
Keadaan di meja makan sangat ramai karena Dellia terus mengoceh,Dan bertanya tentang sesuatu Yang Tidak masuk akal seperti,
"Apa ayam mempunyai Susu seperti sapi?"
"Bagaimana Cara Mengeluarkan anak ayam dari telur?"
Daniel Hanya Menatap keduanya Yang saling Menanyakan dan saling menjawab Ia dapat melihat Mata Naila berbinar senang saat membalas semua perkataan tak masuk akal Bocah kecil yang ia Temukan.
Daniel Merasa ini bukanlah dirinya,Ia tauh bahwa dirinya tidak akan Membolehkan Anak kecil Lusuh Sperti Dellia masuk kerumahnya dengan tenang,Wajahnya memang imut Seperti seperti boneka teddy bear,Tapi kita tidak tauh bukan Anak ini berbahaya atau tidak?Bisa saja anak ini Dikirimkan Musuhnya untuknya,Karena musuhnya tauh keberadaan naila.
"Om daniel Kenapa melamun?"
Lihatlah Mata bundar Polos Milik anak ini Tapi...Ia masi ragu,Anak ini bahaya atau tidak?Ia tidak salah langkahkan membawa anak ini kerumahnya.
"Tidakpapa makanlah dan jangan banyak bicara!" Anak kecil ini benar-benar mirip Naila yang sangat cerewet.
"Ish!!Daniel!!Lembut sedikit,Itu anak kecil!" Naila menggelengkan kepala melihat daniel ia sudah biasa dengan lelaki didepannya ini.
Sedangkan dellia yang jadi bahan topik Fokus dengan kunyahan dimulutnya,Anak seperti dellia sangatlah sabar Karena sewaktu Ia kecil Ia sudah menerima sesuatu Yang lebih dari bentakkan dan ejekkan.
"Dia anak kecil!Bukan Kain Sutra!Jadi tidak usah lembut-Lembut" Santai saja Ia sangat suka melihat naila meledak,Karena dirinya.
Apalagi saat diranjang.
Otaknya ranjang mulu bang,Sekali-Sekali gitu tahu ama tempe-Author
Ingin sekali naila melemparkan sendok dan garpu yang ia pegang ke wajah setan daniel,Dia menyebalkan!!Sayang sekali Sendokku Tak bisa melayang kewajahnya.
Kan kasihan sendoknya.
"Siapa yang bilang Dellia kain sutra??Siapa??siapa??" Naila tak terimah jika kalah begitu saja dengan Daniel hello kitty.
"Jelas saja kau,Barusan saja kau mengatakannya nai" Daniel tertawa dalam hati melihat Wajah merah naila menahan Marah.
"Tante!!Dellia ngantuk!"
Naila melupakan Kemarahannya pada daniel dan beralih menatap Anak kecil disebelahnya Yang tak lain adalah Dellia,Ia dapat melihat Mata Dellia Yang merah menahan kantuk.
"Aku tidak mau Dia tidur bersama kita,Suruh Saja Pengurus Yang baru aku bawah Menemaninnya tidur di tempat yang sudah Disiapkan!" Daniel tidak mau Waktunya dengan naila Terganggu karena gadis kecil yang ia temui Di jalanan.
"Jarvis panggilkan Pengurus dellia"
"Yes sir!"
saat pengurus dellia datang Daniel menarik tangan Naila kasar,Apa ia buang saja anak ingusan itu?Dia Membuat Naila tak terlalu memperhatikan dirinya Bahkan Naila menangis hanya karena tak sekamar dengan Bocah Kecil itu,Menyebalkan!
Saat dikamar Daniel Mendudukkan Naila dengan kasar ada sisa-sisa airmata dipipinya,Tampa pikir panjang daniel Mencium Naila Menahan tangan Naila Agar berhenti mendorongnya,Manis..Rasanya seperti Cherry.
Naila Melebarkan matanya ketika lagi-Lagi seorang Daniel Artha Arkanello menciumnya,Ia mendorong dada Daniel agar menjauh Namun tak ada hasil,Tenagannya tak sekuat Daniel yang notabenya seorang Pria.
Daniel melepaskan Ciuman Ganasnya dan beralih menatap mata Coklat milik Gadisnya,Ia Mengagumi kecantikan Gadis yang ia sayang,Yang akan menjadi Pengantin,Hidupnya dan segalanya.
Suara deringan Handphone Menghentikan aksi tatap menatap mereka,Mereka langsung menoleh kearah sumber suara dari kantong daniel.
Panggilan masuk dari seseorang Yang tak dikenal,Daniel mengernyit Ia tak pernah menyimpan Nomer seperti ini Bahkan nomer Hp teman-Temannya Sudah ia Beri Nama Kontak semua.
Naila dapat melihat Kerutan di dahi Daniel,dia menatap dirinya Lalu pergi mengangkat telepon.
Naila menghela nafas kasar,Ia sangat lelah dengan semua sikap Daniel yang seenaknya Mengambil first kissnya,Menyileti tangannya,Menyentuh tubuhnya terlalu berlebihan, Ia sudah sangat Terbiasa dengan perlakuan bejat daniel,Tapi sebejat-bejathnya daniel,Dia tidak Pernah mengambil mahkota Naila,Karena ia tauh jika ia mengambil semua milik gadisnya,Gadisnya akan Jatuh sampai kedalam Titik jurang terdalam.
Naila Mengambil Handphonenya Menscroll Group Kerjanya dan suatu berita membuat ia terkejut.
"Turut berduka cita atas Meninggalnya Melita Lilia,diduga Korban Dibunuh,Dengan kejam Dengan badan terpisah-Pisah polisi menemukan jasadnya terduduk di tempat makan didapurnya,Dan sekarang polisi sedang menyelidiki Kasus kematian Melita,Semoga melita tenang disisi tuhan dan pelaku cepat ditemukan"
Naila menutup mulutnya tak percaya bahwa melita Mati dengan Tubuh dipisah-Pisah siapa pelakunya kenapa kejam sekali!
Naila Menoleh ketika mendapati daniel Dengan tergesah-Gesah mengganti Bajunya.
"Mau kemana?"
"Tetap didalam Rumah dan jangan keluar jika ada paket jangan dibuka dan tunggu aku,Jika kau melanggar semuanya..Aku akan memberikanmu Hukuman!"
naila bingung dengan Ucapan Daniel Yang sangat Tidak nyambung dengan apa yang ia tanyakkan.
🦄🦄🦄
bersambung.