Memory In Love Season 1

Memory In Love Season 1
ketika perasaan sudah tersampaikan kepada orang yang di sukai



mereka berdua pun akhirnya memutuskan untuk pergi ke kelas dan memikirkan itu nanti, sesampainya di kelas, zane duduk sambil melirik Yuki dengan murung lalu berfikir "apakah yang diucapkan oleh seka itu benar. " setelah itu Mira sensei datang ke kelas, di waktu istirahat zane masih duduk dan berfikir.


"zane, apakah kau tidak istirahat di luar. " tanya seka.


"tidak, kalian saja duluan. " jawab zane.


"baiklah kalau begitu. " ucap nega sambil meninggalkan zane di kelas.


tanpa sadar Yuki masih di kelas sedang mengerjakan soal yang diberikan oleh Mira sensei, lalu zane pun mendekatinya.


"Yuki, apakah kau tidak keluar istirahat, jangan terlalu memaksakan diri begitu. " kata zane.


"oh, zane, tidak apa-apa, aku hanya sedang tidak ingin keluar. " kata Yuki.


"boleh aku bertanya sedikit kepadamu. " ucap zane.


"bertanya apa. " ucap Yuki dengan heran dan berhenti menulis sejenak.


"ini tentang kejadian kemarin saat pulang sekolah. " ucap zane dengan pelan.


"jadi kau sudah tahu, kalau kau ingin mendengar kebenarannya, ikut aku. " ucap Yuki sambil berdiri dan Keluar dari kelas.


"kita mau kemana. " tanya zane.


"sudah ikut saja. " jawab Yuki sambil berjalan menuju UKS.


sesampainya di UKS...


"jadi apa yang sebenarnya terjadi. " tanya zane.


"sudah kuduga kau pasti akan tahu, tetapi aku tidak akan berbohong kepada mu, " kata Yuki dengan menatap zane dan tersenyum.


"jadi, kemarin itu benar terjadi. " tanya zane.


Yuki mengangguk dengan tersenyum.


"Yuki, sebenarnya aku menyukaimu. " ucap zane dengan mengejamkan matanya.


"jika begitu kau sudah tahu alasannya kan. " ucap Yuki sambil memeluk zane.


setelah itu mereka berdua pun akhirnya memutuskan untuk kembali ke kelas, seketika itu jam pelajaran dimulai, mereka berdua terlihat senang.


"zane, kau terlihat sangat senang, jangan jangan kau sudah menyampaikan perasaan mu. " tanya seka.


(zane mengangguk dengan tersenyum.)


begitu juga dengan Yuki, lalu setelah pulang dari sekolah...


"oh, Yuki. " ucap seseorang yang kemarin menembak Yuki tiba-tiba muncul keluar dari kelas sebelah.


"eh, maguno. " ucap Yuki dengan terkejut.


"Yuki, apakah kau kenal dia. " tanya zane dengan heran.


"ya, dialah orang aneh yang kemarin. " jawab Yuki dengan nada yang datar.


"Yuki, aku akan terus berjuang untuk mendapatkan mu !!!. " ucap maguno dengan percaya diri.


"maaf, aku sudah punya zane. " ucap Yuki.


"heh, apa dia pacarmu. " ucap maguno dengan terkejut.


"ya, kami sudah berteman sejak kecil jadi kami pergi dulu, ayo Yuki. " kata zane dengan ragu-ragu.


"ya, sampai jumpa maguno. " ucap Yuki dengan bersemangat.


"kenapa, dia, sudah punya... " ucap maguno dengan jatuh terbungkuk depresi.


ketika mereka berdua sudah berjalan jauh dari sekolah, tiba-tiba saja Yuki berhenti.


"Yuki, kenapa kau berhenti. " tanya zane.


"tidak, tidak apa-apa. " jawab Yuki sambil melihat tangannya.


"aku mengerti maksudmu kok. " ucap zane sambil menggenggam tangan Yuki.


lalu mereka berdua pun berjalan sambil berpegangan tangan sampai ke rumah. sesampainya di rumah, Yuki langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan.


"sudah ya, aku akan ke dapur untuk menyiapkan makanan sekarang. " kata Yuki dengan tersenyum.


"oh, oke, (dia imut sekali) " ucap zane didalam hati sambil melihat Yuki.


"zane, bahan makanan sudah habis, aku pergi akan belanja dulu. " ucap Yuki.


"tunggu, aku akan ikut denganmu. " ucap zane.


"dasar kau, ingin mencari kesempatan ya, baiklah jika kau memaksa, tunggu sebentar, aku akan ganti baju sekarang. " kata Yuki dengan tersenyum.


"oh, baiklah aku menunggu. " ucap zane.


BERSAMBUNG.......