La Tatrik Qalbi Abdaan

La Tatrik Qalbi Abdaan
chapter 13



"Sus Tolong Periksa Data data Pasien tadi Ya ,, " Formal Agam Pada Salah Satu Suter Yang ada di Sampingnya ,, Suster Itu Mengangguk sopan Seraya Tersenyum .


" Baik Pak "


Agam keluar Dari Ruang pasiennya Tadi Menuju ruanganya di sebrang ,, Semua pasang Mata Menatapnya Kagum ,,sudah Biasa Bagi Agam,, Risih Iyah Tapi Setidaknya Dia Harus Profesional


Jadi Seorang Dokter Muda .


" Hy Sayang ,,Capek Yahh " Suara sambutan Dari Gabriel Padahal Agam Baru saja Membuka Pintu ,,Agam Menatapnya Jengah ,,, Rasanya dia Ingin Tugasnya Segera Selesai Jika ada Makhluk pengganggu ini .


" Keluar !! Titah Agam Mengayunkan Tangannya agar Gadis Ini segera Enyah ,, Gabriel mendekat Ke Arah Agam ,, meraih Tangan Agam Untuk Bisa bergelayut Manja di sana ,,


" KELUAR " Volume Agam Meninggi Melepaskan Tangan Gabriel kasar .


" kamu Marah Ya,,, Karna aku lama Gak Kesini,,, aku Kan sibuk sayang ,,Yaudah deh aku janji tiap Hari aku Bakalan Ke sini Kok"


" Justru Gw Lebih Seneng Kalau Lo Gak Ke sini ,, Gw Muak Liat Muka Lo ,keluar Dari Sini sekarang ,, Pintu Uda Gw Bukain "


" Kamu Gatau Yahh Gimana Rasanya Berjuang Tapi Gak di Hargain !!!


" Dan Lo Gak Tau ,, kalau Yang Namanya Cinta Itu Gak Bakalan Bisa Dateng dengan paksaan ,, ,, Pergi Lo !!!


" PERGIII"


" Jahattt "


" Gw Gak peduli '


" Liat aja aku Bakal Bales Perbuatan Kamu Hari Ini " Gabriel Mengambil Tasnya Dan Meninggalkan Agam dengan wajah kesal ,Agam mendorong Pintu ruangannya Untuk dia Tutup ,, Gadis seperti Gabriel Memang Tidak Bisa Di Usir Dengan Halus. apalagi Sifatnya Yang keras kepala .


" kayra " Ucap Agam Menenteng sebuah Map Yang berisi Data pasien ,, Dokter Muda Itu Mengerutkan Dahinya Berpikir ,.


" Apa Mungkin Ini Kayra yang ,,, akhh Gak Mungkin Lahh ,, dunia Gak sesempit Apa Yang Gw Pikir " Duganya Namun Dia Tepis Lagi Pemikiran Itu ,,


Beda Dengan Agam Yang Pusing dengan Pasien pasiennya ,, Zura Kini Menikmati waktu sorenya Dengan


melihat Buku Buku Novel Dengan Berbagai Genre


tersusun Rapi di depan Matanya ,,


Gadis Itu terlihat Bahagia ,, Apalagi Dia Bisa


bertemu dengan Kakak Laki Lakinya Yang sudah seminggu Ini


tidak Pulang Karena Kuliahnya Di Luar Kota .


" Kak Zam ,, Boleh beli Banyak Gak Novelnya " Rayu Zura Mengedip Ngedipkan Matanya Centil , Azam Paham Betul Jika Adeknya Ini Pecinta Novel Jadi Kata Apalagi Yang bisa Dia Jawab selain Iya .


" Iya Terserah Kamu ajalah ,, Yang penting Harus di Baca ,,awas aja Kalau Di Jual " Jawab Azam Ikut Memilih Buku Buku Novel .


" siap Bosss ,,tenang Kak Zam 10 novel 10 Hari khatam semua Kok " Kayak Iyah aja " Batin Azam .


Dari Genre Komedi Zura Sudah Memilih 2 Novel Tadinya mau 3 Tapi Kasian Juga Jika Dompet Kakaknya Menipis ,, Ini Kan Baru 1 Genre Belum Dari Genre Genre Yang Lain .


" duuhh Kok Gak ada Sihh ,, Novel Itu di Genre Mana Yah " Tanya Zura Pada Dirinya Sendiri ,,Azam Yang Sedari Tadi mengekor di Belakang Zura Ikut Pusing ,, apalagi dia Yang Bertugas Membawa Novel Novel itu .


" Nyari Novel Apaan si Ra ?? Tanyanya Kesal ,,


" RAIN ,,Kak ,,Itu Novelnya Terbatas Bangett Dan Kata Temen Aku Ada disini Cuma aku Gatau Di Genre mana " jawab Zura Mengeser nggeser beberapa Novel di Genre Remaja .


" Judulnya RAIN yang Sampulnya warna Jingga !!! Zura Membalik Badannya Ke Arah Azam Dengan mengangguk semangat .


" Kak Zam Tauu !!!


" hadehh Bilang Donk Dari Tadi ,,Tuhh di Genre Fiksi Remaja ,, Tadi aku Nemu Di sana ,,, "


"Seriusss " Lagi Lagi Agam mengangguk " Yaudah kak Zam diem Disini Oke,, Ra Mau Kesana ,, !!!! Jawab Zura antusias


Mata Zura Berbinar setelah sampai di Genre Fiksi Remaja ,, Namun rak Buku Yang Panjang Dan Sampul Sampul Novel di sini Kebanyakan Warna Jingga , Itu Akan Mempersulit Dirinya Untuk Menemukan Novel Yang Berjudul RAIN itu .


" Ishhh ,, Kenapa Warna Jingga Semua Sihh sampulnya , Ini Lagi Yang RAIN yang Mana Yahh ,, Rak Nya Juga Panjang Bangett ,, Kayak sebrang sampai Merauke " Gerutunya ,,terus Membaca Judul Judul Novel Yang dia Tarik berharap Tulisan Sampul RAIN segera Dia Temukan .


" Nahh Ini RAIN ,,, " Binar Nya lega ,, Namun Happ ,, bertepatan dengan Tangan Zura Ada Tangan Gadis Lain Juga Yang Menyambar Novel Itu ,,mereka saling memandang ,, Zura Melempar Senyum Ramahnya Ke arah Gadis Itu ,, dan melepaskan Tangan Dari Novel berjudul RAIN yang dia Cari .


" Buat Kakak aja" Ucap Zura ,, Gadis Itu membalas Senyum Ramah Zura dan Ikut Melepaskan Tangannya Dari Novel RAIN .


" Buat Lo aja ,, Kan Lo Yang Nemu Duluan!!!


" Gapapa Kok Kak ,, kakak aja ,, Lagian Tadi aku Uda pilih Banyak Juga ,, Nih Kak ,, " Zura Menyodorkan Novel Itu Pada Gadis Berambut Hitam dominan pirang itu ,,


"Iyah Kak ,, Temen aku Uda ada Yang Punya Kok ,, jadi Nanti Aku Bisa pinjem novel dia buat Baca ,, jadi Ini Buat Kakak aja !!!


"Thanks Yah , Lo Baik Bangett ,,Oh Ya ,,kenalin Gw Kayra " Ujar Kayra Mengulurkan Tangannya Ramah ,, Zura Dengan cepat Menjawab Uluran Tangan itu .


" Zura Kak " Jawabnya Tersenyum .Kayra Terus Melihat Wajah Zura ,bibirnya Terangkat Sendiri ,,melihat Zura Membuatnya Ingat tentang seseorang ,,


" Kakak Kenapa ?? tanya Zura membuyarkan Lamunan. Kayra ,,Kayra Menggeleng Pelan .


" Ah Enggak ,,, kok Ra ,,, !!!


" Lo Nginggetin Gw Tentang seseorang Ra ,, Yang Gw Gatau Gimana Keadaan dia Sekarang " Batin Kayra ,, Iris Hitam Zura Kembali Mengingatkan dia Pada Masalalu ,,dimana Dia Harus Kehilangan Orang Yang dia sayang ,,orang Yang slalu ada Buatnya,, dan Kini Tinggal kenangan indah di antara Keduanya.


" Aku duluan Ya Kak ,, Kasian Kak Zam Uda Nungguin " Kayra Tersenyum Mengangguk " Hati Hati di Jalan Ya ,, semoga Bisa Ketemu Lagi sama Lo !!!


" Iyah Kak Assalamualaikum !!!


" Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatu !!!


________


Agam Masih Merasa Bersalah Dengan Zura ,, Karna Kejadian Tadi Pagi ,, Rencananya Sekarang Dia Ingin Menjemput zura dulu


sebagai Tanda Permintaan Maaf ,, Begitu Mobil Mewah Hitam Itu sudah Sampai di pekarangan Kampus ,,suasana Kampus Sudah Begitu Sepi ,, Agam melihat ke arah Jam Tangganya ,,


waktu sudah Menunjukkan Pukul 16.00 berarti Dia Terlambat ,,


dan pasti Zura Sudah melanjutkan Aktivitasnya Di rumah ,


" Gagal Kan Rencana Gw ,, Trus Kalau Tu anak Gak Mau Maafin gw Gimana !!! monolognya Frustasi ,, Agam kembali Menjalankan Mobilnya agar segera Sampai Di Apartemen


dan Meminta Maaf Pada Zura Bagaimana Pun caranya Nanti .


Sampainya Di Apartemen pria Jakung Itu langsung Masuk


melihat Ruang Tamu Masih begitu sepi ,, Mungkin Zura Di Kamar Pikirnya dan Langsung melangkah Ke Kamar , Lagi Lagi Zura Tidak ada Di sana , dia Mencari Ke Dapur Dan Tidak ada Juga .


" Ra Lo dimana Sihh ,, Woiii Raa," Teriak Agam ,,


" Jangan jangan dia Pergi Lagi ,,karna Tiap Hari Tu bocah Sakit Hati Mulu Gara Gara Gw mikirin Zafira ,, "Agam merogoh saku jaz Dokternya Untuk Mengambil ponsel dan Mencari Nama Zura ,,


Sudah 6 kali Panggilan Namun tidak ada 1 Panggilan Pun Yang Zura jawab ,,


" Sok Banget si Lo ,,, Apa Gw Chat aja Yah !!! tangan Agam mulai mengetik


AGAM


*RA LO DI MANA ,,LO MARAH ,,,YA UDA GW MINTA MAAF


AGAM*


LO KEMANA SIH ?? CAPEK GW NYARI LO


AGAM


WOIII


AGAM


RA .....


AGAM


RA PULANG WOII UDA JAM BERAPA INIII !!!


RA GW MINTA MAAF


AGAM


LO MAU APAA SIHH ,,GW UDA MINTA MAAF ,, KALAU LO MARAH YAUDAH MARAH AJA DISINI GAK USA SOK SOK AN PERGI DARI RUMAH KALAU BUNDA TAU GW YANG KENA SEMPROT GARA GARA LO .


AGAM


SE ENGAKNYA READ WOIII ,GW JUGA GAK BUTUH BALESAN CHAT DARI LO


Agam mengacak rambutnya kesal. telpon gak di angkat Chat Juga Gak dibales .


" Bocah Banget sih Nihh orang ,,gitu aja Ngambek ,,dia kemana Lagii"