MAIRA

MAIRA
5. baru masuk di suruh mikir?!



" hah?!" Ucap siswa serentak


" Pak kita belum persiapan pak!" Teriak siswa cowok dari belakang


" Bener pak kok dadakan sih" ucap lagi yang lain


" Persiapan apaan?, Mau ngelahirin pake persiapa hah? atau mau lomba lari harus persiapan?! ini kan cuman ulangan harian pasti kalian udah belajar pas malem kan?" Tanya pak Lukman itu sambil membuka kertas ulangan


" Belum belajar pak kemaren ada tugas lain jadi ngerjain tugas lain pak sampe malem" ucap siswi dengan rambut yang di beri jepitan warna warni


" Makanya kalo tugas tuh di kerjain pada waktunya, bukan pas udah mepet baru di kerjain. Suruh siapa males malesan. Walaupun kalian anak orang kaya kalo males gimana sama penerus keluarga yang ada langsung ancur tu keluarga gara gara kalian terlalu leha leha!" Ceramah pak pak Lukman lagi


" Tap-" ucap sisiwa yang lain supaya tidak ulangan


" Gak ada tapi tapian kalian boleh liat buku tapi gak boleh kerja sama inget!" Ucap pak Lukman


Ya memang benar adanya buku matematika para siswa dan siswi tidak di kumpulkan, tapi sebagai gantinya mau tak mau harus mengumpulkan handphone.


" Pak... Ada anak baru ini gimana?" Tanya aries pada guru tersebut


" Ikut aja,,, nanti kalo remed baru tanya ke orang sama pinjem buku orang lain aja" jawab pak Lukman enteng


" Hah?!" Jawab maira ' enak banget tu gurung nomong nya,,serasa gak ada beban apa!' gumam maira dalam hati


Ya maira hanya bisa mengumpat dalam hatinya saja, mungkin semua siswa juga sedang mengumpat sekarang ini. Bagaimana tak mengumpat dengan 5 soal, namun dalam soal ini beranak semua. Hahaha semacam baso berak, jadi lapar kan.


Soal yang beranak semua juga mata pelajaran yang bukan untuk kelas yang seharusnya, ya soal itu adalah soal SMP tapi rumusnya lebih banyak versi juga sangat sangat rumit. Semacam pertanyaan yang menjebak.


Semua siswa pun ricuh kembali karena soalnya tidak sesuai dengan apa yang di pelajari selama beberapa bulan ini. Tapi yang di dapat tak sesui dengan ekspektasi.


"Semuanya diam!. Bagus bagus itu pelajaran waktu SMP, syukur saya berikan yang itu gimana kalo gak di kasih pelajar smp kalian mau saya kasih pelajaran kelas 12? Lagian itukan cuma 5 soal, kalo kalian remed bapak kasih 35 soal esai nanti. Udah cepet kerjain waktunya 30 meneit lagi" ucap pak Lukman sambil melihat lihat jam yang melingkar di tangannya.


" Hah" jawab siswa serentak mendengar jika remed akan di berikan 34 soal


' iya cuman 5 soal, tapi beranak semua pak. Terus 1 soal tapi rumusnya 1 halaman. 1 soal kaya kereta api tau gak pak' Mungin itu yang di ucapkan seluruh siswa di sana termasuk maira.


" Cepet kerjain, walau nanti salah jawabannya saya gak kasih kalian nol kok tenang aja" ucap pak Lukman


" Di kasih berapa pak?" Tanya siswa yang berkacamata tebal itu


" Saya kasih 10" ucap pak Lukman sambil berjalan mengelilingi siswa


" 100 pak?" Tanya si pria dengan behel itu


" 10 sayang" ucap pak Lukman manis. Namun menyeramkan


Ya hanya di berikan nilai 10 bukan 100 tekankan itu. Pak Lukman ini termasuk guru yang sangat supel,kiler, juga sangat amat ketat kepada semua siswa bahkan guru guru pun banyak yang segan dengan pak Lukman,juga banyak yang menghormati beliau.


"Banyak tanya saya ambil kertas ulangannya" ucap pak Lukman


" Iiiiya pak.jangan ambil pak! "


Suasana di sana sangat hening hanya langkah pak Lukman saja yang terdengar dan menggema di setiap sudut ruangan. Karena semua siswa mengerjakan dengan sungguh sungguh,walaupun asal asalan yang penting di isi, terserah nilainnya mau di beri berapa saja, yang penting satu yaitu di isi.


" Sudah satu jam jadi saya ambil kertas jawabannya, jika sudah di kumpulan semua bawa ke meja bapak ya ketua kelas. Terus kalian ada waktu sekitar setengah jam lagi, kalian bebas mau ngapain aja! mau kayang, mau jungkir balik, juga saya gak peduli" Ucap pak Lukman sembari pergi begitu saja meninggalkan ruang kelas yang sudah bergemuruh


" Jamkos pak? " Tanya siswa serentak


" Iya asal jangan ribut aja, tadi ada rapat kayaknya jadi kemungkinan kalian pulang cepat di istirahat ke 2" ucapnya. Lalu pergi meninggalkan siswa yang sedang riweh itu ,di ekori oleh si ketua kelas dari belakang membawa kertas ulangannya.


HOREEE....


Itulah sorakan dari para siswa, ada yang ke kakantin, ada yang tidur, ada yang dandan, juga ada yang main hp, nari nari gak jelas ,ada juga yang ngobrol bahkan ada yang ngedrakor, anime, game, dan lain sebagainya.


Zane dan anggela yang dari tadi diam saja karena mengerjakan dengan seruis sekarang sudah berkicau lagi. Zane dan anggel menghadap ke belakang untuk mengobrol lagi dengan maira


" Ya ampun tadi aku asal asalan semua tau gak ish. semua soal beranak semua tau gak , kaya baso aja tau. Eh jadi laper lagi tuh kan! " ucap Zane menghadap ke belakang sambil memegang perutnya


Anggel yang sudah tau sifat Zane hanya menghela nafas panjang. Mungkin anggel tak habis pikir dengan sifat yang mudah laparnya itu, dan entah ada apa di dalam perutnya sampai sampai bisa selalu lapar.


" Eh ketua kelas udh balik" ucap Zane kepada aries. Sedangkan aries hanya mendudukan dirinya lagi di kursi dan membaca buku tebal.


" Gak cape apa itu otak ,, baru aja loh ulangan masa mau baca buku kagi" ucap maira melihat buku yang sangat tebal


" Otak akan selalu menerima pelajaran apa saja, gak akan ada yang namanya otak penuh, karena otak tidak akan membesar dan juga mengecil, otak akan selalu menyerap apa yang kita pelajari. Tergantung pada kitanya sekarang , apakah bisa menerima dan mencerna dengan baik, juga memahami pelajaran tersebut atau tidak" ucap aries panjang lebar. maira dibuat menganga kembali mendengar setiap perkataan aries


" Emang gitu dari orok?" Tanya maira pada Zane dan juga anggel. Dan hanya mendapat anggukan dari keduanya.


"Di kasih makan kamus sama orang tuanya? Atau gak sengaja nelen aipad papanya atau jangan jangan nelem komputer yang lagi buka google atau eklospedia?" Tanya maira heran


" Kalian membicarakan saya? Saya bisa mendengarnya! jarak saya dan kalian hanya 15 cm saja." Ucap aries


" Saya di beri makan sewajarnya manusia kok gak ada yang aneh. Saya hanya memakan nasi sebagai karbohidrat, buah dan sayur sebagai vitamin, lauk seperti ayam, tempe, tahu, daging sapi sebagai protein. Lalu meminum susu supaya mendapat kalsium, juga lemak dari minyak goreng, garam dari masakan dan juga mineral dari air yang sehari hari kita minum" tuturnya lagi. maira hanya diam, apakah ia bisa bertahan selama beberapa tahun bersamanya?


" Sabar mai, kita aja yang udah lebih dari 15 tahun sabar ngadepinnya" ucap Zane menepuk nepuk bahu maira


" Iya sabar,,, hebat ya kalian bisa ngadepin dia selama kurang lebih 15, kalo aku sehari aja serasa mau nenggelemin di rawa buaya" ucap maira mendrama dan dengan senyum khasnya yang sedikit menyeramkan


" Tadinya sih mau,cuman... karena imut, sama nanti emaknya takut gak bisa buat lagi hahahaha " ucap anggel


" Kantin kuy" ucap Zane lagi


Mereka bertiga pun sudah berdiri, namun maira masih terhalang oleh aries, aries tidak mau memberikan maira jalan karena ini masih jam pelajaran.


" Aries boleh minggir sebentar gak?" Tanya maira baik baik


"Tidak boleh" ucap aries kekeuh


"Mengap-" ucap maira dengan bahasa baku "ehk-"