Memory In Love Season 1

Memory In Love Season 1
teka teki masalah seka



disekolah, zane seperti biasa datang ke kelas bersama Yuki, zane melihat seka dari bangkunya terlihat tidak begitu bersemangat.


"seka, kemarin apakah kau baik-baik saja ?. " tanya zane menghampiri seka di tempat duduknya.


"oh, zane, tidak apa-apa kok, bisakah kau ikut aku ke atap sekolah saat waktu istirahat nanti. " pinta seka.


"baiklah. " jawab zane dengan heran.


setelah itu Mira sensei pun datang ke kelas dan memulai pelajarannya, setelah hampir jam istirahat, Mira sensei memberikan informasi tentang ujian tengah semester yang akan datang.


"sebelum istirahat, sensei akan memberikan informasi tentang ujian yang akan datang, ujian itu akan diadakan di bulan depan, kalian harus banyak belajar ya. " kata Mira sensei menyampaikan informasi tentang ujian.


"apa !!, bulan depan. " teriak beberapa murid yang terkejut.


"tidak masalah, kita sudah mempersiapkan diri kita, benarkan, seka. " kata zane sambil melihat seka yang melamun.


"iya, benar. " ucap seka yang baru saja melamun.


jam istirahat pun tiba, zane teringat dengan perkataan seka untuk pergi ke atap sekolah.


"seka, maaf membuatmu menunggu. " kata zane yang baru saja sampai di atap sekolah.


"tidak apa-apa kok, duduklah. " kata seka sambil menyuruh zane untuk duduk.


"lalu, ada apa kau mengajakku kemari. " tanya zane.


"satu bulan lagi ujian ya, aku sudah tidak sabar menunggunya. " kata seka sambil tersenyum melihat langit.


"ku kira kau tidak mendengar apa yang dikatakan oleh Mira sensei karena kau seperti sedang melamun. " kata zane.


"aku memang sedang melamun, tapi aku mendengar apa yang dikatakan oleh Mira sensei kok. " kata seka.


"maksudku, maksudku adalah, tidak, aku tidak bisa mengatakannya, jika kau tahu maksudku, datanglah kepadaku. " kata seka.


"apakah ini teka teki ?, kau selalu mengatakannya jika kau sedang mempunyai masalah. " tanya zane mulai serius.


"sudah kuduga kau akan mengetahuinya, ya, begitulah, itu saja yang ingin aku katakan kepada mu, ini antara kita berdua, jangan beritahu siapapun tentang ini, zane. " kata seka sambil berjalan meninggalkan zane.


"begitu ya, sebenarnya apa masalahmu kali ini, seka. " ucap zane didalam hatinya.


setelah itu saat pulang dari sekolah, zane terlihat murung di depan rumahnya.


"selamat datang, kenapa denganmu, kau terlihat murung. " tanya Yuki yang membuka pintu rumah.


"aku baik-baik saja kok, bisa aku masuk. " jawab zane sambil berjalan masuk kedalam rumahnya.


"oh, ya. " ucap Yuki dengan heran.


zane masih memikirkan perkataan seka yang ingin mengatakan maksudnya.


"zane, jangan melamun terus, apakah kau sedang bertengkar dengan seka ?, aku mendengar kalian berdua pergi ke atap sekolah untuk membicarakan hal yang serius. " tanya Yuki.


"tunggu, itu gosip dari kina kan, dasar dia itu, aku tidak bertengkar dengan seka kok, aku hanya berbicara tentang ujian yang akan kita lakukan bulan depan, itu saja. " jawab zane.


"begitu ya, maaf, aku berbicara yang tidak tidak. " kata Yuki sambil memegang tangan zane.


"ya, tidak apa apa kok, aku sedang ingin sendirian, tolong jangan ganggu aku sebentar. " kata zane sambil berjalan menuju kamarnya.


"dia itu kenapa, sepertinya ada yang dia sembunyikan dariku, apakah aku harus menyelidikinya, tidak, tidak, aku akan dimarahi oleh mereka berdua jika aku menguntit, tapi aku ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi, dasar zane. " kata Yuki dengan kesal.


BERSAMBUNG.........