
Ada Kalanya Kita Hanya Perlu Membiarkan
suatu masalah terjadi ,sembari Mengatakan
pada Diri " Semuanya akan Baik baik saja "
Zura Termenung di depan Balkon Kamarnya ..
meresapi Setiap air Hujan Yang Turun Membasahi Apa Yang
matanya Liat ,, Pantulan Cahaya Bulan Semakin Membuatnya Hanyut Dalam Hati dan Pikiran Yang Selalu Tidak Sinkron ..
" Lo Kenapa " Tanya Agam Mencoba Berjalan Ke arah Zura ,, Semenjak Agam Pulang Dari Rumah Sakit Mereka sudah tidak Tinggal Di apartemen Lagi ,, Mereka Sudah Punya Rumah sendiri dari Hasil Tabungan Agam .
Zura berjalan Mendekat Ke Arah Agam Membantu agar Rasa sakit Agam Untuk Berjalan Semakin Berkurang " Kamu Ngapain Belum Tidur ?? Agam Menepis Tangan Zura Pelan ,, Laki Laki Yang Mulai Punya Kumis Tipis Itu Tersenyum Miring .
" Gw Heran sama Lo ,, Kenapa Lo Gak Ninggalin gw Ra ,, Jelas jelas Gw Bukan suami Yang Baik ,,apalagi Keadaan Gw Saat Ini ..
gw Bisa apa ..jaga Diri Gw aja Rasanya Gw Gak bisa apalagi Jaga Istri Dan anak Gw !!! Zura Masih diam Menatap langit Yang Hitam Pekat Tidak ada Bintang Hanya Ada Bulan Yang berbentuk sabit Mirip dengan Mata Agam Jika Pemiliknya Tidur .
" Sampai Kapan Lo Mau Bertahan sama Laki Laki Gak Berguna Kayak Gw !!!
" Sampai Allah sendiri Yang Misahin Kita Nantinya ,,,Aku Akan Terus Perjuangin Hubungan Ini Gam..semampu dan Sebisa aku .. Aku Juga Bakalan Nunggu Kamu ,, sampai Kamu bisa mencintai aku .. seperti aku Yang saat Ini Sudah Mulai Mencintai Kamu " Agam Menatap Zura Tidak percaya ,, Dari sisi Mana Yang Zura Liat Hingga Bisa Melabuhkan Hatinya Untuk Agam ,,
" Secepet Itu Lo Bisa Cinta Sama Gw ??
" Hm " Dehem Zura Dengan senyum kecilnya " Aku Mau Tidur ,," Jawab Zura Membalik Tubuhnya Seraya Berjalan ke arah Ranjang ,,, Bukan Itu Jawaban Yang Zura Mau ..Meski Jauh Dari Kata Mungkin Tapi Zura selalu berharap Allah mengabulkann Doa doanya ... Zura Tidur Dengan Posisi Miring ,, Dia Tau Agam Saat Ini juga Ikut Tidur di sampingnya ,,
Mereka sama Hening Membelakangi satu sama lain
" Kapan Nama aku ada Di Hati Kamu Gam ,,setelah Allah Dan orang Tua Kamu ... " Batinnya Menjerit Menangis .. .
" Secepatnya Gw Bakalan Belajar Lupain Zafira Dan Belajar Mencintai Lo Ra " Batin Agam seakan Dia Mendengar kata hati Zura ,mereka Terlelap Dengan Mimpinya masing masing ..
Semalam Zura Yang termenung sekarang Agam ,,
hatinya Gundah ,, Pagi Ini Sifat Zura sedikit berubah Tidak seperti Biasanya ,, Bisa Di simpulkan Perhatian Azura Berkurang . Agam belum Melihat Bibir Tipis Itu Tersenyum .
entah karna Badmood atau memang sengaja zura Mendiami Agam " Kenapa Sakit Ya .. Ngeliat Lo berubah Cuek kayak Gini ke Gw ,, Lo kenapa si Ra ,, Apa Gw Punya salah " Rasanya Ingin Bertanya Tapi Dari Tadi Zura Selalu Menghindar Dari Agam .
" Assalamualaikum Ayah ,, selamat Pagi " Ujar Kiano ikut duduk di samping Agam ,, anak Kecil Itu Menyalami Tangan Agam terlebih dahulu ,," wa alaikum salam ,, anak ayah Yang Ganteng Uda Mandi Belum ?? Tanya Agam Menyapu Rambut Kiano ke belakang ,, Tampan ,,Kiano Sangat Tampan ,,
" Bunda Kuliah sayang ,,Nanti Siang Baru Pulang !! Meskipun tidak tau apa Itu Kuliah ,, Tapi Kiano Mengangguk anggukan kepalanya Seperti paham Akan Ucapan Agam ,, Agam Menertawai Anaknya Yang sok Tau Itu " Kayak Paham aja Kamu !!! Goda Agam ,, Kiano Tercengir Kuda .. " Paham Gak Paham Hehe "
Wajah lelah Terpancar Jelas di Diri Zura ,, Tas Yang Sebelumnya Dia Bawa Sudah dia Lempar asal Ke Ranjang ,,, Agam Hanya Meliriknya kemudian Membaca novel Yang dia Pegang Lagi ,, membuat pemilik Novel Itu memicingkan Matanya
" sejak Kapan Kamu Suka Novel " Tanya Zura Di depan Cermin Rias yang sengaja di sediakan Di kamar mereka .
" sejak Lo Cuekin Gw ,, " Ketus Agam pura Pura Membalik Balik Halaman ,,Padahal Dari tadi Dia Tidak Memahami Alur Cerita yang dia Baca ,, Itu Hanya Pelampiasan ,, agar matanya Tidak Melihat Zura " Ohh " Jawab Zura ,rasa penasarannya Sudah terjawab ,,
Agam Mengehela Nafasnya Berat ,, Dia Menaruh Novel Itu kesal ,, Karna Zura Meninggalkan dia di kamar tanpa Pamit ..sungguh di Luar nalar ..
" Ck ,, Tuh anak PMS kali Yah ,, dari Pagi Gak ada Ramah ramahnya sama Gw ,, " gerutu Agam Mencoba Acuh dengan sikap dingin Zura mungkin Ini Juga Yang dirasakan Zura dulu .
" Ano belum Tidur sayang !!! Kiano membalik Badannya ,, Dia Tersenyum Sumringah menatap wajah sang Bunda Yang sudah Fresh Karna Tersiram air .
" Ano Kangen Bundaa " jawab Ano Melingkarkan Tangan Kecilnya ke perut Zura ,,Tangan Zura Mengusap Punggung Ano penuh sayang" bunda juga ,, maaf Ya Bunda Tadi Gak bilang Kalau Bunda mau Pergi ,,soalnya Bunda Buru buru "
" Gapapa Bundaa ... Ano ngelti Kok ,, kata ayah Bunda Kuliah kann ,,, Kuliah Itu apa Bundaa alisan Gitu Yahh " Tanya Ano dengan polosnya yang di Sertai rasa penasaran makna apa di Balik Kata Kuliah ,, Zura Tertawa Kecil " Kuliah Itu Belajar Sayang ,, Kayak sekolah Gitu ,,bukan arisan ,, ada ada aja anak Bunda ,,, " Zura Menjeda Kalimatnya ,, " Kamu Tidur Yah ,, Bunda gapapa Kan Tidur di sini !!
" Gapapa Bundaa Ano Malah seneng Tapi Kalau ayah nangis Gimana !!!
" Biarin ,, bunda Gak Peduli ,, Bobo Sayang besok Bunda Harus Bangun Pagi " selimut Yang tadi di Anggurkan Kini Kiano Tarik lagi untuk Di lilitkan ke badan Mungilnya " selamat Tidul Bundaa .. "
" selamat tidur Juga sayang !!!
Agam membuka Pintu Kamar Ano pelan ,, lampunya masih menyala ,, Tapi Orang Yang di Cari sudah Tidur Lelap ..
" Jadi Lo Uda gak peduli sama Gw Ra ,,, " Lirih Agam menutup Pintu Itu lagi dengan perasaan kecewa ...
padahal Belum Tentu apa Yang di ucapkan Zura Tadi Benar .
**happy reading guysss ....
semoga kalian gak pernah bosen dengan cerita ini ..
Jangan lupa Komen Yang Banyak ..
FOLLOW IG Aku Buat Yang Mau ..
Verliatin-08**