
**Mereka yang mengatakan akan tetap disampingmu, akhirnya meninggalkanmu. Entah karena Allah memanggilnya, mencari kebahagiaannya atau memang enggan denganmu. Saat itulah dirimu menyadari bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah satu-satunya yang tetap ada, untuk memelukmu, menjagamu, melindungimu tanpa kamu minta. Hidupmu tak akan pernah merasa sepi apabila kamu menyadari bahwa Allah selalu bersamamu.
Selain Allah, dia yang mengingatkanmu pada Allah adalah teman yang baik. Mengapa? Nikmat yang paling besar selepas nikmat Islam adalah hadirnya sahabat yang baik. Apabila engkau memiliki sahabat yang senantiasa mengingatkanmu pada ketaatan, genggamkanlah kedua tanganmu erat-erat kepadanya. Karena mendapatkan sahabat itu sulit, sedang meninggalkannya mudah.
- Imam Syafie**-
Amerika ,selalu menyuguhkan pemandangan Yang indah setiap malamnya ,Jam sudah Pukul 22.00
tapi masih banyak pejalan kaki
Yang berlalu lalang ,entah karna kesibukkan apa
Zura bangkit dari sofa yang ia duduki
berjalan sampai di pinggiran tangga ,
menatap semua Yang matanya Lihat
"Rasanya makin hari makin berat ninggalin negara ini "
Agam mengukir senyum terbaiknya , meletakkan Buku yang sempat dia Baca dan Ikut bangkit menghampiri Zura
"Di Indonesia ,ataupun Amerika , Kita Natap Langit Yang sama sayang ,, kalau aku si lebih pengen Cepet Cepet Pulang"
mereka saling memeluk satu sama lain ,menikmati terpaan angin yang berhembus pelan , menikmati cahaya Bulan ,yang seakan menciptakan kedamaian , dan ribuan Bintang sebagai pelengkap " Kalau aku ,,yang penting sama kamu ,Uda Bahagia ,,, "
" walaupun aku ngajak ngemis ,,yakin bakalan bahagia " Zura semakin menempelkan kepalanya ke lengan Agam
" Ya gapapa , kan aku Uda bilang , asal sama kamu ,, Sampai sini paham " tegasnya penuh penekanan
" paham istriku ,, paham ,, sangat paham ,, Benar benar paham ,, " jawab Agam tertawa kecil ,mengusap Pucuk kepala Zura ,,memberikan kehangatan , yang selalu Zura rindukan .
"Gam liat Dehh ,,aku tuh gak pernah bosen liat ribuan bintang dari balkon ini ,, Benar benar indah "
" sama kayak aku ,yang gak pernah bosen liat wajah teduh kamu "
" dih ,, Gombal ,,"
" Seriuss "
" Oh yaah "
" Iyah lah ,,masak seroang Abraham Agam Prawira Bohong ,, "
waktu terus berjalan ,malam semakin larut , akan keheningan nya ,mata yang semula terbuka lebar ,kini menyipit memendam lelah ,dan rasa kantuk ,,
sampai akhirnya mereka berdua memilih untuk masuk ,dan merebahkan tubuhnya yang dari tadi memberontak ,
***
Agam melewati koridor rumah sakit dengan Terburu-buru ,sampai langkahnya terhenti Karna Tali sepatunya terlepas , Membuat pria itu berjongkok untuk mengikat kembali .
"Agam "sebuah suara Yang sudah jarang dia dengar ,setelah kaki Zura sembuh , tangan Lewis terulur dengan senyuman persahabatan , Mereka Cukup dekat, Namun keduanya jarang bertemu setelah Zura bisa berjalan kembali " How are You " Tanya Lewis saat orang yang dia bantu ,sudah berdiri sejajar dengannya .
"Alhamdulillah ,,"
"And You "
Mereka saling bercakap menanyakan kabar ,kesibukkan ,hingga Hobi masing masing ,sampai tidak sadar keduanya sudah berjalan terlalu jauh ,,
kedua pria Itu akhirnya memilih duduk santai di salah satu bangku panjang , di depan ruangan kosong ,yang menciptakan suasana Sepi namun Nyaman untuk bertukar cerita..
"what makes you unmarried, even though many girls want you to be her husband ( apa Yang membuat kamu belum menikah , padahal banyak gadis Yang menginginkan kamu untuk menjadi suaminya ) " Tanya Agam yang sebetulnya pertanyaan Privat ,Tidak ada kata sungkan baginya ,Karna mungkin hubungan pertemanan mereka berjalan dengan baik selama ini ,mereka Sebelumnya sudah saling kenal lewat dunia Maya , dan semakin akrab saat bertemu di kehidupan nyata
Lewis Tersenyum ,membuat kedua lesungnya terlihat begitu dalam di penuhi Kumis tipis tapi begitu terlihat di sekitaran bibirnya
"They want me to be their husband, but not with me, I love another woman, I believe that woman does not love me, talking about love is too complicated in my opinion (mereka menginginkan saya untuk menjadi suaminya ,Tapi tidak dengan saya ,saya mencintai wanita lain yang saya yakin ,wanita Itu tidak mencintai saya , Bicara soal cinta terlalu rumit Untuk saya ) .
"he doesn't know because you never express your feelings, Love It takes a struggle( dia tidak tau ,Karna kamu tidak pernah mengutarakan perasaan kamu ,cinta itu butuh perjuangan " jawab Agam ,sampai telinganya geli sendiri mendengar kata demi kata yang terlontar begitu bijak dari Mulutnya , mengingat bagaimana dulu saat dia memperjuangkan Zafira ,sampai sampai dia terobsesi " Gilaa ,,kayak iya aja nih mulut gw kalau Ngomong " gumamnya dalam hati ,Namun tetap bersikap serius di hadapan Lewis .
"I know, but the way I fight for her. Maybe different from other men who love her the same ( aku tau , Tapi caraku memperjuangkan dia mungkin berbeda dengan laki laki lain yang juga mencintai nya ) .
"I can only pray for him silently, asking him a third of my night to be united in a lawful relationship someday (aku hanya bisa mendoakan nya diam diam ,meminta dia di sepertiga malamku ,agar di persatuan dalam hubungan Yang halal kelak ) . jawaban Yang sangat membuat Agam kagum , benar benar kagum , Ternyata Lewis lebih dewasa di banding dia , Meskipun umur mereka hanya berbeda 2 bulan .
" and there is one more thing that traumatizes me with the word love, namely differences (dan satu hal lagi yang membuat saya trauma dengan kata mencintai ,yaitu perbedaan ) .
"why ,instead of love really unifying existing differences ( Mengapa , bukannya Cinta itu menyatukan perbedaan Yang ada ) tanya Agam terlihat begitu antusias , sebab perbedaan demi perbedaan antara dirinya dan Zura juga akhirnya bisa menyatu , saat mereka saling mencintai .
" That's true, but not all differences can be put together, Faith is one of them,( Itu benar ,tapi tidak semua perbedaan bisa di satukan , keyakinan misalnya ) .
"love of different religions( cinta beda agama ) " tebak Agam yang langsung di jawab anggukan oleh Lewis
" I once loved someone, hoped she would be my wife later, hoped she was my only woman, but I was dropped with a difference, hope after hope I have to bury because our God is different (saya pernah mencintai seseorang , berharap dia akan menjadi istri saya nantinya , berharap dia menjadi wanita saya satu satunya ,namun saya di jatuhkan dengan perbedaan , harapan demi harapan harus saya kubur Karna Tuhan kami berbeda )"
" Really "
" Am I looking kidding ( apa saya terlihat becanda ) .
" Agam " Zura berlari semakin kencang , dengan buliran air mata yang mengalir ,membuat Agam dan Lewis yang kini menatapnya melupakan cerita mereka dan Bertanya tanya , mengapa dengan Zura " gamm ,, ze ,Zeyyan gamm ,,Diaa ,, Diaa kejang kejang "
" Zeyyan " Lewis memastikan layaknya dia juga mengenal ,Zeyyan , Agam yang tidak tau mau berkata apa lagi langsung menarik tangan Zura , untuk melihat keadaan Zeyyan ,
mereka terus berlari menyusuri lorong demi lorong sampai tiba di depan ruangan Zeyyan ,tangan Agam bergetar hebat ,, apalagi dia mendengar idaman tangis dari dalam yang sudah pasti Zafira ,,
" Bertahan demi umi nak ,,umi gak mau kehilangan kamu sayang ... " lirih Zafira mencurahkan isi hatinya dengan air mata ,, Zeyyan meraba wajah sang Umi , Bibirnya seakan berat untuk berkata namun sebisa mungkin Tersenyum .
" Sa,,,, kit ,Umii " Adunya yang Kini mulai ,stabil ,, kejang kejang yang menyerang nya dengan begitu hebat sudah menghilang sebelum , Agam ,Zura dan Lewis datang ,,
mereka berdiri mengelilingi Brankar Zeyyan , dengan posisi Agam dan Zafira yang di sampingnya " Zeyyan gak tau,, sampai kapan Allah memberi Zeyyan kesempatan untuk hidup ,, "
" apa Mungkin sampai hari ulang tahun Zeyyan ,atau sebelum itu Allah sudah memanggil zeyyan "
" sayang ... " Zafira menggenggam jemari anaknya kuat ,, mengusap rambut yang kini malah rontok di tangannya
"Zeyyan mau ,, Melihat umi menikah ,, Zeyyan mau melihat umi bahagia sebelum Zeyyan pergi nanti "
" dan Zeyyan ingin ,laki laki yang akan mendampingi umi nanti ,, "
mata Zeyyan beralih menatap Agam , perlahan bibir Nipis dan Mungil itu tersenyum
" Om Agam ,, " ...