
" ehk kalo jalantuh pake MATA sama pake OTAK" ucap siswi yang baru saja menabrak maira
" Gak perlu di pake udah nempel dari lahir" ucap maira sinis sambil berdiri dari tempat tersebut
"eh berani ya lo,,,siapa sih lo?" tanyanya lagi menatap maira dari atas sampai bawah
Maira hanya menunjuk nametag nya saja, maira tak ingin mencari ribut,karena ini hari pertama nya masuk sekolah. Masa baru masuk sudah banyak musuh.
"anak baru ya?" tanyanya sinis, maira hanya mengangguk. Maira tak mengeluarkan sepatah katapun lagi
"gak sopan banget ya lo,cepet minta maaf" ucapnya sambil memerintahkan untuk meminta maaf
"ya udah aku minta maaf kakak" ucap maira minta maaf, lalu melangkahkan kakinya pergi. Namun, tangannya di pegang oleh siswi itu.
"tunggu mau kemana? gak sopan tau! cepet minta maaf yang bener!! dasar KAMPUNGAN" ucapnya lagi sambil berteriak kampungan di depan wajah maira
Maira hanya menghela nafas berat. Maira benar benar tak ingin mencari ribut, ya karena sekarang posisi maira sudah di kerumuni para siswa dan siswi SMA ini.
"maaf ya kakak" ucap maira lagi, maira juga sudah mencoba melangkahkan kakinya lagi
"dasar kampungan!!!" ucap siswi itu,entah ingin mengajak ribut atau mencari perhatian. Maira menghentikan lagi langkah nya lalu menatap siswi itu
" iya saya kampungan tapi saya gak pernah cari perhatian kayak kamu!" ucapnya geram,yang akhirnya menanggapi ocehan siswi itu.
"apa kamu bilang? heh kurang ajar!" ucapnya tak terima
"terus apa? Aku udah minta maaf 2 kali loh" ucap maira yang sudah tidak tahan.
"berani ya kamu!!!!" ucapnya ,,,ia sudah menggangkat tangannya ingin menampar
pritt....
Suara peluit seperti tukang parkir terdengar begitu nyaring di telinga, sampai sampai menusuk gendang telinga maira.
"BUBAR SEMUANYA !!!" teriak laki laki membelah kerumunan itu,ia terlihat memakai jas, sepertinya itu jas OSIS.
"kkk..kakak daniel?" ucap wanita itu gagap. Ya itu adalah Daniel Radcliffe maksi si ketua OSIS .
"ikut saya!!!" perintah Daniel entah kepada siapa itu
"siapa" tanya maira yang sudah celingak celinguk ke kanan dan ke kiri. si siswi itu hanya menunduk saja entah kenapa kegarangannya menciut. 'tadi aja teriak teriak sekarang aja menciut kaya kerupuk alot' cibir maira dalam hati
"KAMU" ucap Daniel tegas menunjuk maira. Daniel sudah melangkah jauh di depan, sedangkan maira masih di tempatnya lalu berlari mengikutinya, siswi itu masih saja diam menunduk.
maira hanya mengomel karna langkahnya sangat besar. ya karna Daniel itu tinggi sedangkan maira pendeknya hanya sampai dada daniel saja.
' ya ampun cepet banget si jalannya, cape tau!mentang mentang tinggi menjulang jadi seenaknya sama yg pendek. Dah gitu dingin banget. tapi ganteng juga sih. apalagi suaranya behh bikin hati enek goyang. Oh iya aku mau di bawa kemana ya? Jangan jangan ke ruang BK? Aa... masa baru masuk udah ada catatan hitam si..' pikiran maira bercampur menjadi satu rasa kagum, penasaran, kesal, bingung semuanya tercampur di otak maira.
"lama benget si jalannya! trus ngapain bengong di sana?" ucapnya dingin
"kaki saya kan pendek" jawab maira sambil berlari, lalu menggangkat kepala keatas
"itu ruang guru, kamu masuk aja ! anak baru kan?" tunjuknya kepada pintu yang menjulang tinggi dan di sana ada tulisan RUANG GURU.
"makasih kak" ucap maira. Namun Daniel sudah melangkah pergi begitu saja 'dih sombong banget, udah gitu gak di anterin masuk apa? dasar! tapi kok dia bisa tau? apa jangan jangan bisa baca pikiran?'ucap maira dalam hati lalu ia mengutuk pintu besar itu
tokk...
tookkk...
tokkkk...
"permisi pak Bu selamat pagi!" ujar maira melangkah masuk ke dalam
Di sisi lain ada 2 orang guru yang masih berada di ruangannya, mereka belum pergi ke kelas karena menunggu anak baru.
Guru tersebut hanya mengobrol ringan tentang masalah anak anak, juga beberapa kali memuji kelasnya. Namun tak lama ada suara juga sesosok orang yang datang menghampiri mereka.
"permisi Bu selamat pagi!" ujar maira melangkah masuk dan mendekat ke arah kursi sofa di sana. terdapat 2 sosok manusia di lihatnya
"iya pagi juga... kamu siswi baru itu kan?" tanya Bu Anna
"iya bu" jawab maira tersenyum manis sambil menunduk
"siapa nama kamu?" tanya guru lain di sebelah nya itu
"maira putri vels bu" jawab maira tersenyum
"kamu kelas 10 IPA-1 ya?" tanya lagi guru itu
Maira mengangguk kepala nya saja, karena maira lupa kelasnya berada di kelas apa, dimana dan letakkan pun ia tak tau.
"saya ke kelas dulu ya bu... dan kamu ikut saya,saya wali kelasnya perkenalkan nama saya Bu anna" ucap Bu Anna, Bu Anna pun melangkah ke luar ruangan tersebut.
Maira pun mengikuti wali kelasnya,tak lupa maira juga berpamitan kepada guru yang masih ada di sana.
………
Di kelas 10 IPA-1 sudah riuh dengan siswa dan siswi, sebab Bu anna belum datang ke kelas. Juga kabar akan kedatangan murid baru yang menambah riuh dan ricuh kecal
ehemmmm.... Demehen sang ketua kelas "jangan berisik tunggu saja Bu Anna sebentar lagi sampai, baru juga 5 menit masuknya nanti kalo sudah 10 menit baru saya akan susul!" ucapnya
tak lama suara langkah kaki terdengar, lalu pintu terbuka menampakan 2 orang wanita di sana,yang satu memakai seragam seperti yang lain sedangkan yang satunya lagi sudah memakai seragam guru.
"selamat pagi anak anak!" sapa Bu Anna
"selamat pagi bu" kompak seluruh siswa
"maaf saya agak telat. oh ya kalian kedatangan murid baru, silahkan perkenalkan nama kamu!" ucap Bu Anna, dan mendapat anggukan dari semua murid nya. maira pun melangkah satu langkah dan memperkenalkan dirinnya
"hallo selamat pagi semua, perkenalkan nama saya maira putri vels,, saya pindahan dari bandung" ucap maira. Maira mengikat kuda rambutnya lalu ada poni yang menutupi dahi dan sedikit alisnya tertutupi
"hallo juga maira" jawab siswa yg lain
'cantik bro'
'hai udh punya pacar belum?'
'dih anak kampung'
'cupu'
'vels?'
' vels bukannya hotel yang berbintang itu?'
Itulah yang di dengar oleh maira. maira hanya tersenyum manis tidak mendengarkan ocehan dari murid murid itu.
"maira kamu duduk di belakang ya, sama ketua kelas,ketua kelas gak ada yang ngisi kan bangkunya selain kamu? coba angkat tangan!" ucap Bu Anna
"Tidak ada Bu " ucap ketua kelas itu samabil berdiri
"kamu duduk di situ ya!" perintah Bu Anna
"iya bu" jawab maira ,maira melangkah ke bangku belakang.