
Happy Reading guys...
......................
"SIAL kenapa dia bisa bebas?" Ujar Ghani
"Bukankah hukumannya baru 5 tahun kenapa dia bisa bebas, hah? Ghani yang kesal frustasi mengacak-acak rambutnya sendiri " Dhan lo tau harus berbuat apa?"
Adhan yang telah lama bersama Ghani memang memiliki tingkat kepekaannya yang luar biasa menyangkut hidup Tuan Muda sekaligus shabatnya. Adhan yang merogoh saku celana mengambil smartphone nya lalu menghubungi Kepala Lapas tempat DulMajid dibina.
"Maaf Tuan menurut pengakuan Kepala Lapas, dia melarikan diri bersama dua orang kawan satu selnya" Ujar Adhan pelan dan hati-hati yang takut dengan Ghani.
"Ah Bodoh, harusnya hari itu juga aku menghabisinya"
"Maaf Ghan, bagaimana dengan si Juned ini? " tanya Roni
"Bebaskan dia, berikan cash 5 Juta, dan awasi terus dia. sewaktu-waktu kita pasti membutuhkannya" ujar Ghani l sambil menatap tajam ke arah Juned dan berkata kembali "Dan Hei kau, ikut Egi obati lukamu. Maafkan aku yang terbawa emosi"
"Terima kasih Tuan, Terima kasih atas kemurahan hati Tuan Muda" Juned lalu berdiri sambil dipapah Egi lalu dianter ke Klinik untuk diobati.
........
Siang berganti senja mentari mulai meredup disebuah kontrakan sederhana seorang gadis nampak tengah berhias diri untuk menemui shabat-sahabatnya disebuah warkop yang bisa disebut Caffe milik Egi.
"Baju sudah, Tinggal pakai bedak dan liptin" Gumam Jannah bermonolog
"hmm, semoga saja malam ini malam Keberuntungan ku, pria menyebalkan itu semoga tidak ada disana. hah kenapa aku memikirkan pria itu lagi" Jannah tampak bimbang niatnya ingin pergi menemui shabat-sahabatnya tapi dia takut bertemu dengan Ghani kembali, Lalu Jannah mengambil smartphone nya dan menghubungi Nadia
tuuuuut.... tuuuuuuut.... tuuuuut...
Jannah : "Halo asslamulaikum Nad"
Nadia : "Walaikumsalam, Nah lo udah rapih? gw udah nih tinggal OTW"
Jannah : "Udah Nad, aku udah rapih tapi aku ragu Nad kita ga usah kumpul dulu kali ya?"
Nadia : "Ragu kenapa Beb?, takut Tuan Muda itu ada di sana?. oh ya Nad gua tadi udh hubungin si Dea katanya dia mau ikut"
Jannah : "II...ya. eh ga... " Jannah gugup
Nadia : "iya ga apa sih lo? , hahahhaah Jannah lo jangan terlalu benci sama cowok bisa ketulah lo jadi Bucin nanti"
Jannah : "siapa yang benci?, eh bener si Dea ikut?. yasudah kalau begitu aku otw nih"
Nadia : "Jadi udah ga benci nih?, terus sekarang cinta dong berarti? "
Jannah : "udah jangan ngaco, bye Asslamulaikum"Jannah langsung mematikan sambungan teleponnya. Nadia yang disebrang sana tampak terkekeh geli dengan sahabatnya
"Ok Jannah, kita berangkat. Bismillah" Jannah masih bermonolog menyemangati diri
diWarkop Egi seorang Gadis manis tampak menunggu sahabatnya sambil ber swafoto
setelah asik ber swafoto dan sebagai seorang influencer sudah pasti dia akan Meng update kesehariannya.
"Tempat nya asik kok aku baru tau ya ada warkop tapi kaya Caffe gini? tampak dari luar sih mirip warkop-warkop biasa tapi pas ke dalam ini mah Caffe" Gumam Putri Amanda. tak berselang lama Jannah tiba diWarkop
outfit Jannah
Jannah yang sedang duduk sendiri tampak mencari sahabatnya, dan lalu Putri menghampiri
"Dor".. Putri memegang dan menepuk bahu Jannah yang sedang kebingungan dan Kaget
"Yaelah biasa aja kali tuh bibir, Masih perawan ga tuh bibir?" ujar Putri menggoda
"Masihlah, enak aja memang nya bibir kamu tuh yang ga perawan" kekeh Jannah
"Sialan lo, walaupun gw selebgram gw masih jaga kehormatannya. Sorry ya bibir gw terlalu berharga buat cowok-cowok ga jelas" jawab Putri kesal
""Jiiah ngeGas, sudah-sudah jangan bahas bibir. dan eh kemana tuh si Nadia?
" Iya kemana tuh bocah? Ga biasa nya ngaret?. eh kayanya itu si Nadia ngaapin dia sendirian dipojok sana? "
"iya ngaapin dia sana" ujar Jannah
sementara dipojokan spot foto Nadia tampak berdebat dengan Egi
"Eh bocah tengik fotoin gua"
"Ish sorry ya, emang bu Guru ga liat saya lagi sibuk? "
"udah lo taro dulu tuh nampan lo, buruan foto gua" Nadia memberikan smartphone nya ke Egi dengan malas-malasan Egi memfotonya.
"Udah ya bu, niih lihat. saya lagi males foto aja hasilnya keren gini" Egi memberikan smartphone Nadia kembali
"Makasih Egi, oh ya Gi Pak CEO ada kesini ga? "
"Ngapain ibu guru nanya-nanya?, mau nikung bu guru cantik ya? "
"Sorry ya, ga maen gw tikung menikung noh lo liat ada Si Jannah kali aja dia ada disini" ujar Nadia sambil memberitahu Egi bahwa Jannah sedang ada diWarkop.
" Aa Bos ada di atas. Dikantor, nanti saya kasih tau beliau"
Sementara Jannah yang mempunyai firasat tidak enak melihat Nadia mengobrol dengan Egi mulai salah tingkah.
"Lo kenapa Nah? kok salah tingkah gitu?"
"Ah apa, mana ada? " jawab Jannah gugup, lalu Nadia menghampiri dan bergabung ke meja shabat-sahabatnya.
"Hai Beb, udah lama ya. Sorry ya gua kalo kesini bawaannya empet sama bocoh tengik itu? "
"Bocah tengik?, Siapa Nad? " tanya Putri heran karena dia baru pertama kali ke warkop ini
"Tuh yang ngakunya punya Caffe ini, padahal Caffe ini punya calon suaminya si Jannah, Ups keceplosan sengaja" Jawab Nadia dengan mulut lincahnya sengaja memberi kode ke Putri untuk menggoda Jannah. Jannah yang mendengar ucapan Nadia langsung melotot manik matanya dan menatap tajam kearah Nadia.
"Calon Suami Jannah" Gumam Putri sambil mencerna ucapan Nadia dan lalu berteriak dengan keras "JANNAH LO MAU MARRIED YA"
"Hus, berisik banget sih lo heboh banget noh liat gara-gara suara lo kita jadi pusat perhatian" kesal Nadia ke Putri yang baru money
"Ish suara lo ya kebiasaan, kesel aku tuh. dah lah aku mau pulang aja" kesel Jannah pura-pura ngambek
"Sorry... sorry habisnya gua seneng banget sahabat gua yang satu ini udah buka hatinya lagi"
"Jadi bener nah lo mau married, sama siapa?, lo jahat nah sama gua mentang-mentang gua jarang ketemu kalian gua ga dianggep, hikshiks" Putri sok berdrama dengan memasang muka sedih
"iya aku mau married, Puas!! " ketus Jannah ke sahabat-sahabatnya. Tak dinyana Ghani mendengar teriakan Putri dengan mendengar kata-kata Jannah radarnya pun langsung konek dia langsung beringsut lari turun kebawah.
"Hahahaha, Akhirnya kau Nona menerima Lamaran ku. Bahagianya aku" Ujar Ghani lantang dari tangga menuju ke meja Jannah. dan semua pandangan mata terfokus ke cowok tampan yang seorang CEO yang sedang viral.
...--Bersambung--...
...****************...
lanjut ga nih?? jangan lupa komen, Like, Vote dan juga jadikan Favorite ya biar aku semangat update nya