La Tatrik Qalbi Abdaan

La Tatrik Qalbi Abdaan
episode 70



assalamualaikum !!!


Gak berasa ya ,Uda episode ke-70 🤣😂


Tandanya tinggal beberapa chapter lagi


Novel ini bakalan resmi tamat


padahal suka banget kalau baca Komen2 kalian


apalagi tentang uneg2 kalian yang kayak bener2


di buat emosi sama cerita ini 🤣😂..


tapi gapapa deh ,setelah novel ini END ,aku bakalan lanjutin "GARIS TAKDIR"


dan insya Allah Ajari aku hijrah juga ...


dan taun depan ,aku ada novel terbaru untuk kalian..


yang punya ******* jangan lupa mampir ke Zeyyan


oke terimakasih ...


***


" kamu sakit Kay" tanya Ibra begitu bibir Kayra semakin lama semakin pucat ,Kayra lagi lagi hanya menggeleng ,,mengusap bibirnya dengan Menganti senyuman kecil " gak kok kak ,cuma kecapekan mungkin "


" kamu juga pucet sayang ,,kamu gapapa kan " Zura semakin menekan pingangnya ,,rasanya begitu keram di tambah Lagi rasa mules di bagian perut yang sejak tadi dia tahan " mas .." gadis itu mulai meringis ,, memegang bahu Agam dengan kuat " perut aku ..."


"bunda kenapa ayah ... " situasi menjadi panik ,terlebih saat Zura mulai menangis mengadukan rasa sakit yang tidak bisa mereka ketahui " Gam Cepet bawa ke rumah sakit ,mungkin Zura mau lahiran " usul Ibra yang langsung dia setujui ,,


di ikuti Kayra ,Naufal dan Kiano ,Agam melangkah gontai mengangkat tubuh Zura yang mulai melemas ,bahkan suara tangisannya sudah tidak terdengar lagi " sabar sayang .."


"bertahan sayang ... fal cepetan "


" iya gam .."


" genggam tangan Zura gam " imbuh Kayra yang tidak kalah panik " pastiin dia tetap sadar sampai kita di rumah sakit "


" sayang ,,kamu denger suara aku kan ..." Agam memperat genggamnya ,memberikan kecupan bertubi tubi pada pucuk kepala Zura


" bertahan sayang ... bertahan demi aku dan anak anak kita .."


" Fal cepetan ,,"


" ini Uda Cepet gam "


setibanya di rumah sakit ,2 orang suster sudah menyambut mereka dengan 1 Brankar ,, Agam terus mengikuti Suster itu ,hingga pintu ruangan bersalin terbuka ,namun 1 suster menghalanginya ,agar dia menunggu di luar " tolong izinkan saya masuk sus ,saya suaminya"


" tapi pak ..." dokter keluar ,,membuka pintu selebar mungkin agar Agam ikut masuk " silahkan pak ,Karna ibu Zura pasti sangat membutuhkan bapak "


" terimakasih dok"


keringat mulai bercucuran di kening Zura ,berkali kali dokter menyuruh Zura menarik dan membuang nafas ,,


Agam yang masih setia menggenggam jemarinya ikut menangis lantaran kasian melihat kondisi sang istri ,ternyata seperti ini perjuangan seorang ibu demi anaknya ,agar anak yang 9 bulan dia kandung bisa melihat betapa luas Allah menciptakan dunia ,," Ya Allah selamatkan anak dan istri hamba "


Zura mengambil nafasnya dalam ,,hingga satu hentakan suara bayi sudah terdengar memenuhi ruangan ,,


tubuh Agam ambruk memeluknya ,, di barengi air mata kebahagian ,, Zura yang masih lemas hanya bisa tersenyum ,mengusap punggung pria itu pelan


" ana Uhibuka Fillah Abraham "


" terimakasih sayang .."


" terimakasih untuk semua ,,,"


" aku mencintaimu ... "


Tangisan bayi bukan hanya terdengar di dalam ruangan ,namun juga menembus ke keluar ,hingga mereka semua mengucap syukur dengan seksama ..


banyak air mata yang tumpah hari ini


banyak kebahagiaan yang tidak bisa mereka jabarkan juga luasnya Rahmat Allah....


"selamat ya pak ,Bu ,Anaknya Perempuan ,cantik seperti ibunya " ujar dokter yang tadi menangani Zura saat bersalin ,, malaikat kecil itu kini beralih ke tangan Agam ,, ada kehangatan yang menjalar ke seluruh tubuh nya ,, ,," mirip banget sama kamu sayang ,,cantik ..." bibir mungil di sertai hidung kecil namun mancung ,juga mata sipit yang memiliki bulu mata lentik ,," pengen liat ... "


Dengan hati hati Agam menaruh bayi itu di samping Zura ,," Masya Allah ..rasanya kayak mimpi mas ,, ternyata semanis ini saat seorang ibu berhasil melahirkan anaknya "


" maafin aku ,,gara gara aku kamu jadi kesakitan kayak tadi , andai aku tau ,aku gak bakalan ..."


"sssttt ,, " Zura menempel kan telunjuknya di bibir Agam ,gadis itu tersenyum tipis serasa menggeleng


" gak perlu minta maaf ,kalaupun aku tadi gak selamat ,bukannya itu malah menjadi jihad buat aku .."


"mending sekarang kamu adzanin dulu mas ,, "


" Iyah sayang ..."


***


"Namanya Almira Arsyi Prawira " lantang Agam di depan semua orang ,setelah semalaman berunding bersama Zura ,sampai mata mereka kini memerah akibat bergadang " Call me Arsyi " sambungnya mengambil Arsyi dari box bayi


" jodohin sama anak gw gam ,anak gw kan cowok " ucap Naufal


" males banget gw besanan sama Lo "


" yahh gimana si Lo ,,,btw anak Lo cantik banget ,, " Naufal mencoba menyentuh tubuh mungil arsyi ,namun segera Agam jauhkan " bukan Makrom ,ntar Lo demen sama anak gw kan bahaya "


"dihhhh"


" boleh abi gendong "


" boleh kok bi" jawabnya sopan seraya memberikan Arsyi kepada Ali tapi langsung di rebut oleh Zahra


" astaghfirullah Umii "


" umi gemes bi"


" 5 menit ya ,kami juga mau Gendong Arsyi " sahut bunda agam ,hingga menimbulkan kekehan kecil dari bibir tipis Zura


betapa bahagianya melihat keharmonisan yang saat ini sedang tercipta ,terlebih hadirnya Arsyi di tengah tengah mereka