La Tatrik Qalbi Abdaan

La Tatrik Qalbi Abdaan
episode 51



SEBELUM MEMBACA AKU MAU TEGASIN ,KALAU INI CUMA KARANGAN AKU , KALAU NANTI ADA NAMA RUMAH SAKIT ATAU DOKTER YANG GAK SESUAI SAMA ASLINYA MOHON DI MAKLUMI ,,


DAN MAAF JUGA AKU GAK BISA KONSISTEN ,πŸ™πŸ™,


Selamat Membaca .....


-


-


Nothing last Impossible


(tidak ada Yang Tidak mungkin )


***


Amerika Serikat, Negara yang akan agam tuju hari ini ,untuk mengajak Zura berobat , Semua sudah dia siapkan , tinggal berangkat ,dan semoga Allah Mengizinkan Zura Untuk bisa berjalan kembali ,


kini, di temani keluarga Zura ,mereka sudah sampai di bandara , untuk menunggu pesawat ,berulang ulang Agam mengusap Pundak Zura Untuk memberikan istrinya ketenangan


"Ayah sama bunda pelginya jangan lama-lama , Ano kangen " Ujar Kiano Menatap wajah Bundanya dengan lesu


" Doain Bunda Ya sayang ,semoga Semua lancar " jawabnya meraih kepala Kiano untuk dia usap " Bunda sayang Kamu "


" Ano juga " dan terjadilah adegan peluk ,memeluk , di depan banyaknya Orang , " Ayah Gak di peluk Nih " sambar Agam menaik turunkan alisnya menatap kiano dan Zura bergantian .


Ali ,Zahra dan Alvi Tersenyum hangat melihat keharmonisan keluarga kecil di depannya ,sementara Azam Kini mendekat ke Agam , Menepuk Pundak Agam Pelan


" kalau mau peluk adek aku , nanti , Nunggu momen yang pas ,jangan Sekarang , Takut banyak yang iri" Bisiknya mampu membuat semua terbahak, Karna masih bisa di dengar .


" termasuk kakak " Tanya Agam , azam Mencebikan bibirnya seraya tersenyum miring .


" Alhamdulillah enggak " ketus nya memberi jarak,


" Ngomong ngomong , Gadis yang kak zam kejar kejar , sampai kak zam bela belain masuk ke Fakultas kedokteran itu ,gimana Kabarnya , " Celetuk Zura ,spontan membuat kedua Orang tuanya kaget , apalagi Azam ,yang sudah tersedak air liurnya sendiri ,


melihat ekspresi terkejut azam rasanya Zura sangat bahagia , jarang jarang membuat kakaknya malu Seperti ini .


" masih Inget aja kamu ra " Imbuh alvi menyenggol bahu adik laki lakinya


" Uda sejauh mana Nihh ,kamu Tikung dia di sepertiga malam " Godanya menambahi .


" kalian jangan Sebar gosip Yah , Tunggu aja , Taun ini aku bakalan menghitbah dia "


"Masya Allah ,..beneran zam , "Tanya sang Umi memperlihatkan kebahagiannya , Azam mengangguk membalas menyenggol bahu Alvi " Nunggu kak fi dulu nihh ,Nanti nangis lagi ,kalau aku Nikah dulu "


" Doain secepatnya " jawab Alvi tidak mau kalah ..


canda gurau mereka berganti dengan raut wajah sedih ,saat pesawat sudah mau beranngkat , Rasanya sangat berat , bahkan Hawa di keluarga ali sudah menangis menumpahkan air mata perpisahannya .


ZURA melambaikan tangannya ke semua orang , terlebih Ke Umi dan Kiano ,


sementara agam hanya tersenyum sendu ,ini juga dia lakukan demi kesembuhan istrinya


****


pemandangan dari atas sedikit mengobati rasa sedihnya , Agam yang melihat Zura Tersenyum menatap kagum pemandangan di bawah ,Ikut mengangkat sudut Bibir , sembari membawa Tubuh Zura ke pelukannya "Aku tau semua itu berasal dari Allah , termasuk kesembuhan kaki kamu nanti , tapi di samping berdoa Kita Juga harus berusaha kan " Zura mengangguk ,menatap lekat wajah sang suami ,yang masih setia Tersenyum ke arahnya , Hingga 2 netra mereka beradu .di Sergai hembusan lembut dari sang angin ..


" Terimakasih Gam ,, " ujar Zura melingkarkan tangannya ke perut Agam,seraya memejamkan mata , menikmati sejuknya udara saat ini .


"jangan bilang makasih terus Ra , Ini Uda jadi kewajiban aku "


" ana Uhibuka Fillah Abraham Agam prawira "agam yang sudah gemas hanya bisa mengacak pucuk kepala Zura " Love you too sayang !!


Mereka tertidur pulas dengan posisi saling memeluk ,benar benar pasangan yang sangat di idamkan , Apalagi Agam , suami Ferfect yang mampu menerima kondisi Pasangannya dengan apa adanya , Agam memang pria Dingin ,tapi di balik sifatnya itu dia Punya rasa setia yang kuat , buktinya sewaktu dia masih mencintai Zafira ,


dan sekarang , saat Dia sudah melabuhkan hatinya ke Zura , dia rela Menerima kekurangan Zura dan mengisi dengan kelebihan yang ia miliki .


John Hopkins medicine Baltimore Maryland , Nama rumah sakit Tujuan mereka di amerika serikat ini ,


kebetulan agam juga sudah mengenal salah satu dokter di sana ,namanya Lewis.


mereka berteman dekat di media sosial , dan semoga semakin dekat saat bertemu nanti .


****


setelah menginjak negara Amerika , Agam langsung memesan taksi ,agar Bisa cepat sampai di Hotel ,Yang sudah dia pesan Untuk beristirahat nantinya , dan kebetulan Hotel Itu lumayan dekat dengan rumah sakit John Hopkins medicine Baltimore Maryland.


Zura menatap kagum melihat pemadangan asing di sekitarnya , Cahaya Lampu warna warni yang terlihat begitu terang di tengah tengah Kota Yang lumayan redup , Di tambah banyaknya pejalan kaki Yang berlalu lalang ,dan sejukknya angin malam yang menyapu Khimarnya .


melihat wajah binar Zura , Agam langsung mengeluarkan kan kameranya , beralih posisi , yang semula di belakang Zura Kini sudah ada di depan Zura dengan camera yang menggantung di lehernya ,


"ngapain Gam " Tanya Zura Menatap suaminya Bingung , sudah jelas Agam Ingin membidiknya , Agam Mengusap Lensa camera setelah Itu matanya terpejam 1 untuk memfokuskan Camera ke wajah cantik Zura


cekreett


" PERFECT " Ujarnya saat puas melihat hasil jepretan " Mau lagi gak "


" Gak akh , Malu tau , Uda Yuk , istirahat , aku ngantuk Gam " Keluh Zura , Membuat Agam mengangguk , menyetujui .


" Padahal aku masih pengen Fotoin Kamu , Baru Juga 1 Kali ... " Ucap Agam Mendorong Kursi Roda Zura Untuk menepi , Menunggu taksi pesanannya Datang . ,,


ehh Mon maap emang di Amerika ,ada taksi online yah ?? wKwkwkw , Gatau Dehh balik Lagi ke bacaan awal yahh , Ini cuma karangan aku aja , maaf kalau gak sesuai aslinya , Aku belum pernah ke Amerika soalnya , jadi gada pengalaman ,Okey Dehh lanjut ke bang Agam ..


****


" thank You very much " ucap Agam kepada Supir taksi ,setelah memberikan upah , Dan menuntun Zura keluar .,, Driver Itu tersenyum , kemudian Mengangguk sopan .


" Besar banget Ya ,hotelnya " mata Zura melihat dari Bawah ke atas benar benar tinggi ,tidak bisa di bayangkan bagaimana , jika ada Orang Jatuh dari atas sana ,


" kalau kecil namanya kos kos san sayang " jawab Agam segera mengajak Zura untuk masuk ,


meskipun badan mereka sama sama lelah , namun rasa kantuknya seketika hilang saat menikmati pemandangan indah dari balkon hotel , sangat sangat Indah


" Masya Allah " kagum Zura Bersender di bahu suaminya , Karna mereka duduk bersebelahan ,ada sofa ukuran sedang yang di sediakan di balkon hotel .


" dan nikmat tuhanmu mana lagi Yang kamu dustakan " Imbuh Agam , mengecup singkat Kening Zura "Indah kan ,,, Tenang tapi begitu menghanyutkan "


" bahasa kamu terlalu tinggi ,aku Gatau "


" Gatau yang tadi gapapa , yang penting kamu tau kalau aku benar benar mencintai kamu saat ini ,


I need you here, so don't even think. Make me leave me ( aku butuh kamu di sini , Jadi ,jangan pernah berpikir untuk meninggalkan aku )


tangan Zura meraba wajah Agam dengan mengulas senyum tipis " aku Juga mencintai kamu ,aku Juga Butuh kamu di sini ,jadi jangan pernah berpikir kalau aku bakalan Ninggalin kamu "


" I am here, forever here, with you to color our household ( aku di sini , selamanya akan di sini bersama kamu ,untuk mewarnai rumah tangga


Kita " sambung Zura , Menenggelamkan wajahnya di dada Agam ,


" Terimakasih sayang !!! ...


-


-


-


Jangan Lupa Like ,komen ,dan Votenya ,,, Apapun Nanti Endingnya , aku harap kalian tetep baca Novel ini yah , LavyuπŸ–€πŸ–€