar mandi, ia ingin mandi


Ia sangat berkeringat hari ini. Mau join?


_


'Ceklek'


Suara pintu kamar mandi terbuka naila menoleh kearah kamar mandi dengan tatapan kosong dan Lemah.


Apalagi melihat orang yang keluar dari kamar mandi,Ia takut.


"sudah bangun?" Tanya daniel.


Naila hanya mengangguk lemah ia akan turun dari ranjang ia ingin minum dan makan.


"Jangan turun!bibi akan antarkan minum dan makananmu kesini" ucap daniel no bantahan.


Naila pun menarik kakinya kembali,Ia sedikit pusing dan tangannya terasa nyeri sakit.


" Tanganmu masih sakit?" Tanya daniel.


"Kenapa??Niel lakuin itu??aku salah apa?" Tanya naila pelan dengan tatapan kosong dan air mata yang tiba-tiba jatuh.


"Kau masih bertanya nai!?Kau pacaran dengan Laki-laki lain saat aku pergi!!Bahkan kalian tidak tanggung-tanggung melakukan adegan Ciuman eh??Di kantorku!?"


"aku tidak pacaran niel,Aku baru mengenal steve bahkan nama panjangnya saja aku tak tauh,dari mana ia berasal aku tidak tauh,Tiba-tiba saat aku makan bakso dia Datang ke bangkuku.


"katanya bangku kantin penuh,Yaudah aku Bolehin karena aku lihat emang penuh" Dengan polosnya naila bercerita Daniel yang Melihat mata gadisnya. Tidak ada kebohonganpun.


Sedikit menyesal yah..


" Kalau begitu setelah makan istirahat lah.


"Lain kali jika kerja jangan di silent dan belilah kuota hp mu sudah ku isi pulsa!"


Naila yang mendengar kata kuota dan pulsa dengan otomatis matanya langsung berbinar senang seolah-olah habis mendapatkan lotre.


Benarkah?Ah!!aku bisa stalking idolaku lagi hehehe Daniel emang best!


"sudah makan dulu!Minum obatnya dan Tidur!.


"aku masih ada kerjaan!"


Daniel pun mengambil Laptopnya dan mulai Mengerjakan dengan serius sedangkan naila memakan makan malam nya.


"niyel layo malan!(niel ayo makan)" naila Ngomong dengan Nasi yang penuh di mulutnya.


Daniel yang Mendengarkan pun menoleh dan naila sudah menyodorkan sendok berisi nasi ke mulut daniel.


"A-a..Ayo anak mama Kan pinter kaya dora makan yang banyak!"


Daniel yang mau membuka mulut ketika mendengar omongan Naila langsung Merapatkan mulutnya,pasalnya ia itu benci dengan kartun berambut pendek dengan membawa monyet dan peta di mana-mana!


Menurut daniel,Dora itu sangatlah bodoh bahkan ketika swipper mencuri barang tepat di hadapannya ia masih tak bisa melihat,Menyebalkan kan?Kita yang harus menunjukkan jalan tapi doranya tuli juga buta.


Saring bang:)) itu mulut apa cetakkan dadar.


"Kenapa gak jadi buka mulut dan!!Ih!!Aku pingsan lagi lah!Dora jahat!" ntah kenapa naila mendadak manja namun daniel suka.


"Nai..jangan panggil aku dora okay!Aku lebih suka kau panggil sayang atau pun Babe ketimbang Dora!"


Dan akhirnya daniel membuka mulut.


Horayy!!!


_____


bersambung


Siapa cewek tuh?