La Tatrik Qalbi Abdaan

La Tatrik Qalbi Abdaan
episode 29



Dan pada akhirnya aku akan di Kuatkan Lagi Oleh


seseorang Entah Karna di Sakiti ...


ataupun di semangati ..


Mungkin Ali Bisa sabar Melihat Anaknya Yang di sakiti Oleh Suaminya sendiri ..Tapi Azam Tidak ....


Baginya Zura Itu Wanita Berharga setelah Bundanya ..


yang harus dia Jaga .. sebisa Mungkin ..


dia dan keluarganya mati Matian Membahagiakan Zura ..


dan dengan Muda orang Lain Menyakiti Adeknya ..


Azam Tidak Bisa Menerima Itu ,...


" Biarkan Adek Kamu Nyelesein Semua Ini dengan Baik Baik sayang ,,beri Mereka Ruang !!! Saran Umi Zahra Mengusap Punggung Azam lembut ,,Raut wajah Azam Masih merah madam Menahan semua emosinya Yang ingin cepat cepat dia keluarkan di depan Laki Laki bernama Agam Itu....


" tapi dia Keterlaluan Umi ,,, Azam Gak rela adek Azam Di sakitin Kayak Gini ,, " Desis azam dengan mata Menyorot Ke arah sang Umi ,, Umi Tersenyum Seraya Menyentuh Bahu Azam " Percayalah semua akan baik-baik saja Nak ,, Allah lebih Tau semuanya dari Hambanya !!! Azam merangkul tubuh Uminya ,,wanita yang di Takdirkan sebagai Ibunya ini benar benar wanita sabar , Azam Berharap Zura Bisa Sesabar uminya ..


" Azam Gak Bisa Sesabar Umi ,, Maafin azam Umii " Batinya setelah pelukan Singkat Itu terlepas ..


" Azam Keluar sebentar Ya Umi ,,"


" Kemana Sayang !! tanya Umi penuh selidik ,, Azam mencoba Tersenyum agar uminya Tidak Curiga " Ke Toko Umi ,,ada Barang Yang Harus Azam beli !!!


"Assalamualaikum !! sambungnya Meraih Tangan Umi kemudian Dia Kecup .. sebelum Umi bertanya Lagi


" Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatu !!!!


Masih dengan perasaan Yang sama ,,Luka Yang sama


dan ,,berharap Pada Orang Yang sama


Zura duduk di tepi ranjangnya dengan Tatapan Kosong ke depan ,,


kapan Hatinya akan Kembali ..


kapan Lukanya sembuh ...


dan Kapan Orang Yang dia Sebut Di sepertiga Malam . ...


datang untuk mengajaknya Pulang ..


"Assalamualaikum Bundaa ,, Kiano boleh masuk Gak ?? Zura Mengalihkan Pandangannya ke ambang Pintu ,, sudut Bibirnya Terangkat Melihat Sang Buah Hati ..


" Wa alaikum salam Anak Bunda ,, sini sayang ,, " Jawabnya seraya tersenyum simpul ,, Kiano langsung mendekat ke arah Sang Bunda ..Zura jadi merasa bersalah Gara Gara Sering memikirkan Agam Dia Jadi lupa Kalau masih ada Kiano Yang Saat Ini Menjadi penyemangat Dalam Hidupnya ..


jari jari Zura Menyisir Rambut tebal Kinao Halus ..


Memorinya Jadi Teringat dengan Kejadian di danau sebelum Dia menemukan Kiano ,, Masa masa Itu sangat Indah untuk di kenang .. Namun Masih di bumbuhi oleh Rasa sakit Yang menjalar ...Mungkin Agam Kini sudah Bahagia Tanpa dia ..


pikirnya


"Bunda ada masalah Ya ,, Coba Clita sama Kiano ,,siapa Tau Kiano Bisa Bantu " Ucap Kiano Menatap wajah Lesu Bundanya ,,sebisa Mungkin Zura Tersenyum Lagi ,,Dia harus Terlihat baik Baik saja di depan Kiano ,," Engak Ko sayang ,,bunda Cuma Lagi Kurang enak Badan !! Jawabnya ..Kiano sebagai anak yang kritis langsung Menyentuh Jidad Bundanya


" Gak Panas Kok Bundaa ,, "


" Uda kemaren sayang sekarang Kan Uda mendingan Karna ada Kiano di sini ... "


" kalau gitu Kiano Di sini aja sama bunda ,, bial bunda cepat sembuh !!!


" Makasih Malaikat Kecil bunda... "


" sama sama bunda ... "


.


.


.


.


.


" Kak dia Istri Gw ,,please Gw Mohon ,, Izinin Gw ketemu sama Diaa " Parauh Agam di depan rumah Azura ,, Azam Menentang keras Laki Laki Yang Baru saja dia Buat babak belur itu untuk menemui Adeknya lagi ,, dia masih Tidak Mau Zura Masuk ke Lubang yang sama ,, Dan Lukanya Otomatis akan semakin parah ..


" dia memang Istri Kamu ,,tapi Kamu Juga Harus Ingat dia Lahir Dari Rahim Wanita Yang sama dengan saya ,, dia Adek saya ,, dan saya Sudah kecewa Dengan Kamu jadi jangan Harap Kamu bisa menemui Adek saya lagi Pergi dari Sinii " gentaknya dengan suara Bariton ,, Agam Menggeleng seraya tersenyum Miring ,


" Wanita sebaik Zura Gak Pantes Buat Laki Laki Seperti Kamu ,, Saya Minta pergi sebelum saya Berbuat kasar Lagi ke kamu !!! Agam berlutut Di depan Azam ,,Matanya Menatap Kakak Iparnya Tuluss ,, " Gw Mohon Izinin Gw ketemu istri Gw kak ..gw sayang Diaa ,, gw emang Bodohhhhh ...gw Bodohhhhh .... " Ucapnya Tulus ,, Entah kenapa Azam Seperti Merasakan Pedihnya Laki Laki Ini ,, Sepetinya Ucapan Yang baru saja di lontarkan Memang Tulus ,, Namun Lagi lagi Azam menepis pikirannya ,, Buaya tetap Buaya Pikirnya kekeh ..


" Berdiri ,, saya Gak Akan luruh ,,sekalipun Kamu Bersujud di Kaki saya !!


Zahra Yang mendengar keributan dari Luar segera Keluar ,,


Suara Itu dia Yakin Betul Milik Azam ,, Azam Memang Laki laki pendiam ,, Laki Laki Yang di kenal Karna Tingkah Lucunya Tapi Jangan Kaget Jika Azam sudah marah ...


" Astagfirullah ,, Azam ,, apa Yang Kamu Lakukan sampai dia bersujud seperti Itu Nak !!! Azam Menoleh ke Arah belakang ,, Berlari ke arah Umi meninggalkan agam Yang masih Belum Mau Bangkit .. " Jangan salah Paham Umi ,, dia sendiri Yang sujud di kaki Azam ,, Azam sudah menyuruh dia Bangun Tapi dia Gak Mau ,,bahkan Azam Uda Nyuruh dia pergi " Zahra Melangkah mendekati Menantunya ,,


" Bangun Nak ,, " ujarnya pelan menyentuh Bahu Agam ,, agam mendongak ,,menatap wajah Mertuanya dengan Berkaca Kaca ,, air mata Ini hanya akan keluar jika dia merasa kehilangan Orang Yang dia sayang dan Mungkin Zura sudah Masuk Dalam Hatinya perlahan ,,,


,Agam meraih Tangan umi Zahra,,,dia berdiri dengan sedikit Membungkuk seraya Mencium Tangan Umi Zahra Penuh hikmat di Sertai Air Mata Penyesalan ,,Umi Tersenyum Mengusap Punggung Agam ,,


" Temui Zura ,,, Jangan Sakiti Dia Lagi ,, Umi percaya Kamu akan menjadi suami Yang Baik Untuk dia ... "


" Ma ,,makasih Umii ,, Agam Janji ..Agam Janji Umiii " Jawab Agam terisak dengan tatapan binar penuh syukur ,, Umi Masih Mengusap Punggungnya ...


" Ayo Umi antar .. " helaan nafas berat terdengar dari Azam saat Agam dan Umi melewatinya begitu saja Tanpa sepatah kata ...


Sampai di kamar Zura Agam Hanya tersenyum sendu ,,


Umi menatapnya penuh keyakinan ...


" Bismillah Nak ,,semoga Zura Bisa memaafkan Kamu ,, dan Bisa mempertahankan Rumah Tangga Kalian ... "


" amin ,,Terimakasih Umii ,, "


" selesaikan Baik Baik ,, Umi tidak Mau Menganggu kalian , assalamualaikum " Agam mengangguk sopan ..dengan sedikit membungkuk ..


" Wa Alaikum salam!!!


Dengan Tangan Yang bergetar Agam Memutar Knop Pintu Kamar Zura pelan ,, Pintu terbuka Memperlihatkan Gadis Cantik Yang sibuk melamun entah memikirkan apa ,, Badanya serasa Kaku melihat Zura seperti Kehilangan Tujuan Hidup Seperti ini..


Agam semakin mendekat Hingga dia benar benar di samping Zura ..


" Raaa !!!! Lirihnya Membuat Kiano dan Zura Beralih menatapnya ..


" Ayaahh " teriak Kinao Bangkit dan segera Turun dari Ranjang Untuk menyambar Tubuh Gagah ayahnya ..


Zura Tersenyum Mengusap air matanya ...


" Agam !!! Lirih Zura Tak Kalah parauh dibaluti air matanya Yang kian Deras ,, Agam mengusap Rambut Anaknya .. berjongkok menyamakan tinggi nya dengan Kiano ,,


Bibir Yang selalu Membuat Hati Zura Sakit Kala Mendengar Kata Kata Yang keluar ,,mencium Kening Kiano Penuh sayang ..


" Ayah Kangen Kamu sayang ,,, !! Ucapnya Merangkul Tubuh Kiano ,, Kiano Yang tidak tau keadaan ,, Terkekeh Kecil Mengusap air mata ayahnya ..


"Kenapa ayah sama Bunda Nangis ,, !!! Agam menggeleng seraya Tersenyum ,,, " engak Kok sayang ,,, Kamu Keluar sebentar Ya ,,ayah Mau Bicara sama Bunda .. " Kiano Mengangguk Patuh ... " Daahhh ayahhh !!! Ucapnya melambaikan tangan ..


Sepeninggalan Kiano Keadaan berubah hening ,,


mereka saling Bungkam ,, Zura Setia memandang Depan dengan Tatapan Kosong,,, Sementara Agam Bingung Harus Mulai dari Mana ...


" Lo Marah ?? Zura menoleh singkat ke arah Agam ,,bibirnya tersenyum simpul dengan Tatapan Yang fokus Lagi ke depan ..


" Wanita Mana Yang Gak marah Kalau dia Di Posisi aku Gam !!


Agam yang tadi duduk di samping Zura ,,turun dari ranjang Mengambil posisi Duduk berjongkok di Bawah Zura ,,Tanganya meraih Tangan Zura ,,merapatkan Jemari Yang dia genggam ..


" Apa Lo Mau Ninggalin Gw ,,, Gw Minta maaf Ra ,, Gw Mohon Lo Jangan pergi dari Hidup Gw , Gw Sayang Sama lo .... " Tangan kekar Agam dia lepaskan bersamaan dengan helaan nafas Beratnya ,,


" Memaafkan bukan berarti melupakan Gam ,.. Aku Minta kamu pergi dari sini ..., Aku belum siap Nerima Luka Baru Lagi !! .


" Gw Gak akan pergi ... " Mereka saling memandang .. Namun Zura Yang Tak kuasa menahan air matanya Langsung menunduk ,,. " Aku Mohon Kali Ini aja Kamu ngertiin aku ,, "


" Tapi Ra gw sayang sama Lo ,, !! beri gw kesempatan sekali Lagi !!!


"Aku bilang pergi Gam !!! Agam Bangkit Dari duduknya .. Semudah Itu dia menyerah Pikir Zura ,,


" aku minta Kamu Pergi ...kejar kebahagian Kamu !!! Tukas Zura sekali lagi agam Mengusap rambutnya kebelakang ..


" Gw Gak pernah Maksa Seseorang Untuk Bertahan sama Gw ,, dan Kalau Emang Lo Nyuruh Gw pergi ,, Gapapa Gw Terima .. !!!


Lo bener hadirnya gw di hidup Lo Cuma Bisa Bikin Lo sakit ..


Gw sayang sama Lo !!! Final Agam benar benar keluar Dari Kamar Zura ....