Memory In Love Season 1

Memory In Love Season 1
si pintar seka



saat pulang dari sekolah, di kelas, Yuki sedang ditanya oleh Mira sensei tentang zane yang tidak berangkat ke sekolah.


"apakah zane tidak masuk hari ini ?. " tanya Mira sensei kepada Yuki.


"ya, dia sedang demam sensei, tapi dia akan baik-baik saja kok. " jawab Yuki.


"begitu ya, maaf, kemarin sensei sudah berlebihan menyuruhnya mondar mandir memindahkan barang yang berat berat di ruangan club study. " kata Mira sensei.


"tidak apa-apa kok sensei, zane itu kuat, dia akan sembuh secepatnya. " kata Yuki.


"begitu ya, Yuki, tolong jaga zane ya, kau teman dekatnya bukan. " kata Mira sensei.


"baiklah, sensei, aku pulang dulu. " ucap Yuki sambil berjalan keluar dari kelas.


"hati hati di jalan. " ucap Mira sensei.


sesampainya di rumah, Yuki membawakan banyak sekali makanan untuk zane.


"Yuki, ini banyak sekali, aku tidak yakin bisa memakannya semua. " kata zane yang melihat Yuki membawa banyak sekali makanan.


"oh, sepertinya kau sudah sehat, ini untuk mengisi perut mu yang kosong, tadi pagi aku lupa membuatkan sarapan karena aku bangun kesiangan, jadi, maafkan aku. " kata Yuki.


"tidak apa-apa, sepertinya kau terlalu banyak memikirkan ku, akan ku bawakan makanan itu ke dapur. " kata zane sambil mengambil barang belanjaan Yuki dan menaruhnya di dapur.


"terimakasih. " ucap Yuki sambil tersenyum.


setelah makan mereka berdua pun pergi ke luar untuk mencari angin, tiba-tiba saja mereka melihat Nia sedang dicopet tasnya dari belakang dan berteriak meminta tolong.


"Yuki, aku akan mengejar pencurinya, kau tenangkanlah Nia. " kata zane lalu berlari mengejar pencuri yang baru saja mencopet tas Nia.


"baiklah, semoga berhasil. " ucap Yuki lalu menghampiri Nia dan menenangkannya.


"Yuki, aku tasku..... " kata Nia yang panik.


"tenanglah Nia, zane sedang mengejar pencurinya, ayo kita susul dia. " kata Yuki.


zane yang masih mengejar pencurinya.....


"woy, kau pencuri, kembalikan tas itu. " kata zane sambil berlari mengejar pencuri itu.


"hahaha, kau sudah terperangkap, lihatlah sekeliling mu, jangan coba-coba menjadi pahlawan. " kata pencuri itu sambil tertawa dan berhenti berlari.


"apa ?, aku sudah terkepung. " kata zane sambil melihat sekelilingnya.


"tidak, sepertinya zane masuk kedalam perangkap mereka. " kata Yuki dengan khawatir.


tiba-tiba saja seka datang dengan segerombolan polisi dan menyerbu para pencuri itu tanpa ada yang kabur.


"seka, sejak kapan kau.... " tanya Yuki dengan terkejut.


"saat aku melihat pencuri itu sebelum mencopet tas Nia, aku melacaknya menggunakan drone pengintaiku, lihat itu. " kata seka sambil menunjuk dronenya yang masih terbang di langit.


"*d*arimana kau mendapatkannya ?. " tanya Nia.


"aku membuatnya, kau tahukan seminggu yang lalu aku sedang membaca buku tentang cara merakit drone sederhana, dan inilah dronenya. " kata seka.


"kau benar benar hebat seka. " ucap zane dengan senang.


"aku terkejut kau bisa membuatnya dalam waktu satu Minggu, terimakasih telah menolongku menangkap pencuri itu. " kata Nia dengan tenang.


"oh, ya, sama-sama, kalau begitu aku pergi dulu. " kata seka yang pipinya memerah dan langsung berlari pergi.


"dia itu kenapa ?. " tanya Yuki dengan heran.


setelah kejadian itu, zane dan Yuki pun memutuskan untuk pulang ke rumah, Nia yang sedang dirumahnya, masih memikirkan perkataan terakhir seka sebelum pergi.


"sebenarnya dia kenapa ya. " ucap Nia dengan heran.


BERSAMBUNG.......