Memory In Love Season 1

Memory In Love Season 1
3 hari sebelum ujian tengah semester



3 hari sebelum ujian......


di sekolahan, ruangan club study.


"aku lelah sekali. " ucap nega sambil terbaring ke lantai.


"kita sudah menghabiskan waktu hampir satu jam untuk belajar. " kata kina.


"aku heran, kenapa kau masih bisa bertahan setelah hampir setengah jam belajar. " tanya Nia melihat seka yang masih membaca buku.


"tentu saja, dirumah aku masih bisa membaca buku selama 2 jam kalau tidak salah. " jawab seka.


"2 jam !!, tidak mungkin, siapa orang dikelas yang sanggup membaca buku selama itu selain kau. " tanya kina dengan terkejut.


"mungkin tidak ada. " jawab seka dengan polos.


"ya iyalah !!. " teriak kina dan Lena.


"hebat. " ucap Nia.


"yaa, itulah seka. " kata zane sambil tersenyum.


"sepertinya kita harus mengakhirinya dulu. " ujar Yuki.


"kau benar, sepertinya ini sudah terlalu lama, ayo semuanya kita pulang sebelum gerbang sekolah ditutup. " kata zane sambil berdiri.


setelah itu mereka semua pun memutuskan untuk pulang ke rumah mereka masing-masing, sebelum pulang zane tidak lupa untuk mengembalikan kunci ruangan club study kepada Mira sensei. lalu setelah itu zane pergi ke toko buku bersama seka untuk mencari dan membeli beberapa buku.


sesampainya di rumah zane.....


"aku lelah sekali, kenapa seka hanya mengajakku pergi ke toko buku, seharusnya aku mengajak Yuki juga. " kata zane didepan pintu hendak masuk ke dalam rumah.


"hehh, kau ingin mengajakku. " ucap Yuki yang tiba-tiba membuka pintu rumah.


"Yuki, kau mendengarnya ?. " tanya zane dengan terkejut.


"sedikit, kau ingin mengajakku kemana, pasar malam, restoran atau..... " jawab Yuki langsung dipotong oleh zane


"tidak !!, sebaiknya kita fokus ujian dulu. " kata zane dengan kesal.


"zane, apakah kau tidak terlalu memaksakan diri untuk belajar selarut ini. " kata Yuki melihat zane yang masih belajar diruang tamu.


"ini sudah jam 12 malam ya. " kata zane melihat jam dengan wajah lelahnya setelah itu tertidur di lantai.


"kau bisa kedinginan disini lho. " kata Yuki sambil menidurkan zane dipangkuan nya.


setelah itu Yuki pun ikut tertidur di ruang tamu saat menidurkan zane dipangkuan nya, lalu di pagi hari, zane terbangun melihat Yuki yang sedang memangku nya.


"eh, Yuki. " ucap zane terbangun dan melihat Yuki yang sedang memangku nya.


"ooh, kau sudah bangun ya. " kata Yuki sambil tersenyum.


"ya, maaf, aku ketiduran disini. " ucap zane sambil mencoba duduk.


"tidak apa-apa kok, dulu kau juga sering melakukannya kepadaku. " kata Yuki mengingat masa kecilnya dulu saat zane memangku nya.


"ooh, ya, itu sudah lama sekali. " ucap zane yang juga mengingatnya.


setelah beberapa lama, mereka berdua pun pergi bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah, lalu ditengah perjalanan.....


"zane, apakah aku boleh menanyakan sesuatu. " ujar Yuki.


"apa ?. " ucap zane.


"apakah aku sudah berbeda dari yang dulu. " tanya Yuki sambil melihat kebawah.


"tidak, walaupun penampilanmu sudah berbeda, tapi kau masihlah dirimu yang dulu. " kata zane mengehentikan langkah kakinya.


"zane, terimakasih. " ucap Yuki dengan meneteskan air mata sambil memeluk zane dari belakang.


"heh, untuk apa ?. " tanya zane dengan heran.


"untuk segalanya. " jawab Yuki sambil tersenyum.


setelah itu mereka berdua pun melanjutkan perjalanan mereka menuju ke sekolah.


BERSAMBUNG.........