La Tatrik Qalbi Abdaan

La Tatrik Qalbi Abdaan
episode 21



"Siapa dia ... " Batin Zura Bermonolog dengan Pikirannya sendiri ,, matanya Sudah Berkaca Kaca Di depan Ruang Rawat Agam ,,.


Berpapasan saat Andra Mengantarkan ,, Ibra juga datang ke apartemen Agam ,, Dia Bersyukur Bisa Menemukan Zura ,,.begitupun sebaliknya dengan Zura ,, Namun Kenapa Zura Harus Menerima Kabar Buruk ini


" Sayang ,, Kenapa Gak Masuk " Zura Mengercap Menatap Langit Langit Rumah sakit mencegah agar Bulir Bening Itu Tidak Menetes ,, " Gadis Itu siapa Umi ,, Apa Zura Masih di Butuhin di sini !!! Tanya Zura ,, Dadanya Semakin Sakit pikirannya Terus Tertuju pada Zafira Jika Dia Memang Zafira Itu berarti Tugasnya akan selesai Setelah Agam sadar nanti


,, " Heii ,, anak Abi Jangan Nangis ,, Agam Butuh Kamu sayang ,, Berdoa Supaya Allah Cepat Memberi Agam Kesembuhan Bukan Malah Menangisi Apa Yang sudah Terjadi Seperti Ini " Sambar Ali ,, Zura Berbalik Menatap Wajah Umi dan Abinya ,, Tanganya Meraih Badan Umi dan Menangis Tersedu di Bahu Umi " Sana Masuk ,,Agam Butuh Kamu Nak " Saran Umi Mengusap Punggung Zura pelan .


Zura Membuka Knop Pintu


Suara Monitor Bagai alunan Lagu Yang Menyiratkan Kesedihan ,,kakinya Melangkah pelan Membengkap Mulutnya dengan Tangannya sendiri ,,


" Bangunn Gam ,, Ada aku disini ,, maafin aku ,, " lirihnya Pelan ,, Sorot matanya Menatap Gadis Yang duduk di samping ranjang Agam ,, hingga gadis Itu sadar akan kehadiran Zura ,,mereka bertemu pandang "Kamu Zura Kan ?? Tanya Gadis Itu Tersenyum ramah Menyembunyikan Mimik Wajahnya Yang Sebenarnya Juga Ikut Terluka


" Kamu Beruntung Ya ,, Bisa Di cintai Laki Laki seperti Agam ,, Meskipun dia Datar ,, Dingin Tapi dia setia Buktinya ,, Sampai saat Ini dia Masih Menunggu Kamu ,, Padahal Dia sudah Menikah dengan wanita Lain ,,!!! ucap Zura Mengembangkan Sudut Bibirnya ,, dengan Tatapan Kosong Ke Badan Agam Yang Masih Terbaring...


" Kamu salah ,,, Aku Gabriel ,,bukan Zafira ,," Gabriel Tertawa pelan Menertawai Kebodohannya Sendiri ,, jangankan dia ,Zura Yang sudah Menjadi istri Agam Pun Belum berhasil Menadapat kan Hati Laki Laki Dingin Itu " Aku Juga Mencintai Agam Ra ,, Maaf sebelumnya ,, Tapi Rasa Ini Jauh sebelum Kamu ada ,,


dulu aku sangat Terobsesi dengan Agam ,sampai semua aku lakukan demi Mendapatkan Balasan Cinta Dari Agam ,,


Hingga aku sadar Jika Agam Bukan Orang Yang Allah Siapkan Untuk Membimbingku Mengapai Ridhonya ,, , Aku mencoba Ikhlas ,, aku akan berusaha Untuk Melupakan suami Kamu ,, " Gabriel Menjeda Ucapannya ,, Zura Ikut diam ,, Tangan Gabriel Menepuk Bahu Zura Pelan " Semoga Agam Bisa Mencintai Kamu seperti Kamu Mencintai dia ,suatu Hari nanti "


" Dan semoga Kamu bisa menemukan Laki Laki Yang lebih Baik dari Agam " jawab Zura seraya tersenyum manis .


" Jaga Agam Ya Ra ,, Aku Pamit ,, Assalamualaikum !!!


" Wa Alaikum salam ... "


.


.


.


.


Bunda dan ayah agam Malam Ini terpaksa Pulang Karna Badan Bunda Yang Tidak Bisa di ajak Kompromi ,, Begitupun dengan Umi dan Abi Zura ,,, Bukannya Tidak Mau Menjaga Agam Tapi Alfi kakak Zura Juga Dari kemarin Demam dan selalu menolak untuk di bawa ke rumah Sakit ,, jadilah Mereka Berempat Yang masih di rumah sakit menunggu pemilik mata Bernetra Hitam Itu membuka Matanya Lagi


" Kak ,, adek Lo Nyolong anak Siapa nihh ,, ,kalau Mak Nya Nyariin Gimana Kan berabeh " Bisik Naufal ,, Kiano Yang Tau Jika Dirinya di Bicarakan Hanya acuh dan setia Mengenggam Tangan Agam .


" Nyolong Pala Lu , !! jawab Ibra ketus ,, " Lhaa Tuhh Buktinya Ada Bocil di sini ,, siapa Cobak Yang Ambil Nihh Bocil dari Mak Nya Kalau Bukan Agam " Kiano Melirik ke arah Naufal Tidak suka " Wadawww tatapanya Astagfirullah ,, Ngenah Bangett Uwwwwhhhh "


" Ssutttttt Blisik Tau Gak , " Ucap Kiano Menempelkan Telunjuknya Ke Bibir Menuju Ke arah Naufal "diem Om Diemm ,, Gak liat ayah Ano Lagi Sakit "


"Nohhh dengerin ,,, Kiano aja Tau suasana Masak Lo Gak Sihh ,,heran Gw !!! Naufal Berdehem kecil ,, " Iyain Lahh ,,gw emang salah "


" Lo Yang sabar Yah ,, Gw yakin Agam Pasti sembuh Kok !!!


" Ckk Modus Lo Kak !! sambar Naufal ,,


.


.


.


.


.


.


.


1 Bulan sudah Zura Merawat Kiano Tanpa Agam ,,


1 Bulan Zura selalu Berbicara Tanpa Mendapat Jawaban Dari Manik Mata hitam Yang sampai saat ini masih setia Tertutup Itu ,,


" Assalamualaikum Gam ,, Gimana Keadaan Kamu ,, Cepet Bangun Yah ,,Banyak Yang rindu Kamu Termasuk aku Gam ,, " Ucap Zura ,,hanya udara Yang Masuk Ke ruangan Ini Yang Menjawab Ucapannya .


" Ra ,, Yang sabar Ya ,, Kak Fi Yakin Agam segera Sadar !!! Entah sejak Kapan Alvi berdiri di samping Zura ,,merangkul Bahu Zura erat .. " Kak fi Uda sembuh !! Tanya Zura Yang di jawab anggukan di barengi senyuman ,,


" kak Zura Kangen Manusia Es ,,, Zura Kangen Kak ... " Lirih Zura dengan suara sedikit Bergetar ,, Alvi mengusap Pucuk Kepala Zura Pelan " Nangis Kalau Kamu Mau Nangis ,, Kak Fi Gak Larang Kok ,,selagi Itu Bisa Membuat Kamu Lega ,," Kata Kata situ selalu Di Ucapkan Alvi ketika Zura Terpuruk ,, Sedetik kemudian Runtuh sudah pertahanan Zura ,, air Mata Itu Mengalir Hebat Di Dada Sang Kakak " Aku Mencintai Kamu Gam ,, Aku Mohon Bangun ,,,"


Tangan Agam Bergerak Pelan ,, Alvi Yang Tau Itu Merenggangkan Pelukannya ,, " Masya Allah ,,Ra Liat Tangan Agam " Zura Mengusap air matanya Kasar ,,Ekor matanya Tertuju ke tangan Agam ,, jari Telunjuk Milik Agam Masih bergerak Dengan Mata Yang tertutup .


" A -- Gam .. " Ucap Zura Bersyukur Dengan terbata ....


maaf kalau gak nyambung


dari kemaren bener bener gak bisa mikir


mau nulis apa buat chapter selanjutnya ..


yang mau ngajak Agam ngopi Pakek sianida ..


Skuyyy🤣🤣