My Ex Boyfriend Is My Ceo

My Ex Boyfriend Is My Ceo
pergi#19



Daniel keluar dari Ruangan Naila setelah ia Memakai Bajunya dan merapikan pakaiannya,Senyum Tercetak dimulutnya Setelah kejadian tadi,Ya kejadian yang menyenangkan Daniel tapi Meruntuhkan Kehidupan Naila, Daniel melakukannya Dia merenggut Mahkota yang Dijaga bertahun-tahun oleh Naila,dengan Paksa.



Bahkan setelah melakukan Itu Daniel keluar dari ruangan Naila tanpa mengucapkan maaf.



sedangkan Naila?Dia meringkuk dikasur sambil menangis dengan tubuh yang bergetar hebat,Tidak terima atas apa yang dilakukan Daniel,Naila Bertekad Untuk pergi.



"Bajingan.. aku..Ingin pergi"



Naila semakin Menenggelamkan Dirinya,Seketika ingatan tentang tadi menyeruak dalam kepalanya,Menyebar dan tinggal didalam sana.



-Flashback-



"Berhenti Daniel,Jangan seperti ini!Bukankah kau sudah memiliki Chia!?"



"Ya tapi aku juga ingin Dirimu"



setelah mengatakan Itu Daniel membanting tubuh Naila diranjang,Membuat orang dibawahnya meringis serta ketakutan.



Namun Bukan Naila namanya jika tidak Melawan dia mencoba menendang tapi kakinya dikunci,Dan ketika tangannya akan mendorong Daniel. Daniel dengan sigap Mengunci Tangan yang memberontak itu diatas kepala Naila.



Daniel menyeringai,Sedangkan Naila Wajahnya memucat.



"Aku sudah bilangkan...aku ingin dirimu.



"Untuk dirusak,Agar kau hancur..sehancur-hancurnya" senyuman mengerikan tidak lepas dari Wajah Daniel.



Naila membisu,Bahkan ketika Daniel Sudah mulai menjelajahi tubuhnya,Naila hanya diam Menangis,tubuh Naila terlalu lemah untuk Melawan Daniel.



Daniel Merobek Kain yang tersisa ditubuh Naila yaitu Celananya,Tangisan Naila semakin Deras,Dan kali ini Naila tidaklah diam ia memaki Daniel,Segala makian keluar dari Mulut Naila membuat Daniel emosi,Daniel melepaskan Dasi yang tadinya melingkari Area lehernya Kini dia gunakan Untuk Menyumpal mulut Naila.



"Banyak Bicara!"



Daniel melanjutkan Aksinya,Kali ini Dia benar-benar kasar..Tanpa memikirkan orang Dibawahnya.



mereka melakukan penyatuan Tubuh,Yang membuat Naila benar-benar Hancur tapi Juga kesenangan Untuk Daniel.



-flashback end-



Daniel berjalan santai dengan senyum tak lepas dari wajahnya,Sekarang Daniel sedang berada di Koridor Rumah sakit,Daniel berniat akan Kembali ke perusahaan.



"Akira.. Jemput aku dirumah sakit,5 menit" setelah Daniel mengatakan itu,Tanpa menunggu Jawaban dari Akira dia menutup panggilannya sepihak.



Daniel menunggu dengan Senyum yang tak lepas dari wajahnya,Tentu saja Daniel senang,Karena dia adalah Orang Pertama Yang melakukan Hal itu kepada Naila.



berbeda dengan Daniel,Naila Menatap Kosong Kaca yang menampakkan dirinya,Tubuhnya dipenuhi Kissmark dan Beberapa Gigitan dan ketika Naila Menyentuhnya Terasa sangat sakit.



"Lihat siapa itu?Naila ya?"



Naila tertawa Sendiri Melihat pantulan dirinya di Cermin,Anehnya setelah Naila menangis dia kembali tertawa lagi lalu kembali menangis lagi,Dengan keadaan Yang tidak baik Naila berjalan kearah Shower,menghidupkan showernya dan membiarkan Air membasahi tubuh dan bajunya.



Naila hanya diam membiarkan Dirinya..Diguyur oleh shower dan itu sudah 2 Jam.



Setelah 2 Jam membiarkan Tubuhnya dibawah Guyuran shower sekarang Naila Kedinginan,Naila berjalan Gemetaran Menahan dingin yang menusuk dikulitnya,Dia mengambil Baju Rumah sakit yang Ada diatas sofa,Dan memakainya.



Pertama-tama Naila berniat mengambil Dellia dirumah Daniel,Setelah itu ia akan Memesan ticket menuju London dan membuat kehidupan baru disana.



Naila keluar Dari kamarnya,Dia berjalan dengan tatapan kosong,Sampai Naila tidak sengaja menabrak seorang dokter laki-laki.



Duk'



"kamu tidak apa-apa?" tanyanya.



"saya tidak apa-apa" Balas Naila dengan tersenyum.



Naila melihat Tag name dokter tersebut "Feredick Johnson" nama itulah yang tertera,ketika Naila melihat wajah dokter itu dia Sedikit kagum karena wajah Dokter tersebut Sangat tampan juga dia terlihat masih muda,Sayangnya sekarang Naila tidak ada waktu untuk mengagumi Lebih lama wajah Dokter feredick.



"saya permisi.." Naila pergi meninggalkan dokter feredick,Sedangkan sang dokter malah menatap Naila bingung.



Naila telah keluar dari Area Rumah sakit,Dia memberhentikan Taksi dan tak butuh waktu lama Bagi Naila sampai dirumah Daniel.



Naila masuk ke area perkarangan Rumah Daniel,Disana banyak pembantu berjejer-jejer hanya untuk mengurusi sebuah Tanaman,Naila dengan segala keberaniannya Masuk kedalam mansion besar milik Daniel.



Lalu dengan teriakkan Yang menggema Naila Memanggil Dellia.



"Dellia!" Teriak naila.



"Dellia!" Teriak Naila untuk yang kedua kalinya,Banyak pembantu yang mencoba menggeret Naila keluar tapi tidak bisa.



"berisik!apa mulutmu tidak bisa diam!?bocah itu sudah aku buang" Kini sang pemilik Rumah Muncul.



"Heh orang Gila!Katakan Kepadaku dimana Dellia!?" Ucap Naila penuh penekanan.



"barang rusak!!Berani Menggunakan Nada menekan kepadaku?Sudah aku bilang dia tidak berada dirumah ini!Untuk apa aku mengurusnya jika dia sudah tidak dibutuhkan sama seperti kau!?" Daniel mengatakan dengan Nada menusuk dengan tatapan yang amat tajam.



"tuan Arkanello yang terhormat..Saya Naila syailand,Juga sudah tidak membutuhkan Orang yang punya penyakit jiwa..Sebanyak anda,Coba anda hitung, sudah psychopat,Paranoid juga bipolar,Sebaiknya anda ke psikater lalu minum obat" Setelah mengatakan itu dengan Nada menusuk Naila pergi meninggalkan mansion Daniel.



Dan setelah Naila pergi Daniel benar-benar mengamuk ia membanting semua barang Dikamarnya,bahkan Akira dan jarvis Hanya bisa diam menyaksikan Daniel seperti ini.



"BERANINYA!PEREMPUAN SEPERTI ITU MENGHINAKU!!"



Daniel melempar Lukisan-lukisan mahal yang menempel didinding kamarnya,Bunyi kaca pecah Terdengar.



Berbeda dengan Daniel,Naila Berlari keluar dari Rumah Daniel mencari Dellia,Salah satu pembantu Daniel menghentikan Naila.



"Nona..saya tau dimana Dellia,Mari ikut saya" Pembantu tersebut mengatakan dengan gugup.



"Kau tidak berbohong kan?" Ucap Naila menyelidik.



"Tidak-tidak Nona,Ketika Tuan Daniel menyuruh saya membuang Dellia,Saya membawa dia kerumah saya,untuk menemani Anak saya bermain"




"mari"



Naila mengikuti pembantu perempuan tersebut,Mereka melewati beberapa Gang yang Cukup sempit,Dan setelah 15 Menit akhirnya mereka sampai.



Rumah dengan Gaya Kasual,Meskipun ukurannya tidak besar tapi itu akan sangat nyaman untuk ditinggali.



Naila mulai masuk kedalam Rumah,hal pertama kali yang Naila Lihat adalah sebuah lukisan Besar yang terpajang di dinding Ruang tamu,Tidak lupa dengan sofa berwarna Hijau dengan meja dan cemilan diatasnya.



"Nona anda duduk dulu disana,Saya akan panggilkan Dellia"



"Baiklah" Naila duduk dengan santai disofa yang tidak terlalu empuk,Tapi masih enak digunakan untuk Duduk.



Naila memakan cemilan yang ada,sekarang yang dipikiran Naila Adalah,pergi dari sini membawah Dellia,Dan membuat kehidupan Baru.



"Tante!!"



Dellia berlari memeluk Naila erat,Naila juga melakukan Hal yang sama,Naila mengangkat Dellia duduk dipangkuannya mereka kembali berpelukkan.



"Dellia mau nggak pergi sama tante?"



"Kemana?"



"ke London,kita buat kehidupan baru disana,Dellia bisa anggep tante ibu Dellia" ucap Naila dengan Rasa tulus sambil mengusap Rambut Dellia.



"Berarti Dellia,Bisa panggil tante..mama?"



"boleh" Mereka kembali Berpelukkan.



"sekarang kamu Pamit dulu sama Bibi dan teman kamu yang disini,Terus kita pergi"



"Baiklah Ma"



Naila memanggil pembantu Daniel yang Membantu Dellia,Kalo tidak salah Namanya bibi Grace.



"bibi Grace kan?Terima kasih sudah membantu menampung Dellia,Bisakah saya minta tolong Lagi?"



"Asal saya mampu..saya bisa!" Ucap bibi grace dengan semangat.



"Jika..sewaktu-waktu Daniel mencari saya,Tolong jangan beritahu keberadaan saya" Naila berbicara dengan nada memelas.



"Baiklah..Aku akan membantu memalsukan identitas anda juga,Kebetulan aku mempunyai kenalan yang bisa meretas dan membuat banyak identitas"



"terima kasih..atas bantuannya bi"



"sama-sama,Semoga kalian bahagia tinggal di London" ucap bibi Grace tersenyun lembut.




--


Bersambung.




Kalian suka konflik berat atau Ringan?



loh kok ga crazy up!?



up yang banyak-Readers.



Thor Daniel bikin susah dong-Readers.



thor 1000 eps ya-Readers.



thor kapan Danielnya susah?-Readers.



Author stress.


Daniel otw alam baka.



Author Jadi panutan.


Daniel jadi angkutan.



"Woe kalean yang bully Ane,Ane ini ga salah!yang salah Sih author tuh ngasih Ane peran jahat!Salahin authornya lah,maneh ga capek apa Bully Akang?"-Daniel.



"banyak Omong kau kutil badak,Besok kau jadi peran Pembantu aja,Bantuin Supir Mulung dijalan"-Author.



"Mana mau saya Bambank!"-Daniel



"Banyak cakap kau Herman!"-Author.



"Thor adain Q&A with Readers lah,Biar bisa nyesuain karakter neh"-Daniel



mau?




update selanjutnya diperkirakan menunggu author selesei pulang kampung..5 kalo nggak 7 Hari lagi,Insyallah author bakalan langsung update 3 kalo nggak 4 episode!



Jadi tunggu yaa~