Memory In Love Season 1

Memory In Love Season 1
persiapan sebelum ujian tiba



keesokan harinya, seka sudah kembali bersemangat seperti biasa...


"seka, sepertinya kau sudah kembali menjadi dirimu lagi. " kata zane yang baru saja datang ke kelas.


"apa maksudmu, aku memang selalu begini. " kata seka membalas perkataan zane.


"aku bercanda kok, (padahal dari kemarin dia terus menerus murung, apakah dia menyembunyikannya karena malu). " kata zane didalam hatinya.


"seka, jam istirahat bisakah kau membantuku mencari salah satu buku ini... " kata Nia sambil menunjukkan bukunya.


"apa ini, kedengarannya menarik, baiklah, aku akan membantumu. " kata seka dengan bersemangat.


"(setelah kejadian itu, seka dan Nia terlihat semakin dekat, tetapi....). " kata Yuki didalam hatinya sambil melirik melihat seka dan Nia.


"Mira sensei datang !!. " teriak nega sambil duduk di kursinya.


setelah itu Mira sensei pun masuk ke dalam kelas...


"kalian harus bersiap siap untuk mengikuti ujian, ujian tinggal 3 hari lagi, sebaiknya kalian belajarlah dengan bersungguh-sungguh. " kata Mira sensei.


"ujian ya, " ucap seka didalam hatinya.


bel istirahat pun berbunyi, seka dan Nia pun pergi ke perpustakaan untuk mencari buku yang dimaksud Nia, sedangkan zane dan nega pergi ke atap sekolah.


"nega, kenapa kau mengajakku ke sini. " tanya zane dengan heran.


"aku hanya ingin bertanya kepadamu. " pinta nega.


"bertanya apa. " ujar zane.


"hey zane, menurutmu apakah ujian besok itu sulit bagimu. " tanya nega.


"jika kita belajar bersungguh-sungguh, semuanya akan menjadi lebih mudah kan, kita tidak sendirian, kita mempunyai teman untuk belajar, jika ada teman kita tidak akan cepat bosan. " kata zane.


"kau benar, sepertinya tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan, terimakasih telah memberiku saran, zane, sampai jumpa. " kata nega sambil berjalan meninggalkan zane di atap sekolah.


"apakah benar begitu. " ucap zane sambil duduk dan melihat awan.


"tentu saja. " ucap Yuki yang tiba-tiba datang menghampiri zane.


"Yuki, bagaimana kau bisa tahu kalau aku ada disini. " ucap zane dengan terkejut dan heran.


"aku tidak bersembunyi, lagipula kenapa kau mencari ku. " ujar zane.


"aku..... " ucap Yuki langsung dipotong zane.


"jangan berkata yang aneh aneh. " saut zane.


"tidak kok, aku hanya ingin bertanya, apakah seka dan Nia semakin dekat. " tanya Yuki.


"kau masih membahasnya, biarkan saja mereka begitu, jika kau terus menguntit, mereka tidak akan bisa tenang. " jawab zane.


"aku ketahuan ya, bagaimana kau bisa mengetahui ku kalau aku sedang menguntit mereka berdua. " tanya Yuki.


"tentu saja, orang lain bisa menebaknya jika kau sedang menguntit mereka berdua karena caramu menguntit itu.... " jawab zane sambil mengingat ingat kejadian saat Yuki mencoba menguntit seka dan Nia.


"hahaha, hentikan, tidak perlu dibahas, itu memalukan. " ucap Yuki sambil mengingat ingat kejadiannya saat itu.


"kau sendiri yang membahasnya. " ucap zane.


"aku yakin mereka berdua akan merebutkan nilai tertinggi saat ujian besok, benarkan. " kata Yuki.


"ya,(aku kira dia akan mengatakan hal yang aneh aneh lagi). " kata zane didalam hatinya.


mereka berdua pun akhirnya kembali ke kelas karena waktu istirahat telah selesai, sesampainya di kelas zane melihat seka dan Nia sedang membaca sebuah buku bersama nega, setelah begitu lama dikelas, akhirnya bel yang menunjukkan waktu pulang pun berbunyi.


sampai dirumah zane.....


"ujian, sepertinya aku harus serius untuk belajar. " kata zane dengan bersemangat.


"bolehkah aku ikut belajar bersama mu nanti malam. " pinta Yuki.


"tentu saja. " ucap zane.


"benarkah, terimakasih, akan ku buatkan masakan yang enak malam ini. " kata Yuki dengan senang.


"yaa, tidak perlu berlebihan. " kata zane


setelah itu zane pun belajar bersama Yuki di malam hari......


BERSAMBUNG.........