
. *Cinta tak pernah mengajarkanmu bagaimana cara menjadi seorang pecundang, tapi Cinta selalu mengajarkanmu tentang cara menjadi seorang yang bertanggung jawab..
~ Tanggung jawab terhadap perasaanmu
~ Tanggungjawab terhadap pilihanmu
~ Tanggungjawab terhadap keputusan akhirmu...
. Ketika meletakan perasaan saat itu juga kau harus menjaga dg baik orang yang menjadi keputusan akhirmu..
🍁 Khaulah_Badr313 🍁
مجلس ابا الزهراء 🍁🍁*
" sayang ,,, Aku ke rumah sakit dulu ya , mau liat gimana kondisi rumah sakit " Pamit Agam Yang kini sudah berpakaian Formal di depan cermin ,,
Zura yang sibuk dengan kuku kukunya menoleh sebentar " Bilang aja mau selingkuh "
" selingkuh , ?? Tanya Agam mengulang yang di jawab anggukan dengan wajah kesalnya , Agam menghela nafasnya panjang ,akhir akhir ini sifat Zura berbeda 180° dari Zura yang dia kenal , Zura lebih posesif dan yang bikin Agam pusing ,,kadang hal sepele pun dia tangisi
contohnya saja ,saat Agam tidak sengaja menginjak semut di rumahnya ,,tiba tiba Zura menangis heboh lebih dari 1 jam ,
" selingkuh sama siapa ,Naufal maksut kamu "
" pikir aja sendiri ,aku mau masak " finalnya beranjak pergi ,,benar benar membuat Agam tidak mengerti tentang jalan pikiran Zura
" Ya Allah ,istri gw kenapa berubah gitu si , beda banget sama Zura yang gw nikahin ,apa rohnya ketuker sama betina di Amerika , Astagfirullah gammm" Agam terus bergumam ,, Hingga suara pecahan terdengar memekik di kepalanya ,dokter muda itu secepat mungkin menuruni tangga .
" Jangan " larangnya melihat Zura berjongkok ingin membersihkan pecahan beling " nanti kamu kenapa kenapa sayang ,, biar bibi aja Ya"
" Gam " wajah Zura memelas , gadis itu menarik tubuh Agam ,untuk dia peluk erat ,, Agam Tersenyum lega ,setidaknya dia tenang jika pagi hari seperti ini melihat gadisnya Tersenyum " Jangan pergi , aku pengennya sama kamu terus ,gak mau di tinggal ,,pokoknya gak Mauu"
"cuma sebentar sayang ,, apa kamu ikut aja ,setelah itu kita jalan jalan "
" Yaudah Dehh aku ikut aja ,aku gak mau kamu selingkuh lagi !! cibirnya membuat Agam gemas ,, bisa bisanya Zura percaya omongan konyol Naufal " besok besok gw Pendem Lo fal kalau main ke sini " Batin Agam
-
" DADAAHHH Bunda ,ayah ,Ano main dulu Sama om Azam " Kiano melambaikan tangannya dari spion , sehari sebelumnya Azam janji akan mengajaknya main ,,entah kemana ,tapi Kiano sangat suka jika di samping Azam ,selain dapat uang banyak ,pasti juga dia akan kenyang di belikan jajan
"hati hati sayang .. " jawab Agam merangkul bahu Zura .
" jangan Sampe di lecetin ya anak aku ,," Azam tidak mengubris ucapan Adeknya dia hanya melambaikan tangan ke Agam dengan Tersenyum miring ,,membunyikan klakson sejurus kemudian benar benar berjalan keluar pekarangan rumah .
" mau berangkat sekarang gak " Zura mengangguk ,, gadis itu merogoh tas yang akan dia bawa ,,sebuah liptin bermerek yang entah kapan dia beli ,, " sejak kapan kamu pakek gituan Ra , dan kapan kamu beli "heran Agam , Zura tidak memperdulikan pertanyaan Agam dia masih sibuk mengolesi bibirnya dengan cairan merah itu ,, sedikit tapi sudah membuat bibir Zura merona , ,jujur sebenernya juga Zura kurang nyaman " Sejak kamu selingkuh sama kak upal ,Uda Yuk jalan "
" Hapus dulu baru kitaa jalan " titah Agam dengan lembut .
" kenapa ,kan aku pengen keliatan cantik di depan suami aku ,," Agam meraih kedua bahu Zura ,, agar mereka berhadapan ,jemarinya mengusap Bibir Zura dengan hati hati ,menghilangkan warna merah itu tanpa izin " kamu gak perlu pakek Gini juga Uda cantik sayang ,aku gak mau istri aku malah jadi pusat perhatian kaum Adam nanti ,, mau ikut kecipratan dosanya ,, gak kan ,, "
" tapi Kann "
"gak pakek tapi Ya ,, Gini aja Uda cantik Kok ,, kalau mau pakek Lipstik dirumah aja ,jangan pas keluar Gini "
" Iyah Iyah,, " Dengus Zura
" Gitu donk ,baru istri Solehah "
sampai di rumah sakit mereka ke ruangan Agam terlebih dahulu memeriksa beberapa berkas dan data pasien ,
Agam terkekeh pelan melihat tingkah Ucul istrinya ,, belum habis Snack di tangannya tapi sudah menyomot makanan lain di meja
" Laper apa doyan neng " godanya tertawa receh ,, zura menggembungkan pipinya tidak peduli " Abis ini kemana sayang " ujar Agam saat semua data data sudah dia lihat dan ikut duduk di samping Zura .
" yehh dasar maimun "
selesai dengan urusannya di rumah sakit ,Agam kembali menjalankan mobilnya di temani Zura , gadis yang seperti bocah Itu tidak protes sama sekali meskipun dia tak tau mau di bawa kemana Asalkan ,ada Makanan yang menyubal bibir tipisnya
sampai akhirnya Mobil Agam berhenti di sebuah pantai ,pantai di mana ia di beri pertanyaan mematikan oleh seorang Azura .
pantai yang bersejarah baginya ,,
pantai yang penuh cerita ,,
Zura melupakan makanan Yang baru ia beli
matanya menatap kagum ke gelombang ombak yang terlihat begitu tenang ,,Kakinya terus menyusuri pasir ,hingga tangan kekar Agam menariknya untuk berlari ,membuat sang angin menarik narik Khimarnya
" Agam ,, Jangan Cepet Cepett "
" suka gak ,, " tanya Agam ,, menghentikan lari kecilnya ,, tau jika istri Nya kelelahan ,, Zura mengangguk antusias ,meraih lengannya lagi untuk dia peluk " di sini ,pertama kalinya kamu kasih aku pertanyaan mematikan "
" apa " ujar Zura mendongak menatap wajah tampan suaminya ,,apalagi saat ini rambut Agam tersapu Lembut oleh angin,membuat pesona pria itu semakin terlihat " kapan aku bisa mencintai kamu ,, saat itu aku Bungkam ,, aku gabisa jawab apa apa ,aku Gatau ,aku bimbang ,,tapi saat ini ,, dan selamanya ,,aku bisa pastiin , cuma kamu yang akan singgah di sini ,, " Tunjuknya menuntun tangan Zura ke dada bidangnya ,, " I love you sayang " 1 kecupan mendarat di punggung tangan Zura ,,,membuat wanita Itu leleh mengulas senyumnya " I love you too suamiku "
mereka kembali berlari ke tepi pantai ,,
menikmati setiap sentuhan Surya
dengan hembusan tenang dari Angin ..
" isshhh kesel banget aku ,, "
" Kenapa Ra ,, " Agam mulai khawatir ,di dapati wajah Zura memang terlihat kesal padahal sebelumnya ,istrinya itu sangat bahagia " Siapa yang bikin kamu kesel "
" Ituuu ,, aku Gasuka ya ,, mereka liatin kamu Sampe gak kedip gitu ,tanganku gemess pengen nyolok ,, "
" Astaghfirullah ,, Uda udaa ,,ada ada aja kamu ,,apa perlu nihh aku kasih tau satu satu kalau aku Uda ada yang Punya .." canda Agam terkekeh kecil mengusap Pucuk kepala Zura.,,
gadis Itu kembali mengukir senyum manisnya ,
meraih tubuh Agam ,,dan menenggelamkan wajahnya di sana ... entahlah ,, saat ini Zura tidak ingin terpisah sedetik pun dengan Agam ,rasanya dia ingin terus memeluk tubuh Agam setiap saat ,, " jangan ngiler Lo di Hoodie aku "
" Biarin ,,lagian wangi Kok ,, " Zura tak ambil pusing ,,
pasangan muda Itu berjemur menikmati datangnya sinar jingga ,, diringi Tawaan renyah juga senyuman bahagia dari keduanya.
tidak di sangka perjodohan Yang sama sama tidak mereka inginkan KINI menjadi kebahagiaan yang sama sekali tidak pernah mereka bayangkan ,,
Agam yang dulu memiliki obsesi begitu tinggi kepada wanita lain ,, kini benar benar bisa menerima hadirnya Zura di hidupnya .
setelah berlabuh ke pelabuhan yang salah ,,,
keduanya berlabuh ke pelabuhan yang sesungguhnya ..
Sungguh takdir Allah tidak pernah mengecewakan Hambanya ,,,
- **Like like likeee
-komenn komen komen
- Voteee vote Voteeee
$e You N3xt Tim3**