La Tatrik Qalbi Abdaan

La Tatrik Qalbi Abdaan
episode 53



Aku tidak pernah menyesal melewati Lika Liku hidup bersama mu ...


Karna setiap waktu denganmu ..


adalah Ibadah yang terindah dalam Hidupku ...


****


Tidak terasa sudah sebulan lebih , Zura dan Agam pergi meninggalkan tanah air .


kali ini , selepas pulang dari rumah sakit ,Agam mengajak Zura untuk jalan jalan dulu , menyusuri jalanan yang selalu di padatkan oleh orang orang pejalan kaki sebelum pulang .


Takut nya Zura suntuk Karna selalu melihat pemandangan luar hanya dari Balkon Hotel


Daun daun kering berguguran menyapu jalanan , padahal saat ini Bukan musim Gugur ,


bunga Bunga cantik menghiasi seluruh sudut di temani Pohon Pohon besar ,


juga Banyak Bangku yang di sediakan di tempat Ini .


Agam terus mendorong Kursi roda Zura sampai mereka berhenti di kedai Ice Krim " mau yang manis Gak " Tanya Agam yang kini sudah duduk di bawah istrinya .


Zura Mengangguk semangat Menatap wajah suaminya dengan gigi yang di rapatkan " beli 2 boleh Gak " Ucapnya yang dapat usapan lembut oleh Agam ,saat ia berdiri


" Jangankan 2 , Segerobak ,kalau kamu mau aku beliin Kok " Final Agam ,menyakinkan istrinya , dan segera memesan 3 Ice krim ,1 Untuk nya dan 2 lagi untuk sang Azura


" Ice krimnya manis banget ya ,bisa bisa diabet kalau aku habisin semua "


"manisan Juga kamu , Tapi buktinya aku gak diabetes tuh ,tiap hari liat bibir tipis kamu itu melengking layaknya Bulan sabit ,saat kamu Tersenyum " Goda Agam ,menatap serius ke Arah Zura membuat Zura yang semula Menjilati ice krimnya berhenti Karna tersipu Malu .


" Nahh apalagi kalau lagi malu Gini nih ,, Masya Allah Cantiknya "


" Astaghfirullah ,,kamu tuh ya ,hobi banget jahilin aku "


" Itu fakta sayang ,, siapa Juga Yang jahilin kamu " Agam menyodorkan ice krim coklatnya di depan mulut Zura


" cobain , ini enak banget "


" Gak akh ,ini jauh lebih enak " Jawab Zura kembali memakan ice krimnya .


" coba sini , aku Juga pengen " Zura menatap ice krimnya sayang , Namun Juga Tidak tega jika tidak membaginya dengan Agam , Mau Tidak mau akhirnya Ice Krim Itu di depan Mulut Agam


" Dikit aja Ya "wanti Zura sebelum Agam memakan habis Miliknya .


"Hmm ,," keluh Agam sebelum menyetujui , " Yaudah deh ,, "


DEGGGG


Tubuh Zura seperti kaku saat jarak nya dengan Agam terkikis , Apalagi matanya bertatapan begitu tajam dengan mata elang Milik Agam ,


Agam Yang mendengar detakan jantung Zura Tersenyum tipis , seraya Menyuapkan Ice Krimnya ,


mungkin saking gemetarnya tubuh Zura , sampai dia tidak sadar Jika dia Juga menerima suapan Agam .


"ekhemmm " dehem Agam mencoba mencairkan suasana canggung di antara mereka .


" isshh ,,, "


Meninggalkan kedai Ice Krim ,mereka kembali ke tengah tengah keramaian ,


mata Zura mengedar menatap semua Hal baru di sekitarnya , Dan terhenti ke arah anak kecil yang sepertinya kebingungan entah mencari siapa ..


" Gam " panggil Zura membuat Agam terhenti " kenapa Ra "


" Kayaknya anak Itu Butuh bantuan " Tunjuk Zura ke arah anak kecil berbaju Hitam dengan rambut sedikit ikal yang sedari tadi tidak lepas dari penglihatannya


" kayaknya dia tersesat sayang " Jawab Agam ,setelah tau anak kecil Yang di tunjuk Zura ,


Mereka segara melangkah cepat ke sana , mata anak Itu sudah berkaca kaca ,mungkin dia lelah , dan Bingung sedang Di mana dia saat Ini


" hello sweet boy, what are you doing here ( halo anak manis ,sedang apa kamu di sini " tanya Agam membelai Lembut kepala anak Itu ,, sangat lucu , dia jadi merindukan seseorang , Siapa lagi kalau Bukan Kiano , sudah sebulan dia tidak menatap wajah Anaknya ,


"umiiii " lirih anak Itu memainkan kuku kuku kecilnya ,,, Sesekali mengusap air mata Yang Menetes ,seperti ada rasa takut saat Agam dan Zura menghampirinya


"Umi di mana " Ujarnya lagi menatap kanan kiri ,mencari keberadaan sang Ibu yang tidak tau di mana .


" Kamu dari Indonesia " Anak kecil Itu Mengelengkan kepalanya


" Aku lahir di Sini ,aku tidak pernah pergi ke Indonesia ,tapi sejak Kecil Umi selalu mengajarkan aku berbahasa Indonesia,jadi aku tau , Apa om dan tante orang Indonesia "


Zura mengulas Senyumnya ,tidak di sangka , orang yang awalnya dia kira pendiam ,ternyata Bisa berkata sepanjang Itu .


" iya , om dan tante asli dari Indonesia " sahut Agam .


" Jangan Takut , kami Tidak akan menjahati kamu , Kamu ke sini sama siapa , dan sedang apa "


" Dengan Umi , kami hanya jalan jalan , Dan saat berdesak desakan tadi , aku terpisah dengan Umi , Sekarang aku tidak tau ,dimana Umi "


" Ya Allah ,, Kamu tau alamat kamu " lagi lagi Anak Itu Mengelengkan kepalanya


" gimana kalau Ikut pulang dengan Om dan Tante saja " saran Zura , namun anak Itu tetap Menggeleng.


" aku mau menunggu Umii " jawabnya Masih mencoba mencari ,,


anak Itu kembali Mengusap air matanya dengan tatapan binar ke arah wanita berkhimar panjang berwarna hitam dan Baju Hitam Polos ,


" Umiiii " jeritnya , membuat Agam dan Zura mengalihkan pandangannya bersamaan ke arah wanita Yang berlari menghampirinya ..


mata Agam terkunci ke arah wanita Itu , Bagai di sambar ribuan petir di pagi hari , Dia bungkam sebungkam Bungkamnya ,, ada rasa sesak yang menghantam Kuat ke Lubuk Hatinya yang terdalam , sampai Tubuhnya seperti mati rasa ,benarkah ini Diaa.... pikirnya yang masih Hanyut dalam lamunan ,,


wanita Yang dulu sempat membuatnya Gilaa ,, wanita Yang dulu sangat dia harapkan untuk menjadi istrinya .. .


wanita kedua yang singgah di hatinya setelah sang Bunda ...


" Agam " Pekik wanita Itu yang juga tidak percaya dengan orang yang dia lihat di depannya ,, Zura Yang duduk di kursi roda menatap suami dan wanita berkhimar hitam itu secara bergantian , Ada rasa Sakit di hatinya , saat wanita Itu menyebut nama Agam penuh penekanan .


" Zaf ...


" Zafira ... "