My Ex Boyfriend Is My Ceo

My Ex Boyfriend Is My Ceo
Mama#5



Betapa terkejut nya Daniel dan naila melihat mama seira disana,seira adalah mama daniel meskipun daniel cenderung dekat dengan Ella tapi ia masih menganggap seira ibunya karena Dia tauh seira dan papa nya kerja untuk nya. Daniel tauh papa dan mamanya selalu ingin menyempatkan Bermain dengannya namun kerjaan Yang menumpuk terus menganggu.



Dulu ia tak paham dan berpikir bahwa ibunya tidak sayang padanya dan memberikannya pada pelayan. Namun setelah ia besar ia paham kenapa mamanya begitu sibuk. Karena daniel juga merasakannya untuk kebutuhan hidup dirinya dia tak ingin menyulitkan papa dan mamanya.



Mamanya juga kenal dengan naila mereka malah sangat akrab terkadang daniel lah yang menjadi kacang jika seira dan naila sudah bersama.



"Mama?sejak kapan?" tanya daniel sambil berjalan ke sebelah seira.



Naila pun mengikuti langkah kaki daniel mendekati seira.



"Baru saja mama sampai sayang..perusahaan kamu gimana?" tanya seira sambil menyuruh naila dan daniel duduk.



"Perusahaan ku baik-baik aja ma, gak ada yang kurang turun,apalagi belok!" ucap daniel santai sambil Mengambil stick daging di depan nya.



"Kamu ini yah!naila gimana kabar mu nak?kok bisa sih duck nya mama ini Nemuin kamu!" Ucap seira sambil tersenyum ke naila namun melirik sinis daniel.



"Aku baik-baik aja tante!"ucap naila membalas senyum Tante seira dia ingin tertawa daniel di panggil Duck. apa mamanya tidak tauh?bawah daniel sebenarnya bukan duck melainkan setan.



Lirikkan mama daniel dan naila terasa hingga daniel yang menikmati makanya bersama 2 wanita cantik ini menoleh.



"apa?" Daniel tanya dengan nada biasa namun lirikkan matanya ke mamanya tidak biasa.



"Matamu itu?minta di tancap pake cas hp?" Galak mama daniel dengan nada sinis.



Daniel hanya menaikkan sebelah alisnya lalu kembali menikmati steak nya, Daniel sangat menyukai steak daging Apalagi buatan Bibinya benar-benar lezat. Jadi jika kau menikah dengan daniel selalu siapkan steak dirumah.



"Daniel,Naila kapan kalian akan menikah?" Dengan santai seira bertanya sambil memasukkan Nasi kedalam mulutnya.



Naila yang mendengar ucapan ibu daniel langsung tersedak.Daniel yang melihat itu langsung memberikan minum yang di sampingnya.



"hati-hati jika makan nai!kita akan menikah ma!!Bulan depan!" ucap daniel mantab, yang membuat naila mematung seketika.



"okay son,mama tunggu kabar pernikahan kalian dan jangan lupa pulang kerumah ok!papamu merindukan Bebek kesayanganya" Ucap mamanya seraya berdiri sambil membersihkan bekas makanan yg ada di mulutnya dan berdiri untuk pergi pulang.



Daniel menggeram tertahan. Bisakah?mereka berhenti memanggil nya bebek?apa yang mirip dari dirinya dengan bebek huh?.



Naila tertawa mendengar ucapan nyonya besar Arkanello itu. Seira sangatlah menyenangkan diajak berbicara meskipun di luar nya ia terlihat seram namun aslinya tidak begitu. Ia sangat baik.



Naila ingin mengantarkan Tante seira sampe ke depan saja namun daniel Mencegah nya terlebih dahulu. Ia ingin menghabiskan waktunya dengan naila untuk tidur ia rindu aromah gadisnya.



Naila yang merasa tangannya di cekal pun menoleh ia menautkan sebelah alisnya sambil menatap daniel bingung.



"Tidak usah biar Pelayan yang mengantarkan kita kembali ke kamar aku ingin tidur"



Naila Pun diam sebentar lalu menganguk dan Berjalan dengan tangan di genggam daniel menuju kamar mereka.



Saat sampai di kamar daniel langsung Menarik naila tidur Kepelukkannya sedangkan naila degup jantungnya berbunyi dengan keras.



"Nai,Pelankan suara Jantung mu aku tidak bisa tidur" Ucap daniel sambil tersenyum usil.



Pipi naila merona daniel sangatlah blak blakkan,Oh yatuhan jika Kau baik kepadaku Maka berhentikan jantungku yang terus berdegup karena Ada di dekatnya.



Daniel menelusupkan kepalanya di Leher naila mencium nya dan menghirup aroma disana.




10 menit kemudian Naila mulai merasakan matanya memberat dan tangan daniel yang ada di pinggang nya juga semakin mengerat.



Tepat jam 6 Pagi naila membuka matanya dan mengumpulkan nyawanya ketika ia menengok ke sebelah nya ia melihat daniel dengan wajah sedikit terkejut.



Karena daniel Membuka mata bersamaan dengan dia Menoleh kan kepalanya.



"Kenapa terkejut begitu?"Tanya daniel sambil mengelus pipi naila Yang kemaren ia sayat menggunakan pisau.



Naila menggeleng pelan. Daniel kembali menelusupkan kepalanya di leher naila Semakin mengerat kan pelukkan nya mencari aroma yang ia suka di sana.



"Kita tidak usah berangkat ke kantor yah,kita tidur aja..Enak" Menurut daniel Tidur sambil mencium aroma naila adalah Surga dunianya karena wanitanya adalah hidupnya.



"Tidak niel..Hari ini hari pertamaku berkerja...Kau menerimahku kan" Naila menelusupkan Tangannya di rambut daniel mengusap kan tangan kecilnya disana yang membuat daniel semakin tidak ingin berpisah dengan naila maupun kasur nya.



"Tidak-Aku tidak menerimah mu!Jadi kau Disini saja" Bagaimana bisa aku pisah dengan kasur ku dan kau nai,jika rasanya enak begini.



"Kalau begitu biarkan aku mencari pekerjaan jika kau tak menerimaku" Masih dengan mengelus rambut daniel sambil berekspresi Seolah memikirkan sesuatu.



"Baiklah nai kita kerja!" Mantab daniel dia pun dengan berat hati Pergi untuk duduk di sampingan tempat tidur.



Menghela nafas berat sebentar lalu pergi ke kamar mandi.



Sedangkan naila Ia menyungginkan senyum ketika daniel menurutinnya dan mandi. Daniel sudah agak berubah dia dulu sangat lah kejam.



Naila bahkan dulu sampai takut hanya untuk keluar rumah beli bahan makanan Karena daniel sangat benci ketika naila pergi dari rumahnya Tampa dirinya, Nanti orang lain mengira Dia sendirian padahal dia milik daniel.



Yaampun..Pemikiran macam apa itu??Naila menggelengkan kepalanya mengingat itu.



Dia membuka Hp nya dan banyak notice line sampai notice ig Lalu lanjut Ke WA dan SMS yang ternyata cuma oprator.



Naila membaca pesan dari grup Temennya yang isinya hanya 4 Orang yaitu dirinya,Audry,Millie dan emmie.



AnakpalinghokiSQ[4]



Emmie :"Kalian tauh tidak sih??kemarin aku melihat kucing berkaki 4 dan aku terkejut."



audry : "memangnya Kaki kucing seharusnya ada berapa?"



millie : "Yang aku tauh kaki kucing itu ada 4 gak ada kurang,titik apalagi koma."



Emmie :" ada kucing darat berkaki 2..Sukanya garuk punggung wanita:)"



Audry :" dan aku berharap Kucing itu dapat menggaruk mu agar Kau tidak terlihat seperti orang bodoh kekurangan asupan susu ibu seperti itu!"



Emmie :" Kau jahat sekali dry!"



Tiba saat ia ingin scroll Chat grup lagi suara pintu kamar mandi terbuka disana terlihat Daniel yang sedang menggunakan handuk sebatas pinggangnya saja.



Pipi Naila merona Melihat nya ia langsung jalan ke kamar mandi dan sedikit Menutup nya dengan keras. Daniel yang melihat itu hanya tersenyum miring.




bersambung