
*Setiap wanita Itu Unik ,Mereka di ciptakan Allah dari Berbagai bentuk keindahan ,
Jangan Bandingkan aku dengan dia , sebab Sudah jelas kami jauh berbeda
Jika Dia mencintaimu Dulu,,
aku lebih mencintai mu saat Ini* ...
***
Allah Itu pemilik skenario terbaik ,
semua Yang Di takdirkan bertemu, sejauh apapun dan sesulit apapun ,pasti akan tetap bertemu , dan Juga sebaliknya.
Ternyata , Zeyyan dan Zura selama Ini ,berobat di Rumah sakit Yang sama ,mereka baru menyadari , saat mengantarkan Zeyyan Terapi Kemarin .
1 Minggu ini Zura sepertinya sudah mulai akrab dengan Zafira ,begitupun dengan Zeyyan yang kini begitu dekat dengan Agam ,,anak pertama zafira Yang sangat menginginkan kehadiran seorang ayah ,
" Pelan pelan Sayang ,,,gausa di paksain " terang Agam saat Menuntun Istrinya Untuk belajar berdiri , Zura Yang pantang menyerah terus berusaha berdiri ,meskipun di bawah sana Kakinya Memberontak Ingin segera di dudukan " awwhh " Ringisnya memegang Kuat Bahu Agam ,yang sedari tadi dia Buat Tumpuan , Agam Terkekeh pelan seraya Mendudukkan Zura lagi dengan sangat hati hati .
" Di bilangin pelan pelan Juga ,bandel banget si istri aku Nih "
"aku pengen Cepet-cepet bisa jalan , aku Gamau Nyusahin kamu terus terusan gini ,, "
" Heiii " Tegurnya Berjongkok " Yang Bilang kamu Nyusahin siapa Hmm "
" Jangan Ngomong Gitu Ra , aku Gasuka Yah ,, Sedetik Pun kamu gak pernah Nyusahin aku ,, "
Zura Melirik Ke arah Agam yang Kini Juga Menatap nya Dengan tatapan Elang , tatapan Yang mampu membuatnya bisu seketika " Gam ,bisa gak Liat Aku Nya biasa aja , jantung aku Dag Dig dug ,kalau di liatin Gitu "
Agam mendekat ke arah Zura dengan senyuman tipis namun pandangan Mata Masih fokus Ke 1 Titik " Bisa gak, sehari Gak Bikin aku Jatuh Cinta " Ujarnya Sedikit Berbisik ,,
" Gak jadi sarapan Ini aku , Uda kenyang di Gombalin Kamu Pagi pagi "
" Gajadi Minum Juga aku , Uda Hilang Nih ,dahagaku gara gara Liat Senyuman Kamu ,rasanya adem banget Nembus ke hati " jawab Agam ikut tersenyum jahil .
" Tuh Kann "
" Love You " Tukasnya setelah Mencium Singkat kening Zura .
****
setiap Pagi , Jika tidak ada terapi ,Zura dan Agam selalu menyempatkan Menjenguk Zeyyan yang Kini Masih belum di izinkan Untuk Pulang , terkait kondisinya Yang Akhir akhir Ini sering down .
saat Pintu di Buka , terpampang jelas
kondisi Zeyyan yang Masih terlihat Pucat , Melihat Agam di Balik Pintu Zeyyan dengan tatapan riang langsung Mengubah Posisinya duduk . .
" Om Agam " pekiknya Mampu mengalihkan Pandangan sang Umi ,yang dari tadi setia Mengenggam jemari kecilnya .
" assalamualaikum .. " salam Agam menuntun Zura Untuk Mendekat ke Brankar Zeyyan ,,di susul Salam Zura .
" Wa alaikum salam .. " .
" wa alaikum salam Om ,Tante ,, Kenapa kemalin gak jengkuk Zeyyan ,, " Agam duduk di sampingnya seraya mengusap rambut lembut Miliknya " Kemarin om sibuk , maaf Ya "
" Oke Dehh , No problem kalau bahasa Inggrisnya " jawab Zeyyan Cekikikan .
" aku mau keluar sebentar Ya "
" Boleh aku Ikut " Tanya Zura Yang masih terlihat sungkan , meskipun mereka sudah dekat , Zafira Tersenyum hangat dengan anggukan kecil
" ayo .. " Lirihnya Membuat Zura Ikut Tersenyum bahagia dan segera Memutar Roda Di Kursi Yang ia duduki .
meninggalkan agam dan Zeyyan Yang asik Bercerita dan bercanda Gurau ,kini 2 wanita itu Duduk di kursi taman ,di bawah Pepohonan ,dengan alas Rumput yang terasa sangat lembut.
"Ra , Boleh aku nanya sesuatu "
" Soal " Tanya balik Zura Menatap Lawan Bicaranya .
" Agam "
" silahkan .. Aku akan jawab Dengan Jujur " Zafira Mengangguk setelah Zura mempersilahkan ,mata gadis Itu menyipit menatap Zura
"apa kamu Ikhlas kalau Agam menikah lagi " Zura Tersenyum , Mencoba Tidak Baper dengan perkataan Zafira ,mencoba berpikir positif saat Ini ,dan berharap apa Yang dia Takutnya tidak akan terjadi , Kata orang Wanita Itu pandai menutupi lukanya dengan tersenyum ,Mungkin Zura juga begitu , jujur saja , pertanyaan Zafira itu membuatnya ingin menangis saat Ini ,tidak bisa di bayangkan Jika Itu benar benar terjadi ,apalagi wanita Itu Zafira ,
" aku Gatau , aku Bingung dengan diri aku sendiri , aku sadar aku Ini istri Yang selalu menyusahkan suami ,tapi aku terlalu egois untuk membagi suamiku dengan wanita lain .. "
"Bukan egois , Lagian siapa Juga yang rela Melihat suaminya menikah lagi , aku Cuma Nanya , jangan Kamu Pikirkan jauh jauh ,atau berasumsi Yang tidak tidak ya "
" Aku Tau Kok , Sekarang gantian , Boleh aku Nanya "
" Soal " Tanya Zafira Yang Kini Sedang Bingung menatap wajah teduh Zura Di depannya .
" Agam Juga "
" Boleh Ra , Aku Juga akan jawab dengan jujur ,.."lagi lagi Zura mengangguk , namun , pandangannya beralih menatap Bawah ,dengan lengkingan Bibir Yang masih terlihat begitu manis .
" Apa kamu masih mencintai Agam "
Zafira yang semula Menatap Zura kini juga ikut Mendudukkan pandangannya dengan senyuman Tipis , seperti kecewa dengan dirinya sendiri .
" Tapi aku Akan berusaha lupain Agam , meskipun rasanya sangat sulit , Bahkan sakit Ra "
" Maafin aku Juga ,, Karna aku , kalian berdua ... " Ucapan Zura terhenti , saat Zafira Mengenggam jemarinya .
" Jodoh Itu Gak akan kemana , saat Ini aku uda Berhenti berharap tentang Agam , aku Ingin melupakan dia , aku sadar Cinta ini salah , Kalau Pun kami Berjodoh, suatu saat Allah akan mempersatukan kami dan Juga sebaliknya"
" aku Mohon " lirih Zura menggenggam jari jari Zafira " Jangan ganggu rumah Tangga Kami , "
" tenang Ra " jawab Zafira Yang menimpali tangan Zura " aku tau , banyak orang Yang di Takdirkan hanya Untuk Mencintai Tapi tidak saling memiliki ,banyak Juga Orang Yang mencintai Tapi tidak di Cintai , Bahkan ada yang memiliki namun tidak Saling Mencintai ."
" Aku doakan semoga , Allah selalu Menjaga cinta suci kalian , sampai Maut yang memisahkan ,, aku Berharap rasa Ini Segera Hilang untuk Agam , dan berganti Untuk orang yang lebih Baik Nanti "
" ammiin "
*****
Sepulang dari rumah sakit , Kini mereka Berdua , duduk beriringan Di Sofa depan ,
Zura Diam dengan Menempelkan kepalanya di Bahu kekar Agam , sambil melirik berulang Ulang ke atas , begitupun Agam Yang merasa aneh dengan istrinya
" Kamu kenapa , Ada Yang mau Di Omongin " Tanya lembut Agam mengusap bahu Zura ,memperat Pelukan mereka .
"aku ... "
" Aku Takut kehilanganmu kamu Gam ,, Akhir akhir Ini aku selalu mimpi aneh , "
"Kan Kamu Pernah Bilang , Cintai seseorang Itu karena Allah , dan Ikhlaskan seseorang Itu Karna Allah , perpisahan Itu pasti akan terjadi Ra ,
dan Aku percaya , Allah , akan selalu Menjaga Rumah Tangga Kita , aku Tau Apa Yang kamu Pikirkan akhir akhir ini , " jawab Agam mengulas senyum manisnya .
"ga ada wanita Lain yang aku perjuangkan saat Ini ,kecuali kamu ,
aku mencintai kamu Karna Allah Ra ,, dari Kamu aku tau , arti Cinta Yang sebenarnya .. "
"aku Juga Mencintai kamu Gam " jawab Zura Ikut melingkarkan Tangannya di perut Agam " Karna Allah ... "
"La Tatrik Qalbi Abdaan ,Azura Arsyi Al Fakhri " senyum Zura semakin menggenggam dengan pandangan tak lepas dari Agam ,
" insya Allah ,,"
.
.
.
.
.
.
Jangan Lupa Like ,komen ,dan Vote 🤗🤗
.
.
**Okey , di Chapter Ini aku Mau kasih Visual Agam dan Zura ke kalian , maaf Kalau Gak cocok Sama Ekspetasi kalian selama Ini 😂🤣.
Itu cuma Visual Dari aku Ya , Tetep aja ,Kalian Bebas Imajinasi kan sesuka hati Kalian ,gmna sih Agam itu ,, dan Juga zura ,, Itu terserah Kalian 😁😁**.
. Abraham Agam prawira
**ini Visual Agam dari aku ,, Kalau Kurang cocok , sekali lagi maaf 🙏.
. dan Ini Visual Azura Arsyi Al Fakhri
**
**
Untuk Visual Ali Dan Zahra , Umi dan Abi Zura ,kalian Bisa Lihat di Novel Satunya ,,..
Satu Lagi Nihh , Mbak Zura**