
"sebaiknya kalian duduklah terlebih dahulu. " ucap Mira sensei dengan santai.
mereka semua pun duduk di kursi yang kosong di dekat Mira sensei, setelah itu Mira sensei melanjutkan pembicaraannya.
"kenapa sensei memanggil kami semua ke kantor ?. " tanya zane yang penasaran.
"kalian pasti sudah tahu kan tentang club eksekul di sekolah ini yang baru saja dibentuk oleh sekolah tahun ini. " ucap Mira sensei.
"ya, sensei, memangnya apakah tahun sebelumnya tidak ada club sekolah. " tanya Yuki.
"tentu saja ada, tetapi dulu club sekolah ini hanya sedikit dan beberapa murid saja yang aktif dalam club, jadi aku ingin kalian semua masuk di club yang sudah sensei siapkan untuk kalian, club ini pasti cocok untuk keahlian kalian yang mempunyai semangat belajar. " kata Mira sensei.
"oh, jadi sensei ingin kami satu club begitu, lalu club apa yang sensei siapkan untuk kami. " kata seka.
"pertanyaan yang bagus seka, club yang sensei siapkan untuk kalian adalah club study. " kata Mira sensei sambil memberikan jempol ke arah seka.
"club study, lalu kegiatan apa saja yang bisa dilakukan club study, sensei ?. " tanya nega.
"kegiatan belajar mengajar, aku sendiri yang akan menjadi pembimbing untuk club study. " kata Mira sensei.
"kegiatan belajar mengajar, apakah hanya itu saja, sensei ?. " tanya zane.
"ya, kelihatannya hanya itu saja tetapi jangan lupa jika belajar itu membutuhkan waktu yang lama, apalagi tugas dari club study adalah membantu siswa yang kesulitan dalam belajar sekarang ini. " kata Mira sensei.
"oh, begitu ya, sepertinya menyenangkan. " ucap Lena.
"zane, kau yang akan menjadi ketua dari club study, jadi bimbinglah mereka. " ucap Mira sensei.
"tapi sensei, kenapa aku. " tanya zane dengan ragu ragu.
"jangan mengeluh, ini kunci ruangan club study, ruangan itu ada di paling pojok kelas kalian, kalian tidak akan kesulitan untuk kesana. " kata Mira sensei sambil memberikan kunci ruangan club study ke tangan zane.
mereka semua pun akhirnya memutuskan untuk pergi melihat ruangan club study, sesampainya di sana.....
"wah, ternyata ruangannya cukup besar. " ucap Yuki.
"oh, iya, sensei, kenapa ruangan ini penuh dengan rak buku seperti perpustakaan. " tanya zane dengan heran.
"memang dulunya ini adalah perpustakaan, tetapi ruangan ini sudah tidak terpakai, jadi aku berfikir jika ruangan ini bisa menjadi ruangan bagi club study untuk kegiatan belajar mengajar, kalau kalian sudah selesai, kalian bisa ke kantor untuk mengembalikan kuncinya ke sensei, aku akan menunggu kalian. " kata Mira sensei sambil meninggalkan mereka di dalam ruangan club study.
"baiklah, semuanya, ayo kita bersihkan ruangan ini dengan segera. " kata zane.
setelah lama membersihkan ruangan club study, akhirnya mereka memutuskan untuk pulang.
"kalau begitu, ayo kita pulang dulu, sudah hampir satu jam kita membersihkan ruangan ini. " kata seka.
"kau benar, aku akan mengembalikan kunci ini kepada Mira sensei, kalian pulanglah duluan. " kata zane.
"baiklah, kami serahkan sisanya kepadamu, zane. " kata nega.
"ya, serahkan saja kepadaku. " ucap zane.
"zane, aku akan menemanimu mengembalikan kunci ke kantor. " kata Yuki sambil tersenyum.
"Yuki, terimakasih. " ucap zane sambil mengunci pintu ruangan club study lalu berjalan menuju kantor.
"zane, apakah kau tidak ingin menjadi ketua club ?. " tanya Yuki dengan murung.
"bukannya tidak mau, tetapi aku tidak pernah menjadi ketua sebelumnya, jadi aku masih belum berpengalaman. " kata zane.
"begitu ya, tetapi sekarang ini kau sudah menjadi ketua rumah kan. " kata Yuki.
"hmm, apa maksudmu ?. " tanya zane dengan heran.
"bukankah kau adalah ketua rumah saat orang tua kita pergi, ayahku mempercayakan ku padamu, begitu kan katanya. " jawab Yuki.
"yaa, aku tidak tahu itu, tapi sepertinya ayahmu berkata seperti itu kepadaku sebelumnya. " kata zane.
"benarkan. " ucap Yuki sambil tersenyum memandangi zane.
"(sebenarnya dia menganggap ku sebagai apa sekarang). " kata zane di dalam hatinya.
sesampainya di kantor....
"Mira sensei, ini kunci ruangan club study. " ucap zane.
"ya, kalian sudah mau pulangkan ?, hati hati di jalan. " ucap Mira sensei.
"terimakasih, Mira sensei. " ucap zane setelah itu langsung pergi meninggalkan kantor.
zane dan Yuki pun berjalan pulang dari sekolah sambil mengobrol saat di perjalanan ke rumah, sesampainya di rumah, Yuki langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan sedangkan zane duduk di sofa sambil membaca novel.
BERSAMBUNG..........