
di ArRahman Corp
"Hasil persentasi kamu bagus dan manyakinkan para dewan Penguji dan Selamat ya Dea kamu sekarang Jadi Manager Area, ini SK kamu silahkan tanda tangani" Jaya menjabat tangan Gadis cantik Dan berani bernama Dea,
"Terima kasih pak Jay, Alhamdulillah perjuangan saya membuahkan hasil" Dea tersenyum cerah dan menerima jabatan tangan Jaya yang seorang Branch Manager ArRahman 1. Dea melangkah penuh semangat keluar menuju Lobby dan terhenti pada sudut Mading informasi memeperhatikan sebuah Foto dan berubah sendu.
"Kak Kamu dimana sekarang, aku kangen aku lagi bahagia kamu ga tau dimana?? " Dea Memandangi sebuah foto wanita cantik yang sedang tersenyum cerah yang selama ini dia anggap kakaknya yang terpajang di mading kantor dengan Caption Karyawan terbaik selalu ada di hati kita.
"Ting..."
Suara pintu lift terbuka keluar 3 Orang pria berbadan tegap dan tampan menuju lobi. dan seorang pria memisahkan pamit memisahkan diri.
"Bray lo berdua duluan aja nanti gw susul" Jaya meminta izin kepada dua orang sahabat nya, karena Jaya melihat gadis yang tadi bersama nya dalam ruang peraentasi sedang berada di pojok mading perusahaan.
"Gih dah buruan, oh ya pesenin kopi sekalian masa sebat ga ada kopi nya. " ujar Adhan
*Sebat ( Merokok) *
"Ogheeey" Jaya menuju Coffee area yang ada di Loby kantor dan menghampiri gadis yang sedang sendu menatap Mading
"Hey kamu belom pulang De?? " tanya Jaya yang melihat Dea masih berdiri di Mading kantor,
"Eh pak Jay, belom pak saya lagi rindu kakak saya yang foto nya ada di Mading, " balas Dea
"Oh Jannah kakak kamu ternyata, pantas saja kamu dan dia bisa jadi yang terbaik"
"Bukan kandung sih pak, Tapi dia itu udah saya anggap kakak saya sendiri secara kita kan dulu satu toko dan kadang saya nginep di rumah dia kadang dia ke Kosan saya, Eh pak Jay masih punya kontak nya kak Jannah?? " tanya Dea penuh harap
"wah saya pikir kamu saudara kandung, kayanya nomornya udah ga aktif deh, oh ya de saya duluan ya kasian si Bos nungguin " Jaya pergi keluar loby menghampiri 2 orang sahabat nya yang sedang duduk di area Parkir sambil merokok, sebelum keluar dari lobi dari arah Kafetaria Jaya yang nama nya di panggil menengok.
"Pak Jay kopi nya taro dimana?? Tanya Sumi sambil membawa 3 cangkir kopi pesanannya,
" Sini Sum gw yang bawa aja, " Jaya meraih nampan dan membawa nya keluar loby
"Cangkir nya jangan lupa dibawa lagi, awas aja kalo ga dibawa!! Sumi setengah berteriak ke pada Jaya.
" Iya Bawel " ucap Jaya membawa kopi keluar lobi, Jaya berjalan ke arah pojokan parkiran.
Sementara di pojok Parkiran dua orang pria tampan sedang menunggu Jaya dengan sebatang roko ditangannya masing-masing.
"Silahkan tuan kopinya"
"LAMA... TAU GA LAAAAMAAAA bikin kopi aja lama gimana mau dapet Jodoh, hahahahaha " Ujar Ghani kepada Jaya meledek
"Hey tuan anda disini JOMBLO, jadi sesama JOMBLO janganlah saling menghina," tak terima atas perkataan sahabat sekaligus bosnya.
"Bos Lo punya kaca ga di rumah atau ga di ruangan lo?? kalo ga punya tuh depan loby kan pintu nya kan bening bisa lo pake buat ngaca" Adhan menyindir bos nya. ditatap dengan tatapan tajam Ghani seolah membunuh.
"Hmmm" dengus Ghani
"Hahahahahhaha, makanya jangan suka ngebully orang kalo nasib lo juga sama" ujar Jaya "Dan lo juga JOMBLO Dhan "
"Set**n lo ya udah gw bela malah nusuk gw " adhan kesal , Ghani Dan Jaya tertawa terbahak - bahak lihat muka judes Adhan keluar.
Mereka bertiga larut dengan rokok dan kopi sambil ngobrol Dan bercanda
"Bos kayanya kita mesti bikin smoking area deh buat kita nyebat, masa kita nyabat udah kaya anak STM pinggir jalan gini" ujar Adhan memberika ide ke bosnya
"GAK enakan gini biar gw bisa liat gedung kantor gw dari luar, ini seninya nongkrong ala kita Dhan"
"Persiapan acara udah beres kan Dhan Jay? " tanya Ghani
"Udah bos " jawab mereka kompak
~Di dalam BUS
"Bu Jannah lusa ibu ke Balai kota ya bareng sama bu Nadia Dan bu Reni buat acara Hari Guru Dan nanti resminya saya info di group WA " ujar pak Edi sang Kepala sekolah kepada Jannah.
"Baik pak " Jawab Jannnah
"Nah gw kok degdegan ya mau nyampe kantor ArRahman. " ujar Nadia
"Lah malah lo yang degdegan, gw aja mantan pegawainya biasa aja" Ucap Jannah Lugas
"Bukan apa-apa Nah soalnya Petinggi-petinggi disana ganteng-ganteng Dan single semua apalagi CEOnya " ujar Nadia asal
"Cieeee dari tadi CEO mulu yang dibahas, tau deh yang kemaren bokapnya ngobrol intense"
"Apaan sih lo , gw rasa itu CEO pantesnya sama lo sama-sama JONES , yang satu di selingkuhin Dan yang satu korban Ghosting Cewe " jawab Nadia
"Ya Allah tuh mulut suka bener, hahahahaha"
"Kok korban Ghosting, lo tau banget emang sama tuh CEO?? " tanya Jannah penasaran
"Ya taulah, bang Dimas kan temennya CEO jadi Bang Dimas kemaren cerita ke Gw, masalah percintaan CEO itu" jawab Nadia
"Hahahaha, Lambe turah juga tuh Ajudan Ayah, hati-hati lo sama bang Dimas nanti lo jadi bahan ghibahan dia, udah yuk ah siap-siap sebentar lagi sampai, gw mau kedepan dulu ngasih aba-aba anak-anak"
Dan Bus sampai ke Area ArRahman
"Anak-anak kita sudah sampai dan turunnya hati-hati jangan berebut jangan Ada yang dorong-dorongan, anak-anak cowok nanti sama bu Nadia ya Dan yang cewek sama ibu," Jannah Berbicara dengan lembut kepada anak-anak didiknya
"Baik bu" jawab mereka serentak
~di area parkir
"Bus nya sudah sampai kita sambut dulu yuk bos, " Adhan Berbicara kepada Ghani Dan Jaya Dan Lalu mereka bersiap menyambut
"WOW aku terkejut... " jawab Ghani dengan gaya Alay
"Apaan sih lo, gw kejutan juga belom sampe "ujar Adhan
"hehe hehe, emang apaan?? " Tanya Gani
"Pokoknya bikin lo degdegser deh BOS" jawab Adhan
Adhan Dan Jaya bersiap menyambut anak-anak SD, jangan tanya Ghani kemana dia sedang keToilet buang hajat kebiasaan Ghani kalo sehabis ngopi sambil ngerokok pasti langsung keWC.
"Selamat datang pak di ArRahman, senang sekali bapak Dan anak-anak bisa hadir berkunjung ke Kantor kami" ujar Adhan kepada pak Edi kepsek
"Wah terima kasih pak Adhan, sudah menyambut kami suatu kehormatan bisa diundang ke Kantor perusahaan besar Dan aset nasional" jawab pak Edi
"Bapak berlebihan, panggil Adhan aja pak saya pasti seumuran sama anak bapak, ga enak pak kedengarannya."
"waduh, yaudah saya panggil mas saja kalau begitu mas, " jawab pak Edi
"Ya lebih baik begitu pak, bagaimana pak bisa pak yang mewakili sekolah bapak yang kemaren kita bicarakan" tanya Adhan memastikan ide nya
"Sudah mas, Ada apa nih Mas sepertinya Ada sesuatu dengan anak buah saya yang satu itu" tanya pak Edi
~Ayoooo Ada apa nih antara Adhan Dan Pak Edi tungguin ya kisah seru selanjutnya~
~Aula ArRahman~
"Assalamualaikum, Selamat datang Di ArRahman" sapa Adhan Dan Jaya kepada Anak-anak
"Walaikumsalam warohmatullahiwabarokatuh" jawab serentak anak-anak
"Wah pinter-pinter adek-adeknya, oh ya perkenalkan nama kakak Ramadhan panggil aja Kak Adhan, kakak sebagai perwakilan dari ArRahman Dan kakak yang disebalah kakak nama nya Kak Jaya, nah siapa yang disini kalau belanja di toko ArRahman?? kalau yang sering belanja pasti taukan Maskot ArRahman??
"Saya... Saya.... Saya...." jawab anak-anak serentak
" Saya setiap hari belanja di ArRahman, beli eskrim beli kinderJoy, " jawab seorang anak
"Wah senang nya, ayok coba siapa nama Maskot ArRahman, yang jawabannya benar kakak kasih hadiah" tanya Adhan
"Toha"
"Udin"
"ucup"
"hehehehe"
jawab khas anak-anak bercanda, Adhan ternsenyum renyah kepada anak-anak.
"Hey anak-anak jawabnya yang bener masa nama nya kaya nama abang-abang yang jualan depan sekolah" ujar Jannah kepada murid-muridnya
"Nama nya Mueza kucing oren Gembul yang jadi Maskot toko ArRahman" jawab seorang murid can't I'm bernama Nada
"Yaaah betuuuul, 100 buat kamu ayo maju kenalan dulu kakak kasih hadiah, Siapa nama kamu cantik? "
Nada maju kedepan nenerima hadiah dari ArRahman voucher belanja Dan bingkisan paket sekolah.
Keseruan Dan kecerian terus berlanjut dengan sesi tanya jawab Dan game-game seru, Dan tampak seorang sedari tadi memperhatikan kecerian gadis yang sedang membimbing anak-anak murid nya.
"Cantik, emang Si jutek itu tau bener apa yang bikin gw seneng, Thanks Dhan lo emang sahabat gw" Ghani bermonolog sambil senyum-senyum sendiri
"Gimana Surprise dari gw seneng ga lo"
"Hmm biasa aja" jawab Ghani dingin karena Gengsi
"Senyum-senyum kaya orang stres bilang biasa aja" gumam Adhan
"Dah lah gw mau kencing" Ghani beralasan keluar aula padahal dia sadar bahwa yang tadi diperhatikannya tidak Ada ditempat.
bruk
"Astagfirullah, kamu Dea....ya kamu Pasti Dea....!!!!! " Jannah kaget tidak sengaja bertabrakan dengan Dea
"Kak Jannah, ini beneran kakak????? " ujar Dea senang Dan terharu setelah 2 tahun tidak bertemu dengan sahabat yang dia anggap kakak nya itu
"iya ini aku, Dea kamu sehat?? tumben kamu ke HO?"
"iya kaka aku sehat aku habis nerima SK pengangkatan promosi jabatan kak, kak Annah kemana aja?? aku kangen sama kakak nomor mu sudah tidak aktif, aku cari di sosmed juga ga aktif lagi sosmed mu, kakak sehat kan?? duh kakak semakin cantik aja pakai seragam guru " Dea berpelukan sambil meneteskan air mata karena terharu
"udah jangan nangis, ini aku baik-baik aja wah selamat ya sayang akhirnya naik jabatan, jadi apa nih boleh dong traktirannya? "
"Alhamdulillah kak, megang Area aku perbesok, pasti kak
Jannah Dan Dea terus mengobrol sambil berjalan menuju aula Dan....
"bruuuuuk"
dua orang anak berlarian menabrak Jannah Dan Hampir jatuh Dan untung sesorang menangkap nya
"Makanya kalau jalan jangan sambil ngobrol" hentak sesorang
"KAMUU"
...****************...
...Bersambung...