
"ayo kita berangkat sekarang. " ucap Yuki selesai mengganti baju.
mereka berdua pun pergi menuju ke pasar, saat di perjalanan zane melihat Yuki dari belakang, sambil berfikir.
"memangnya aku ini sedang apa. " ucap zane di dalam hatinya.
"ada apa. " tanya Yuki melihat zane menatapnya.
"tidak, tidak ada apa-apa. " jawab zane dengan ragu ragu.
saat mereka berdua memasuki lorong pasar, Yuki melihat penjual sayuran dan berniat membelinya, di saat Yuki sedang membeli sayuran, zane melihat toko buku.
"Yuki, sebentar aku akan kembali. " ucap zane.
"eh, ya. " ucap Yuki sambil melihat zane pergi ke toko buku.
setelah mereka berdua selesai membeli beberapa bahan makanan, mereka pun keluar dari pasar.
"zane, buku apa yang kau beli tadi. " tanya Yuki dengan tersenyum.
"ini cuma buku novel biasa kok. " jawab zane dengan gugup.
"oh, sejak kapan kau tertarik dengan novel. " tanya Yuki.
"sepertinya sejak aku masuk ke SMA. " jawab zane.
"begitu ya. " ucap Yuki.
"Yuki, setelah ini bisakah kita pergi ke tempat makan sebentar. " kata zane dengan pelan.
"maksudmu restoran ?. " tanya Yuki.
"ya, mungkin saja begitu. " jawab zane dengan ragu ragu.
"baiklah, ayo kita ke sana. " ucap Yuki.
mereka berdua pun akhirnya pergi ke restoran dan makan disana, saat sedang makan zane masih berfikir mengenai apa yang dilakukan olehnya saat ini.
"Yuki, bisakah aku bertanya. " ujar zane dengan tiba-tiba.
"bertanya apa. " ucap Yuki.
"menurutmu, kita ini sedang apa. " tanya zane dengan pelan.
"berkencan !!. " jawab Yuki dengan tersenyum.
"eh !!. " ucap zane dengan terkejut sambil tersedak makanan.
"zane kau baik-baik saja, ini minumlah. " ucap Yuki sambil mengulurkan minumannya.
"terimakasih. " ucap zane pipinya memerah.
"zane, makan malam sudah siap. " ucap Yuki tiba-tiba datang mengejutkan zane.
"oh, ya, " ucap zane dengan terkejut.
"tunggu dulu, bisakah kau memberi tahu ku novel apa yang kau baca. " ucap Yuki sambil memohon.
"eh, anu, lain kali saja ya. " ucap zane dengan ragu ragu.
"ayolah, itukan hanya sebuah novel, kenapa kau menyembunyikan nya dariku. " kata Yuki masih sambil memohon.
"hmm, baiklah, ini. " ucap zane sambil memberikan bukunya kepada Yuki lalu berbaring di sofa sambil menutupi wajahnya dengan bantal sofa.
"bagaimana ini.. " ucap zane di dalam hatinya.
"oh, jadi ini yang kau baca, kenapa menyembunyikan nya dariku. " tanya Yuki sambil membuka bantal yang menutupi zane.
"itu karena aku belum terbiasa. " jawab zane dengan ragu ragu.
"oh begitu, " ucap Yuki sambil mencium pipi zane.
"eh, kenapa ?. " tanya zane sambil pipinya memerah.
"tidak, tidak ada apa-apa, kau ingatkan, dulu saat waktu kecil, kau pernah mendengarkan ku mengatakannya. " jawab Yuki.
--------------------------------------------
Saat masih SD....
di taman bermain zane melihat Yuki berbicara kepada Nia, karena penasaran zane mendekati mereka tetapi dengan bersembunyi di balik pohon sambil menguping.
"Yuki, siapa orang yang kau sukai ?. " tanya Nia.
"orang yang aku sukai ?, zane, aku sangat menyukai zane. " jawab Yuki dengan bersemangat.
"eh, aku. " ucap zane keluar dari persembunyiannya karena terkejut.
"zane, kamu mendengarnya ya. " tanya Nia.
zane hanya mengangguk sambil melihat ke bawah, tiba-tiba saja Yuki memeluknya sambil menangis.
---------------------------------------------
"ya, aku masih ingat, aku menyukaimu Yuki. " ucap zane dengan pelan.
"baiklah, ayo kita makan malam bersama. " ucap Yuki dengan semangat.
"ya, tentu. " ucap zane sambil berdiri lalu pergi ke dapur untuk makan malam bersama Yuki.
BERSAMBUNG...........