
Orang yang tadi ribut dengan Zane dan anggel sudah pergi dari kelas itu. Mungkin mereka sudah berada di Kantin atau mungkin di tempat lain.
Sedangkan maira masih penasaran dengan kata kata yang di ucapkan anggel. Sepupu? sepupu dari mana? Ayah nya bilang ia anak tunggal dan dari keluarganya di bandung ia hanya punya sepupu laki laki. Bagaimana bisa ia memiliki sepupu perempuan seumurannya.
" Njell tapi kamu bilang dia sepupu aku kok bisa? " Tanya maira penasaran
" Iya dia sepupu kamu Risa Yoshiki Fergie"
ucap Zane meyakinkan
" Aku gak punya sepupu perempuan! Bundaku cuman memiliki adik perempuan dan keponakan nya semua laki laki! Gak ada tuh yang perempuan. Bahkan sepupu sepupu ku tinggal barang di Bandung" ucap maira
" Iya bukan di Bandung, tapi di Jakarta mai, itu sepupu dari ayah kamu!!!!" ucap Zane dan di angguki oleh anggel
" Gimana bisa? ayah aku bilang dia anak tunggal yang di telantarin oleh keluarga nya, ah jangan jangan yang di panti asuhan?" ucapnya tak percaya juga bertanya.
"bukan! bukan dari panti. tapi Iya bener juga sih di telantarin, tapi tapi masa gak tau kamu punya uncle? " Tanya anggel dan mendapat gelengan dari maira
" kamu tahu kakek Fergie? " Tanya anggel
" Tau dia kakak aku. tapi kakek jahet banget, dia bilang aku bukan anak ayah bunda, terus bilang anak pembawa sial, anak pengadudomba lah, bahkan dia gak pernah jenguk aku di Bandung. cuman oma doang yang pernah jenguk aku itupun cuman bisa di hitung jari selama ini. Tapi_...." Ucap maira sedih
" Kenapa?" Ucap Zane penasaran
" Adik aku di sayang banget,,, dia bilang adik aku calon penerus, sedangkan aku cuman bisa apa?" Ucap maira sedih
" Gila tu orang, emang sih nyeremin kalo aku liat dia lagi berkunjung ke rumah kamu" jawab anggel
" Tapi sekarang sih dia sedikit luluh walaupun masih dingin dan kaku" ucap maira " tapi kok aku bisa sepupu an sama dia?" Tanya maira lagi yang masih saja bingung
" Dia anak uncle yanderk" ucap Zane
" Siapa dia?" Tanya maira tak tau. Memang sedari dulu ayahnya tidak pernah mengenalkannya pada keluarga nya itu, ia hanya bilang ia di telantar kan. Dan baru bilang saat maira berumur 12 tahun itupun tidak semuanya di ceritakan sang ayah. sang ayah hanya bilang ia tinggal di panti asuhan yang 2 hari lalu maira kunjungi.
" Dia uncle kamu! Tapi dia udah gak ada saat kamu umur 1 atau 2 tahun makanya kamu pasti gak inget!" Jawab anggel
" Dia bapaknya anak yang tadi itu?" Tanya maira dan di angguki oleh kedua temannya itu.
" Jadi gini mai... " Ucap zane
Ayah dan uncle mairaitu saing buat mendapatkan ibu maira, ayah dan uncle maira itu kembar tapi sifat mereka bertolak belakang, ayah maira itu soft, baik, pinter, ramah dll sedangkan uncle maira galak, kasar, suka mainin wanita dll. Jadi, ibu maira lebih memilih ayah maira lah yang baik, terus uncle maira gak terima dia bilang ke ayahnya, dan ayahnya mihak uncle maira karena dia itu sudah sakit sakitan dari kecil dan dia itu anak kesayangan , biasalah orang tua yang pilih kasih.
Nah ayah maira di suruh meninggalkan bunda maira dengan alasan kesehatan uncle maira. tapi ayah maira tak mau dan ngebangkan orang tuanya,sifat ayah maira walaupun baik dan soft tapi ia juga keras kepala, jika sudah menyangkut hidupnya. Lalu ayah maira di usir dari kediaman keluarga Fergie dan di coret dari kartu keluarga. Jadi Ayah maira usaha mati Matian sendiri. lalu setelah itu membangun hotel di bantu oleh ayahnya Samuel, dan tak lama bekerja sama dengan restoran bunda maira.
Jika ada yang bertanya dari mana ayah maira memiliki uang, jawaban semasa dia SMA sampai kuliah dia sudah bekerja, dari mulai o.b, pedagang,juga mengajar anak anak SD, Dan yang selebihnya uang dari tabungan lamanya. Lalu biaya kuliahnya dari mana? Jawaban nya adalah beasiswa yang full dari universitas itu.
Setelah sukses baru ngelamar bunda maira. Nah mereka nikah dan gak ngundang keluarga dari ayah maira. Selang beberapa bulan ibu maira hamil tapi dengan sengajanya uncle maira menggugurkan kandungan nya, uncle maira beberapa kali ngegugurin kandungannya sampe orang tua maira pindah ke Amerika, mereka tinggal di sana selama kurang lebih 2 sampai 3 tahun.
Pada saat pulang ke indo mereka di kejutkan dengan uncle maira yang sudah menghamili seorang model ternama dan dari keluarga yang berada, anak itu seumur maira. karena uncle nya tidak suka dan tidak mau tanggung jawab karena ia benci model itu, juga karena pengaruh dari alkohol yang membuat berbuat demikian, akhirnya anak itu di telantar kan dan di urus oleh orang tua maira.
sampai sampai maira harus di titipkan di kedua kakek dan neneknya. ahk Risa di ambil kembali oleh ibunya saat ia berumur 7 tahun, dan ibunya sudah menikah dengan pengusaha di kala itu. juga tak lama Risa mendapat seorang adik perempuan.
ya pada saat Risa berumur 2 tahun uncle maira meninggal dunia yang di sebabkan oleh alkohol yang berlebihan.
" Terus anak uncle aku itu dia?" Tanya maira penasaran. Zane hanya mengangguk saja, mungkin ia capek telah berbicara panjang lebar.
" Kalian semua mengobrol terus! Dari tadi bel istirahat sudah berbunyi tahu!" Ucap aries sambil meninggalkan 3 sekawan itu
" Hahah sampe lupa" jawab zane sembari berdiri dan ingin melangkah kan kakinya keluar
" Mai mau ke kantin?" Tanya anggel
" Aku bawa bekal" ucap maira sambil membuka bekalnya itu. Di sana terdapat nasi putih, sayuran seperti wortel, sawi, brokoli dll. Juga ada daging ayam ,buah jeruk dan apel yang sudah di kupas dan 2 buah kotak susu
" Wih masakan Tante itvi pasti enak" ucap Zane sambil mengambil daging ayam di sana dan hanya mendapat tatapan tajam dari anggel
" Makan di kantin aja, sama lu Zane makan mulu ish" ucap anggel
" Ya udah,, gak papa njell lagian aku gak makan nasi sama lauknya kalo kamu mau makan aja" ucap maira pada anggel dan zane, Zane langsung menyambar makanan itu
" Dasar malu maluain" dengus anggel