
Bulan Pun menginginkan Matahari ...
Namun ia tau sebatas Mana Harus bermimpi
Semoga Luka Ini bisa membuatku menjadi wanita
yang dewasa ,, Wanita Yang Tangguh Bukan Wanita Rapuh ..
karna Sebesar apapun rasa Cinta seseorang kepadamu ...
ada saatnya dia Lepas dari kata Sabar ..
Jika memang kebahagiaanmu Bukan Bersamaku ..
biarlah semua Ini Berakhir dengan kehilangan ..
semoga Allah Memperluas Hatiku agar aku bisa
ikhlas Untuk kedua Kalinya Melihat orang Yang Ku Cintai ..
bahagia bersama Wanita Lain ...
" Bunda kenapa Nangis apa Ano nakal ?? Tanya ano pada Sang Bunda Yang Memaksakan agar Bibir tipisnya tersenyum
" Ano baik Kok ,,bunda sayang banget sama Ano ,, Ano Ikut bunda Yah ,, mulai sekarang Kita tinggal di rumah nenek sama kakek "
" Teluss ayahh ,, !!! Zura mendekat ke arah Kiano ,, " Ayah Nanti Nyusul sayang ,,sekarang Ano beres beres Yah ,, Kita ke rumah Nenek Hari Ini Juga "
" Iyah Bundaa " jawab Ano Patuh ,,
Sebelum Zura berberes Zura Megambil secarik kertas dari Buku diarynya ,, dan menulis Semua Yang Ingin dia Luapkan kepada Agam ,, sesekali air mata Itu turun Namun cepat di seka Kasar oleh Zura ..
" Makasih Buat semuanya Gam ,, aku pergi dan semoga Allah selalu melindungi Kamu " Lirih Zura menaruh kertas Yang sudah di penuhi Coretan Tinta itu di meja kamar,, berharap Agam membacanya nanti .
" Uda siap Sayang !!!
" siap Bundaa "
Mereka sampai di kediaman Ali dan Zahra ,,
lagi lagi Air mata Zura Menetes ,,
rumah penuh kenangan yang selalu membuat dia bahagia ..
bahkan Sekali saja Zura Tidak pernah terluka saat Tinggal bersama Umi dan Abinya ..
" assalamualaikum !!! Ucap Zura Mengetuk ngetuk Pintu ,,
" wa Alaikum salam " Jawab Seorang Dari balik pintu yang sangat Zura Kenali suaranya .
Langkah Kaki Yang tadi samar semakin jelas Hingga Pintu Itu terbuka ,,, Zura Langsung menyambar Badan Uminya Menumpahkan Beban Yang dia Rasanya Selama Ini ,, Zahra Yang Bingung ,,Mengusap Punggung anaknya gusar ...
" kamu kenapa Sayang ,, Apa ada masalah !! Tanya Zahra , Zura masih diam terisak di Bahu Uminya ,..
" Lohh Ra ,, Kamu kenapa ?? Alfi Yang tadinya Ingin membuka Pintu Juga kaget saat melihat Zura dan Uminya saling berpelukan Namun Di Barengi air mata ,, Hanya Zura tidak dengan Zahra...
" Ano Ikut Tante dulu Yahh ,, Biar Bunda sama nenek Dulu " Ujarnya ,, Ano Pun mengangguk Dan Berjalan meninggalkan Bundanya Yang masih di ambang Pintu ..
" Agam Umiii ,, Agam Jahattt !!! Agammm Hikss Hikss ...zura Uda Gak Kuat Umii ,, " Terdengar helaan Nafas Berat dari Zahra ,, Zahra Melepaskan Pelukannya dengan Tersenyum tipis ke arah sang anak .." masuk dulu sayang ,, baru jelasin semuanya ke Umi ,, "
" anak Umi kenapa ,, Sampe Nangis Nangis Gini apa Rumah Tangga kamu sama Agam ada Masalah !! Zura Mengangguk dan kembali Menyandarkan Kepalnya Di Dada Umi ,, Baginya Umi Tempat Paling nyaman Untuk bersandar ,, Wanita Hebat ..wanita Yang selalu mengerti posisi dirinya ,,
"Istiqfar sayang ,,, Istiqfar .." Jawab Zahra Mengusap Kepala Putri bungsunya ,, Mencoba Memberi Zura Kekuatan ,, " Allah Gak akan beri Kamu Ujian Seperti ini kecuali Allah Yakin Kalau Kamu bisa ,, "
" Tapi Zura Bukan Orang Kuat Umii ,,ada saatnya Zura bener bener Rapuhhh dan Mungkin,,, .Ini Uda waktunya Zura Nyerah .." Tangan Zahra Menangkup Wajah Zura Dengan Tatapan Menyorot Ke manik mata Zura ..
" denger Umi ,, Allah Itu benci dengan yanga Namanya perceraian ,, Wanita Yang meminta cerai pada suaminya gak akan bisa mencium bau Surga Jangankan masuk mencium saja Gak bisa ...apa Zura mau ,, ," Zura menggeleng ,, dengan air mata yang terus Mengalir ,, " Tapi ..." Ucapannya terhenti saat Zahra membawa Tubuhnya Ke dekapannya lagi ,,
" Selesaikan semuanya Baik baik ,, Kamu bukan Anak Kecil lagi ,, pernikahan Itu Bukan Main Main ,, Kamu yang sabar ,,. Umi percaya Kalau Kamu bisa .. Doa Umi selalu menyertai Langkah Kamu .. "
" Tapi Sampai Kapan Hati Agam Untuk wanita lain,,,, coba Umi bayangin kalau Umi di Posisi Zura Apa Umi mau bertahan dengan laki laki Yang hatinya Untuk orang lain " Zahra tersenyum simpul .. Mengenggam Tangan Anaknya ..
" Bismillah sayang ,, kamu harus Ikhlas dengan semua Ini ,, Cintai Agam Karna Allah ... ,semoga Allah cepat membalik hati dia .. ingat jangan berharap kepada manusia Karena Itu adalah kecewa yang paling di sengaja "
" Untuk sementara Zura Boleh Tinggal di sini kan Umii !!!
" Boleh...Asal Itu bisa membuat kamu lebih tenang.... !!! ...
" Zura sayang Umii ,, Zura kangeennn Umiii " Batin Zura Tersenyum Sekilas menatap wajah Uminya yang selalu membuat matanya sejuk ..
Agam mengumpat Ibra dengan ribuan Kata kata Kotor .
dia tidak peduli Sekalipun Ibra masih Punya ikatan darah dengannya ...Karna Sikap Ibra sudah keterlaluan Dan mampu membuatnya naik Pitam ..
Mobil nya berhenti di Pekarangan Rumah sang Bunda ..
dengan Wajah Yang merah madam Agam langsung masuk Tanpa Mengucap salam ,,sepatah katapun tidak Dia keluarkan padahal ada ayah dan Bundanya di ruang tamu ..dia Langsung menerobos mencari keberadaan sang Kakak ..
" Kenapa Lo sebusuk Itu Braa ,,KENAPAAA " Teriaknya saat Ibra sudah ada Di depannya ,,Ibra Yang kaget ,,Hanya Menaikkan 1 alisnya " Why ,, ?? Tanya Santay ..
Agam berdecih kecil ,, Tangannya Yang sudah Mengepal Langsung Meninju rahang Ibra ,sampai sang empu Meringis menahan sakit
" Cara Lo terlalu Licikk ,, ternyata Lo Itu Gak jauh dari sampah ,, Gw Jijik sama Lo ,, Mulai saat Ini jangan harap Gw Nganggep Lo kakak Gw ... " Umpatnya Menarik kera Baju Ibra ..untuk bangun
Ibra Menepis Tangan Kekar Agam Keras .. .
" Lo Nganggep Gw ataupun Engak gw gak peduli Yang gw Tanyain Gw Salah apa sama Lo " jawabnya merapatkan Gigi Gigi depan ,, Ayah dan Bundanya Yang Tadi Di ruang tamu Langsung masuk setelah mendengar suara bariton Agam ,, Agam Tersenyum miring ,, Membuang wajahnya Jengkal ...
" salah Lo !!! salah Lo banyak ,, dan Kesalahan terbesar Lo Yang gak akan gw maafin ,,kenapa Lo Nyuruh Zafira pergi dari Gw ,, KENAPAAA ,, Kenapa Lo Bohongin gw ,, Kenapa Lo Buat Gw Gila bra KENAPAAA ,, "
" Maksut Lo apa Ngomong Gitu " Ibra mendorong Tubuh Agam kasar ,, Agam Tidak Tinggal diam ,,dia Pun tak kalah Kasar Mendorong Tubuh sang kakak,,, sementara Bundanya sudah menangis Di Dada ayah .,, Mereka Masih memperhatikan kedua anaknya ..Mau Menyalahkan Juga Tidak tau siapa Yang Harus di salahkan ..
" Lo Bohongin gw kalau Zafira hamil padahal dia Gak Hamill ,,Lo Nolongin dia waktu dia disekap Tara Dan Lo anggap Itu Utang Budi ,, sebagai Gantinya Zafira harus pergi dari Gw ...Gw Hancurrr Braa ..Gw Hancurrr ...apa Lo Tau Keadaan Gw Waktu Itu ,, Asal Lo tauu,, Zafira sama Zahira Itu bukan Saudara kandung ...
LiCik Lo " BUGHHHH ...
" Agaaamm stopppp " Teriak sang Bunda berlari menghampiri kedua anaknya ..baru saja agam Ingin melanjutkan Pukulannya Namun dia Tarik Lagi Tangannya Yang sudah menggepal Karna sang Bunda Yang mencoba melindungi Ibra ..
" kenapa,,, Bunda belain Anak Bunda Yang B3jat Ini,,,, ini anak Bunda Yang selalu bunda banga banggain ...ini Bunnn ,,.!!!
PLAKKKK Agam menyentuh Pipinya Yang Memerah Karna Tamparan sang Bundaa ..
"Bunda kecewa sama Kamu ...Bunda gak pernah ajarin kamu seperti Itu Gam !!! parauh Bunda tanpa ada penyesalan setelah menampar keras Pipi Agam ..
" dan Agam Jauhhh lebih kecewa sama Bundaa " Ucap Agam kemudian pergi meninggalkan seisi rumah ....ayah menarik Tangan Agam saat Agam baru selangkah Di depannya .. " Semua Ini pasti ada Hikmahnya " ujar ayah Seakan percaya dengan Ucapan Agam ,, Agam Merangkul Tubuh ayahnya lega ...
" Agam pergi Yah ,, Jaga Diri ayah baik baik,,. dan Agam Juga Nitip Bundaa ,, " Lirihnya setelah Pelukan Itu Terlepas. ...
Skuyy keluarkan Uneg2 Kaliaann 🤣🤣