
Emosi Agam benar benar memuncak , Terlebih Jika dugaannya benar orang Yang menculik istrinya adalah Kakaknya sendiri , Agam pastikan Nyawa Kakaknya Bisa terancam Nanti.
" Sabar , Gak ada Gunanya Lo Lampiasin amarah Lo ke Tembok Kek Gini Gam , Mending Kita Mulai Cari Zura !!! Mata elang Itu seperti menerobos Netra Hitam sedikit coklat Milik Naufal " Jakarta Luas , Dan Lo Mau Cari Zura di mana !!!
"Lo Yakin Kita bakal Nemuin Zura Hah !!!
" Selagi Lo selalu libatin Allah dalam Semua Hal Yang Lo Lakuin Gak akan ada Yang Gak Mungkin , Sabar , Semua Masalah pasti akan Ada Jalan keluarnya " Jiwa Jiwa Dai Naufal Keluar , Agam Menunduk Mengusap Rambutnya kasar
" Gw bingung Fal ,, gw Bingung ,gw gamau Kehilangan orang Yang Gw Cintai untuk ke 2 kalinya gw Gamau,, " sudut Bibir Naufal terangkat "kenapa Baru sekarang Lo sadar !!!
" mending Kita sholat dulu Gam , Kita Minta petunjuk Kepada Yang memberi Takdir , Kita berdoa supaya Zura cepet ketemu !!!Agam mengangguk ,, Hati nya benar benar Berantakan Kali Ini , Dia Tidak mau sampai ada Orang Yang menyakiti Zura ,,
°°
Selesai Sholat mereka Mulai mencari Azura ,
Naufal sudah izin kepada Istrinya Kalau Malam ini kemungkinan dia tidak Pulang , dan Agam sudah menitipkan Kiano ke Rumah Umi Zahra dan Ali ,
Bukan Hanya Agam Dan Naufal Bahkan Azam Pun Ikut turun Tangan , Azam Bilang Orang Itu akan Menyesal Karna Menculik adek yang selama Ini dia Jaga .
" Wait " Agam Ikut menghentikan langkahnya
" kenapa ??
" Kenapa Kita gak Liat CCTV yang Lo pasang di teras Aja Gam ,siapa Tau Kita Dapat petunjuk !!
" Lo bener ,, "
Agam dan Naufal Mulai menonton rekaman hasil CCTV , Keduanya Menatap Layar Laptop dengan serius , Hingga ada 2 laki laki Yang Tidak Agam kenal bertamu ke rumahnya ,, Agam Menjeda Vidio Itu dan sialnya muka Mereka Terlalu Buriq jadi tidak terlihat begitu jelas .
" Uda elahh lanjutin tanggung " Agam mengangguk dan kembali melanjutkan Vidio itu , Suaranya tidak begitu jelas , Yang jelas 2 laki Laki Itu berani menarik paksa Tangan Istrinya saat Zura menolak Entah menolak apa .
" Lo denger Cerai cerai Gitu Gak sih ?? Tanya Naufal ,, Agam menggeleng " Suara Mereka Gak jelas Banget parahh !!!
" Coba Lo Ulang " Titah Naufal ,,Agam Pun langsung mengulang ,, " samar sihh , Tapi Gw denger jelas Pas Tadi mereka Berdua Ngomong cerai Cerai Gitu "
" Fal mending Kita Urus Ini ke Kantor Polisi "
Naufal mengangguk dan segera Mengeluarkan Flashdisk itu dari Laptop Agam " Cepet Gam "
Mereka Melaju ke Kantor polisi , Bukan Hanya Untuk Melaporkan 2 orang Itu Tapi Juga memastikan keadaan Tara apa Laki Laki Itu masih mendekam di Jeruji besi atau memang sudah bebas .
" Pak , apa Sodara Tara Sudah Bebas " Tanya Agam dengan bahasa formalnya , Polisi Itu Tersenyum getir " Belum pak , Kasusnya Cukup berat Jadi Sodara Tara Masih Sangat Lama Mendekam di sini "
" Bagus "
Agam dan Naufal Mulai menceritakan Kronologi Di ciliknya Zura ,hingga Mereka Menyerahkan flashdisk itu ke Polisi ,
" Kami akan Menindak lanjuti kasus Ini ,, " ujarnya setelah selesai melihat hasil rekaman CCTV
" Terima kasih Pak , kalau Begitu saya permisi ,, Mari "
°°°
" Gam ini Bukannya Jalan ke Rumah Lo " Agam mengangguk " Gw Curiga Kalau Ibra dalang dari penculikan Ini ,, " Jawabnya memasuki Pekarangan rumah ,
" Den Agam ,, silahkan Masuk den " sapa salah satu ART nya Agam menatapnya datar dan langsung Masuk sementara Naufal Tersenyum singkat dulu membungkuk kan Badanya ,,
" mari Bik ,, "
" Aiya Tuan ,, Silahkan masuk " jawab ART itu membalas Senyum Naufal .
Agam Masuk Pintu Utama ,, Menjelajah ruangan dengan Tatapan elangnya
" Agam " Panggil sang Bunda Kaget saat anak Bungsunya kembali Ke rumah , " Mau Maki Maki Kakak Kamu lagi " hardiknya membuat Agam menyeringai " sekali ini Bun ,,tolong percaya ke Agam , Ibra Itu Gak sebaik Apa Yang Bunda Pikir "
" Gam " Naufal mencoba Mengingatkan dengan sentuhan Di Bahu Agam , " Udahlah Fal , Gw Uda Muak sama semua drama Ibra "
" Ibra ga ada di rumah nak,, 2 hari ini dia ada urusan ke luar kota katanya " Ucap Ayah Agam Yang Tiba Tiba Muncul " Ibra pergi !! Ulang Agam yang di jawab anggukan .
" ayah Yakin Kalau Ibra ke Luar Kota !!
" Kenapa Tidak , Ibra Gak pernah Berbohong kepada Kami " bela Sang Bunda " Ck , Zura di Culik dan Agam Yakin Pelaku semua Ini Ibra ,,"
" Jaga Ucapan Kamu !!
" Bunn ,, please percaya sama Agam ,, Ibra Itu muka 2 Bun ,,, "
" ,, siapa Yang Berani nyulik menantu Ayah "
" Agam Gatau Yah ,,tapi feeling Agam Orang Itu Gak Jauh dari Kita " final Agam beranjak keluar dari rumah mewah Milik orang Tuanya Tanpa Pamit
" Kenapa Bunda Lo jadi Berubah Gitu Gam " Ungkap Naufal saat keduanya sudah duduk di Mobil .
" Gatau Yang jelas Karna Ibra , Fal gw Gak mau Zura kenapa kenapa ,, !!!
" Jangan Mikir aneh anehh optimis gam optimis"
°°°°
" Gak saya Gak mau , Saya Mencintai suami saya , dan saya gak akan meminta cerai dari dia"
kekeh Zura saat surat yang harus dia tanda tangani berada di depan mata jangankan menanda tangani ,menyentuh saja rasanya Enggan , Bahkan Zura belum tau isi dari surat Itu .
" ini perintah cepat Kamu Tanda Tangani atau saya akan berbuat Kasar "
" silahkan saya Tidak Takut , , Kamu Pikir Allah Tidak melihat ,, Allah Melihat Dan Allah Tau semuanya ,saya percaya Allah selalu dekat dengan saya " BRAKKk laki laki itu membanting map ke meja keras " Tanda Tangani cepat sebelum kesabaran saya habis "
" saya Bilang Tidak Mauu ,, "
" sialll " Laki laki Itu membalik badannya frustasi ,bos nya bilang jangan sekali sekali menyentuh wanita yang dia sekap namun Bingung juga cara apa Yang akan membuat wanita Ini Patuh .
Zura Menatap Balok Kayu besar di sampingnya , Tangannya Tidak di ikat Bibir Juga Tidak di Tutup seakan Orang Yang menculik Nya begitu percaya jika dia Tidak akan kabur .
" Bismillah Tolong Hamba Ya Allah " Zura berdiri ,, Tangannya Mengambil ancang Untuk memukul Punggung laki Laki Itu ,, BRUGHH BRUGHH " siaaal " desis Laki Laki Itu Tersungkur " BRUGHH "
dengan cepat Zura membuka pintu sebisa mungkin ,, 3 hentakan dengan Izin Allah Akhirnya pintu itu terbuka ...
" jangan lari kamu " teriak Laki Laki Itu dengan Langkah Sempoyongan Zura terus berlari berharap pertolongan Allah segera datang " Ya Allah Tolong hamba ,, Tolong Hamba Ya Allah "
Jalan raya sudah terlihat , Zura menatapnya penuh syukur ..
langkahnya semakin cepat Hingga dia benar benar ada di keramaian ,,
Zura masih berlari Tanpa melihat kanan Kiri Yang di Pikirannya dia harus aman agar Laki Laki Yang terus mengejarnya Kehilangan Jejak .
lampu Mobil Menyorot jelas ke Indra Penglihatannya di iringi deruan Bunyi klakson ,, " Aaaaaaaaahhhhhh "
BRUGHHHH
kakinya serasa Remuk ,Karna mobil Yang baru menabraknya , Tangan Lemasnya Mengusap Kening yang sudah Banjir darah ,, Orang orang menghampirinya di susul Oleh kegelapan ..
Jangan Lupa Like ,komen dan Votenya ...
Semoga Kalian sehat selalu ,see You Next time😂😂
**Vote
Like
komennn
Vote
like
komeeennnn
Jan Lupaaa
Vote Like komennn
Author kurang kerjaan Gess Maaf🙏😁**