La Tatrik Qalbi Abdaan

La Tatrik Qalbi Abdaan
episode 45



Suasananya masih terasa begitu sejuk , namun Zura harus menerima Berita Hangat yang membuatnya dilemah ,,


Seseorang Yang dulu pernah ia lepaskan ,agar persahabatannya Tidak hancur , tinggal menunggu besok , benar benar akan menjadi milik Sahabatnya ,,,


Zura belum yakin tentang rasa di hatinya , Dia mencintai Agam , Namun kenapa masih sedikit Sakit ,melihat 2 nama Yang tertulis di undangan , yang Kini sedang ia genggam ,


"Gak ,gak , aku Gaboleh gini , harusnya aku seneng,, Sabrina pasti sangat bahagia ,,"


" Mikirin apa ?? tanya Agam yang baru datang ,dan tiba tiba langsung mendorong kursi Roda Zura ,melihat undangan di tangan Zura , Agam sudah tau jawabannya , " Aku dulu pernah Mikir ,kalau kamu suka sama Faiz Ra , Pas Kita Ketemuan di Caffe Deket bandara , dari tatapan mata Kayaknya sama sama suka Gitu , " ucap Agam dengan tawa renyahnya, Zura mendongak, kenapa Agam sepintar Itu , dan tebakan suaminya memang benar .


sampai di halaman rumah , Agam berjongkok di bawah kursi roda Zura , Membiarkan wajah bersih istrinya beradu dengan Hangatnya sinar matahari ,


" gam "


" hm "


" Kalau dugaan kamu tadi bener gimana , apa kamu marah " 2 alis Agam menyatu dengan tatapan bingung " marah kenapa ??


" Sebenernya ,aku dulu suka sama Faiz .. "


" Seriuss " tatapan Agam semakin tajam ,namun wajah tampannya Itu masih terlihat sangat Santay , Zura mengangguk .


" awalnya cuma rasa kagum ,, , aku gak pernah Minta Buat Jatuh cinta sama Faiz tapi namanya Juga hati , kadang Suka berlabuh ke orang yang salah ,sebelum menemukan orang yang tepat , ,Dia cinta pertama aku ,dia juga orang yang pertama kali Bikin aku sakit Hati ,,"


" Karna dia lebih Milih Sabrina ,sahabat kamu sendiri " Zura menggeleng lemah seraya tersenyum tipis menatap lurus ke depan .


" Sebelum kamu menghitbah aku ,dia lebih dulu Gam , Tapi aku Tolak , Gatau kenapa aku seberani Itu ,padahal aku belum sepenuhnya yakin dengan pilihan aku ,,aku gak mau persahabatan aku hancur hanya gara gara laki laki ,, dan lebih sakitnya ,setelah aku tolak dia malah menghitbah Sabrina ,, "


" Bukannya Itu Yang kamu Mau "


" tapi Gak secepet Itu ,perlu waktu yang panjang ,buat lupain orang Yang Kita Cintai ,, Dan rasanya aku gak akan bisa ,,,,tapi seiring berjalannya waktu , rasa Itu


semakin memudar dan lambat laun benar benar Hilang ,, " Zura Menjeda Kalimatnya ,menatap orang yang duduk di bawahnya lekat .


" Sama hal nya dengan kamu , aku Juga berat buat menerima perjodohan Kita saat Itu ,,


semua aku lakukan , demi Abi dan Umi "


"Aku juga ra, malah dulu aku sempet benci sama kamu , Aku merasa dunia Ini gak pernah ngasih waktu buat aku , supaya aku bahagia dengan apa Yang Uda aku Harapin ,,Maaf Karna aku dulu gak pernah menganggap kehadiran kamu ,, "


"aku terlalu Mengejar apa yang aku mau ,sampai aku Gak pernah bersyukur dengan apa Yang aku Miliki "


"Gapapa ,, " Jawab Zura menggenggam tangan Agam " Semua Uda Berlalu ,semoga ke depannya Kita Bisa Jadi lebih baik Lagii ,, "


" aammiin,,,, Semoga Kita Bisa mempertahankan rumah tangga Ini sayang .. " Deg , Reflek Zura Melepaskan tangan Agam ,Karna kaget , ,,


melihat wajah merah Zura ,Agam malah tertawa Puas ,, " Di panggil sayang aja kayak kena serangan jantung kamu ra, apalgi di Panggil Bunda sama anak Kita Nanti "


" Dih ,Engak , aku biasa aja " Elak Zura ,yang terlihat masih begitu kaku ,, Agam berdiri ,,, Badannya sedikit ia condongkan agar Bisa menatap lebih dekat wajah Merah Zura ,, .


" Isshh apa Sihh ,, " risih Zura mendorong pelan tubuh Agam ,agar jarak mereka Lebih jauhh .


" Itu di mata kamu ada apanya ,, "


" apa "


" liat aku bentar Dehh jangan ,nunduk teruss "


ragu tapi Zura menekankan matanya untuk menatap wajah Agam ,yang Kini Tersenyum getir ke arahnya .. " Ada pangerannya tuh ,di lensa kamu "


" di lensa kamu Juga ada Bidadarinya Tuhh " tunjuk Zura tak kalah PD ,.. keduanya tertawa lepas ,,,pernikahan Yang dulu terjadi Karna perjodohan ,Sekarang menjadi kebahagiaan Yang tak ternilai bagi Zura maupun Agam ..


terbaik menurutmu bukan berarti terbaik Menurut Allah ,, Allah Lebih Tau dari hambanya ,,,


ketika Kamu berdoa Meminta Yang terbaik ,


Dan orang yang kamu maksut baik tadi pergi ,mengapa kamu menangis,,


Bukankan Itu doamu sendiri ,


Yang baik pergi ,agar Yang lebih baik Punya Tempat dan waktu Untuk hadir ,,,


Berhenti menyalahkan takdir ,, dan Bersyukur lah dengan apa Yang kamu punya ,,


Ikhlaskan apa Yang telah pergi ,,, Semoga Kita di beri kelapangan dada Untuk menerima Rangkaian Takdir kita ....


°°°


" Ini bagus Gak " Tanya Agam Menenteng 2 gelas Couple dengan Bordiran Khusus , Bertulis happy wedding ,mereka berdua Kini Sedang berada di salah satu Toko souvernir , " Coba Liat " Jawab Zura mengambil 2 gelas Itu .


" Bagus Gak Gam " Bukannya menjawab ,Zura malah berbalik tanya ,membuat sang suami gemas akan tingkahnya .


" aku tadi Uda nanya sayang ,, kenapa Malah nanya Balik "


" Maaf gak Fokus , Mm Yaudah deh Kita kado ini 1 sama Baju Couple tadi Yah " Agam mengangguk dan kembali mendorong kursi Roda Zura ,untuk ke kasir " Lucu banget bajunya " gemas Zura


" Kamu mau , " tawar Agam pada istrinya ,,


" gak deh , Lain kali aja kita ke sini Lagii "


****


sampai di rumah , Agam dan Zura langsung membungkus kado Itu , Berharap agar Sabrina dan Faiz Suka nantinya ,,,


" Bundaa " Jerit Kiano , berlari ke arah sofa ,menampilkan wajah cemberutnya ,karna dia tidak di ajak " Kenapa Ano di tinggal Sihhhh "


Agam Yang jaraknya lebih dekat dengan Sang anak ,memberi penjelasan seraya mengusap lembut Rambut Kiano " tadi kamu kan tidur sayang ,, jadi bunda sama ayah Gamau ganggu "


" Ini buat siapa Bunda , siapa Yang ulang taun "


" buat sahabat Bunda sayang , yang kemaren ke sini ,, " Kiano mengangguk mengerti ,, Menginggat seseorang Yang bertamu di rumahnya selang hari " Tante Yang kemaren nangis nangis Itu " Tebaknya membuat kedua orang tuanya tertawa ,sangat Polos ,pikir Zura dan Agam


namun omongan Kiano Itu benar ,Karna waktu Itu Sabrina datang menangis histeris , bagaimana Tidak ,sahabatnya kecelakaan dia Tidak tau ,Karna sibuk mengurus acara pernikahannya , Harusnya dia ada Di samping Zura waktu Itu , menguatkan agar Zura bisa bangkit dari ujian Yang menimpanya


dan lagi ,setelah bertemu Zura di bandara , Sabrina harus Kembali ke Aceh , Ada Urusan Yang masih belum dia selesaikan ,, dia baru datang ke Jakarta , 3 hari yang lalu ,


" gak Boleh Gitu sayang " cerca Agam ,, Kiano Mencengir kuda " emang Itu yang ano liat ayah ,, Tante Itu nangis kenceng banget "


" Karna dia sayang sama Bundaa , uda yah ,jangan ledekin Tante Sabrina Teruss ,,"


" siap Bundaa "


**Jan lupa like ,komen dan Votenya


Like Like like..


komen ...komennn ..komeeennnn ..


Vote seikhlasnya Jhehee ,,


canda2🤣🤣**...