
Bukankan dalam Surah An Naba Sudah Di jelaskan ,, Bahwa Allah Menciptakan Makhlukya dengan berpasang pasangan ,, .buat apa Menangisi Takdir ,, Yang terjadi Biarlah Terjadi Dengan seharusnya ,, berlalu apa adanya dan berakhir dengan semestinya,, Lebih baik Kita Berdoa Semoga Kita Bisa Ikhlas Menerima Garis Takdir Yang Allah Siapkan Untuk Kita nantinya
" Bismillah " Zura Membuka Benda Pipi Yang Baru dia Rogoh Dari Tas Ransel Miliknya ,, Hari Ini Juga dia Akan Membalas Pesan Sabrina ,, Tidak ada Gunanya Juga Dia Mendiami Sabrina ,, Karna Sabrina sama sekali Tidak bersalah ,, Semalaman Zura Memperutuki Dirinya Sendiri ,, Dan Sekarang Zura Tau ,, mungkin Faiz Memang Bukan Untuk Dirinya .
" Assalamualaikum Ra ,, Akhirnya Kamu Nelpon Juga ,, Huaaa aku kangeennn Pengen peluk Kamuuuu " Nyaring Sabrina Di sebrang sana dengan Tawaan renyah ,, Suara Ini Yang Zura Rindukan ,, Mendengar Sabrina Tertawa Saja Hatinya Menghangat Bahagia , apalagi melihat Sabrina Menikah dengan orang Yang di Cintai ,,meski Munafik Jika Hati kecil Zura Tidak Tergores luka ,, dan semoga Luka Itu Hanya Sementara ,,
" Aku Jugaaa ,, Bii Kapan Balik Ke Sinii ,, aku Uda Kangennnn Pakek Bangett sama Kamu ,, kangen ,,suara Cempreng Kamu ,, Tingkah Kamu ,, semua Tentang Kamu aku kangeennn ,, " Rengek Zura berjalan melewati Koridor Kampus ,, Tidak Peduli Lagi dengan Tatapan Heran Di sekitarnya ,,
" Uwwhh Sabarr Atuhh ,, Besok aku Ke sana Bawa Undangan sekalian " DEG ,, Zura Bungkam ,, dia Tidak Tau,, Hati Pikiran dan Mulutnya Tidak pernah sejalan ,, membayangkan saja sulit apalagi Kalau Bertatap Muka Langsung ,,
" Ra ,, masih di situ Kan !!
" astagfirullah ,, Nihh anakk Ra ,, kamu Gapapa Kann ?? Tanya Sabrina Lagi ,,Zura Memijit Pangkal Hidungnya ,, mendaratkan Pantatnya Ke Halte depan ,,
" Gapapa Kok ,, Semoga semua Lancar Yah ,, Semoga Kalian Jodoh " Zura Menyeka Air Matanya Kasar ,, setelah Melontarkan Kalimat Terakhirnya ,, Air Mata Yang Dia Bendung selama Berjalan Melewati Koridor Jatuh begitu saja ,, " Biar aku Yang Nahan Rasa Sakit Ini Bi " Batin Zura Menatap Birunya Langit ,, siang Ini ,, Mencoba Menetralkan Perasaannya ,, yang sejujurnya masih belum rela dengan keadaan ini
" MAKASIHHH ,, semoga Kamu Juga Cepet ketemu sama Jodoh Kamu Raa!!!
" Aminnn doain aja !!!
" Pasti Donkk ,,, aku Matiin Ya Ra ,, Bunda Manggil aku Soalnya ,, Ntar Kita Telponan Lagii Assalamualaikum Raaa Muaachhh !!!
" Iyh2 Wa Alaikum salam Warahmatullahi wabarakatu Sabrina ,,, Daahhhh" Tuttt Tuttt Tutttt panggilan di akhiri
" Ekhemmm !!! Dehem Laki Laki Bertubuh Jakung Yang Tidak Zura ketaui sejak Kapan dia Datang ,, Yaps dia Agam,, Agam Dengan Gaya Badboy nya memasukkan Kedua Tangan Ke Saku celana Seraya Tersenyum sinis Ke arah Zura Yang Masih Duduk .
" Bagus Ya Lo ,, Gw Dari Tadi Uda Nungguin Lo ,, Tapi Lo Malah Telponan Gak Jelas sama Orang Lain ,, !!! Ujar Agam Sedikit Penekan Kata Terakhirnya,, Gak jelas dia Bilang ,, Bahkan Sabrina Jauhh di atas Segalanya Dari Pada Agam Yang Baru Masuk Ke Kehidupan Zura .
" Kalau mau Ngomong Itu di saring dulu ,, pastiin Lawan Bicara Kamu Gak Sakit Hati Gara Gara Omongan Kamu " Tegas Zura ,, Zura Mengangkut Buku Bukunya Dan Bergegas Pergi Meninggalkan Agam Tanpa Tau Maksut Agam Datang Ke Kampusnya .
" Berhenti ,,, " Tukas Agam ,, Namun Zura Masih Meneruskan Langkah Kecilnya " Gw Bilang Berhenti Budeg !!!! Zura Mengehela Nafasnya Panjang,, membaca Istiqfar Semoga Saja dia Kuat Berhadapan Dengan Abraham Agam prawira Yang Jelas jelas akan Menghabiskan stok sabarnya Zura Membalikkan Tubuhnya 180° " kenapa ,, Mau Bilang aku Budeg Lagii ,, Kamu salah pendengaran aku masih Normal !!!
" Ck ,, Nihh cewek Nguji Banget Sihh ,, Masuk Mobil gw sekarang ,, Gw Anter pulang !!!
" Gak ,, Aku Bisa Naik Angkot !!!
" Ini perintah Bukan Tawaran ,, Masuk Cepetan ,, Jangan Buang buang waktu Gw"
" Masuk apa Mau Gw seret sekarang Juga !!! ancam Agam membuat Zura Tidak berani Menjawab Lagi dan Langsung Ke Mobil Agam .
ketika aku mengikhlaskanmu percayalah ,, aku sudah melewati
malam malam penuh air mata ,mematahkan ego tentang rasa Cinta ,Namamu sudah sering Aku LANGITKAN ,,Berharap Allah Memberi Jalan selain Perpisahan .Namun pada akhirnya
semua Harus terjadi ,,kita Tetap berpisah dan Inilah Jalan Yang Harus kita Lalui .
Makasih Karna Mu aku belajar Bahwa Luka itu sebuah Pengajaran ,, Luka Akan Menjadikan Kita Lebih Dewasa .
Dan dengan Luka Itu Juga terkadang Kita akan Jauh lebih Bahagia . BISMILLAH mulai Hari aku akan melupakan Kamu ,, Dan Orang Yang ada Di sampingku ,, Insya Allah Aku akan membuka Hatiku Untuk Orang Ini ,, Aku Tau Itu sulit ,,tapi Itu akan menjadi Mudah Jika aku Memandang nya mudah .
" Kenapa Lo setuju sama Perjodohan Ini , Lo Tau kan Gw Gak Mungkin Bisa Cinta Sama Lo !! Ujar Agam Melirik Zura Sebentar dan kembali Memfokuskan diri Untuk menyetir ,, Mungkin Saat Ini Zura Baik baik saja Mendengar Kenyataan pahit Dari Bibir Agam Langsung Dan Itu tidak menjamin di Hari Yang akan datang , Zura Khawatir ,, saat Nama Faiz di Hatinya Nanti benar benar terganti dengan Agam ,, Apa Gak Lebih menyakitkan Lagi .
" Karna Aku percaya ,, Kalau Pun Kita Gak Jodoh Allah Bakalan Misahin Kita Nanti dan sebaliknya " Jawab Zura Tidak Melihat Agam sekalipun dia Terlalu Sibuk dengan Laptop di Pangkuannya
" Silahkan Perjuangin dia , Karna Kalau Pun Bukan Kamu Jodoh aku ,, aku Yakin Allah Bakalan Kasih Yang Jauh lebih Baik Dari Kamu ,,!!!
" Its Okeyyy ,, Gak Masalah Gw pegang Omongan Lo ,, Dan Jangan Sampe Lo Nyesel ....
" Insya Allah ...." Jawab Zura Melipat Laptopnya dan segera Turun Karna Mobil Agam sudah Masuk kedalam pekarangan Rumah Zura .
____
Agam membanting stirnya setelah Sosok Zura Benar benar menghilang Dari Hadapannya ,, Dia Frustasi kenapa Zura Tidak ada Niatan Sedikitpun Untuk membatalkan perjodohan Ini ,, Padahal Ini Kesempatan Bagus Bagi Agam Untuk memperjuangkan Zafira ,, Gadis Yang sudah lama dia Cintai ,,
apalagi 3 bulan Lagi Zafira akan Kembali Ke Indonesia ,,
"Liat aja ,, sampai Kapan Lo Bisa Sabar Dengan sikap Gw " umpatnya Kesal menatap Pintu rumah Zura ,,
Agam kembali Menjalankan Mobilnya ,, rencana Setelah Ini dia akan ke Perusahan Naufal ,, Banyak Hal Yang akan Dia Tanyakan Pada Naufal Tentang apalagi Kalau Bukan Zafira ,,
Naufal Lebih Tau Berita Berita Yang Menyangkut Zafira Di Bandingkan Agam ,,
sampai Sana Agam Memarkirkan Mobilnya asal dan Langsung mencari Ruangan CEO Muda ,, Naufal Adijaya ,,
tangan Kekar Agam meraih Knop Pintu setelah pintu terbuka Terlihat Wajah CEO yang Memasang wajah Jenuh Memandangi 1 persatu berkas di meja kerjanya
" Lo sibuk ??? Tanya Agam berjalan Ke arah Naufal membuat Naufal Memincingkan Mata ,, Tanpa Di suruh Agam Langsung Mengambrukkan Tubuhnya Di sofa Ruangan Naufal.
" Woii sopan dikit Napa ,, Yang Nyuruh Lo duduk spa Sihh ,, !!! gerutu Naufal membuang berkas Berkas Di Tangannya Ke meja Lagi ..
" Fal ,, " Ujar Agam Menatap Naufal dengan serius ,,
" apaan !!! Jawab Naufal Ikut Bersender di sofa.
" Lo Tau Kan Zafi Uda Mau Balik Ke Indo !!! Naufal Hanya Mengangguk Karna Dia Memang Tau ,, Bahkan Jauhh sebelum Sobat Karipnya Ini Tau .
" Kasih Tau Gw Dimana Tara sekarang ,, Gw Gak Mau Dia Nyakitin Zafi Lagi ,, Lo Tau Kan Fal Gimana Cintanya Gw sama Zafi ,, Gw Mohon Kasih Tau Gw dimana Tara !!!
" Gam " pekik Naufal Tidak Kalah serius " Gw Emang Tau dimana Tara ,,Tapi Gw Yakin Kok Lo Gak Bakalan Nemuin Dia , Percuma Juga Lo Nyimpen dendam sama Dia Yang ada Masalah Ini Gak Bakalan selesai !! Agam Mengusap Wajahnya Kasar ,, apa Salahnya Jika Agam Dendam ,,Agam Tidak terima dengan Perlakuan Bej4T Tara Yang Sudah di Lakukan Ke Zafira ,,
Wanita Yang amat dia Cintai dan dia Jaga .
" Berhenti Harapin dia ,, berapa Kali Sihh Gw Bilang Ke Lo !!! Agam menepis Tangan Naufal dengan Tatapan Sinisnya
" dan berapa Kali Juga Gw Bilang ,,gw Gak Bakalan Berhenti Perjuangin Zafi !!!
" Gw Salut sama Lo ,, Semoga Perjuangan Lo Gak Berakhir sia Sia ,, Tara ada Di Bandung sekarang ,, Dia Bakalan Balik ke Jakarta Kalau Zafi Balik Ke Indo ,, Gw Gak Tau Alamat dia Berita Terakhir Yang Gw Dapat Cuma Itu !!!
" Thanks ,, Lo emang Selalu ada Di Pihak Gw ,,, " Agam merangkul Tubuh Tegap Naufal erat
" Iyah Kampret Tapi Jangan Kenceng Kenceng Meluk gw ,, Bini gw juga Belum siap Kaliii Jadi Jandaa"
" Lebay Lo,, !!!
" Gw Bakalan Terus Berjuang Buat dapetin Lo Zaf " Lirih Agam Dan masih Tertangkap di Indra Pendengaran Naufal .