
di waktu istirahat, Yuki menyuruh zane untuk pergi menemuinya di UKS, lalu setelah zane didepan pintu UKS, ia menarik nafas dalam-dalam dan membuka pintu dengan pelan, disitu nampak Yuki yang sudah menunggunya.
"kau itu lama sekali. " ucap Yuki.
"maaf menunggu, ada apa. " tanya zane.
"kemarilah, " jawab Yuki sambil mengambil kotak p3k di lemari.
lalu Yuki mengoleskan obat di wajah zane yang terkena pukulan.
"seharusnya kau tidak perlu repot-repot melakukannya, aku bisa sendiri. " kata zane.
"tidak, sebagai seorang sahabat aku senang melakukannya. " kata Yuki sambil tersenyum.
"(sebagai sahabat ya.) " ucap zane di dalam hati.
"sekarang sudah selesai, ayo kita kembali ke kelas. " ucap Yuki dengan semangat.
"baiklah, kau pergi saja dulu. " kata zane.
"hmm, kenapa. " tanya Yuki.
"bukankah kau pernah bilang sendiri jika kau ingin menjaga jarak. " jawab zane.
"begitu ya, ternyata kau masih tidak mengerti. " kata Yuki murung dan langsung berlari keluar UKS.
"ada apa dengannya. " ucap zane dengan heran.
saat zane masuk ke kelas, Yuki tidak sengaja melihatnya lalu memalingkan wajahnya, lalu zane di sambut oleh teman temannya, nega, seka dan dema.
"zane, apakah kau sudah mengoleskan obat di wajahmu. " tanya seka.
"ya, begitulah " jawab zane sambil melihat Yuki yang sedang mengobrol dengan teman temannya.
"zane, kemarin aku mendapat buku novel yang sangat bagus di perpustakaan, tapi aku tidak mengambilnya karena tiba-tiba saja waktu istirahat berakhir lalu perpustakaannya ditutup, aku melihatnya di rak depan nomor 4. " kata seka.
"novel ?, apa judulnya. " tanya zane.
"apakah kau sudah pernah membacanya. " tanya nega.
"tidak, aku hanya melihatnya. " jawab seka sambil menggelengkan kepalanya.
setelah pulang dari sekolah, zane mampir ke perpustakaan untuk mencari novel yang di lihat oleh seka di waktu istirahat, sesampainya di dalam perpustakaan, zane mencari novel itu seperti yang dikatakan oleh seka di rak depan nomor 4.
"ini dia, cover bukunya sama seperti yang dikatakan oleh seka, ini benar bukunya, " kata zane dengan senang.
tiba-tiba saja ada Yuki saat zane memegang novel tersebut, lalu zane kaget dan menjatuhkan bukunya
"zane ?, sedang apa kau disini. " kata Yuki sambil melihat novel yang dijatuhkannya.
"aku sedang ingin mencari sebuah buku yang dimaksud oleh seka. " kata zane sambil mengambil novel yang dijatuhkannya.
"jadi novel itu yang kau cari, " ucap Yuki.
"apakah kau sudah pernah membacanya. " tanya zane.
"ya, aku sudah pernah, saat Nia memintaku untuk membacanya, sebaiknya kau membaca nya sampai selesai di novel itu ada sebuah cerita yang sangat menarik dan juga ada kata yang sangat istimewanya, jika kau sudah selesai membacanya kau akan paham dengan sesuatu yang sangat berharga, baiklah, aku duluan. " kata Yuki langsung pergi.
"kata istimewa ?, sesuatu yang berharga, ?, aku jadi penasaran untuk membaca novel ini, tetapi ini bukan novel yang main-main, ada 30 bab dan 871 halaman, sepertinya aku harus lebih giat membacanya, novel ini harus selesai ku baca selama 2 Minggu, ternyata judulnya adalah kenangan cinta, sepertinya bagus. " kata zane sambil membawa novel itu ke penjaga perpustakaan untuk meminjamnya.
setelah meminjam novel dari perpustakaan, zane pun langsung bergegas pulang ke rumah untuk membaca novel tersebut, saat tiba di rumah, Yuki sudah menyiapkan makan malam.
"aku pulang, kau memasaknya. " ucap zane dengan terkejut karena makan malam sudah ada di meja.
"siapa lagi kalau bukan aku, " ucap Yuki dengan tersenyum.
lalu dimalam hari setelah zane makan, ia langsung membaca novel sambil duduk di kursi, Yuki yang melihatnya langsung tersenyum.
(semoga zane bisa menyelesaikan novel itu.) kata terakhir Yuki di dalam hatinya.
BERSAMBUNG.........