
keesokan harinya, Yuki terlihat bersemangat sekali untuk bersekolah karena ingin segera melakukan aktivitas club study yang baru saja dibentuk kemarin.
"kau sangat bersemangat sekali ingin pergi ke sekolah, ini masih sangat pagi lho. " kata zane sambil mengunci pintu rumahnya.
"tidak apa-apa, sebenarnya aku ingin melihat lihat, ruangan club study kita nanti. " kata Yuki dengan bersemangat.
"dasar kau ini, bukankah kemarin kita sudah melihatnya. kenapa tiba-tiba kau ingin kesana. " kata zane sambil menatap Yuki.
"rahasia.... " ucap Yuki dengan pelan.
"dasar kau ini, ayo kita berangkat. " kata zane sambil berjalan.
"tunggu aku. " ucap Yuki.
mereka berdua akhirnya sampai ke ke sekolah yang terlihat sepi.
"ternyata berangkat ke sekolah sepagi ini tidak buruk juga. " kata zane dengan senang.
"apa yang sedang kau pikirkan sekarang. " ucap Yuki sambil mencubit tangan zane.
"aduh sakit, tidak perlu begitu, ayo kita ke kantor. " ucap zane.
mereka berdua akhirnya sampai di kantor dan membuka pintu, ternyata Mira sensei sudah ada di kantor.
"wah, kalian datang sepagi ini, ada apa ?. " tanya Mira sensei.
"sensei, bisa pinjamkan kunci club study sebentar, Yuki tiba tiba saja sangat ingin kesana. " jawab zane.
"pasti ingin.... " ucap Mira sensei sambil menggoda zane.
"sensei, aku serius, lagipula Yuki tidak akan begitu. " kata zane mengelak.
"lalu kenapa Yuki mojok di situ. " ucap Mira sensei sambil menunjuk ke arah Yuki.
"ehh, Yuki !!. " ucap zane dengan terkejut.
"tidak, aku hanya ingin mojok saja. " ucap Yuki dengan ragu ragu.
"alasan apa itu. " ucap zane dengan khawatir.
Mira sensei pun akhirnya memberikan kunci club study kepada zane, setelah itu mereka berdua pergi ke sana dan setelah di dalam ruangan.....
"ternyata ruangannya masih bersih ya. " ucap Yuki.
"ya iyalah, kemarin kita membersihkannya bukan, apakah kau lupa. " kata zane dengan heran.
"oh, ya, maaf. " ucap Yuki sambil berjalan melihat lihat sekeliling ruangan.
"apa kalian sudah selesai. " ucap Mira sensei saat bertemu zane dan Yuki di depan kelas.
"kebetulan ada sensei, ini kuncinya. " ucap zane.
mereka berdua pun masuk ke kelas, lalu Mira sensei memulai pelajarannya sampai waktu istirahat.
"zane, ayo kita ke kantin. " ajak nega.
"baiklah, ayo seka, dema. " ucap zane sambil berdiri.
sesampainya di kantin mereka bertiga bertemu dengan Yuki dan teman-temannya.
"oh, kalian, kebetulan kita bertemu. " ucap zane sambil melambaikan tangannya.
"zane, pasti kau ingin membahas tentang club study kita kan ?. " ucap Nia sambil menebak.
"ya, ayo kita bicarakan, Yuki, bisa geser sedikit atau pindah di dekat Nia. " ucap zane dengan tersenyum kaku sambil duduk.
"tidak mau. " ucap Yuki.
"*Y*uki, aku serius " ucap zane dengan tatapan dingin.
"jangan menatapku seperti itu, aku mengerti kok. " kata Yuki sambil pindah duduk di dekat Nia.
mereka akhirnya melanjutkan pembicaraannya mengenai club study sampai istirahat berakhir.
"sepertinya jam istirahat sudah selesai. " kata Lina yang mendengarkan bel masuk.
"*s*epertinya kita akhiri dulu pembicaraan ini, kita akan berkumpul di ruangan club study setelah pulang sekolah. " kata zane sambil berdiri.
"baiklah. " ucap seka dengan semangat.
lalu setelah pulang sekolah, zane terlambat ke club study karena dia menolong seseorang untuk menjelaskan pelajaran.
"maaf terlambat. " ucap zane terengah-engah sambil membuka pintu club study.
"zane, kenapa denganmu ?. " tanya Yuki dengan khawatir.
zane pun menjelaskan apa yang dialaminya....
"begitu ya, itu sesuatu yang bagus bagi club study, zane, lagipula itu juga termasuk tugas dari club ini. " kata Mira sensei.
"Mira sensei, terimakasih. " ucap zane sambil terbaring di karpet karena kelelahan.
BERSAMBUNG...........