
"Ya Allah ingatkanlah aku Akan
manisnya dari rasa sabar "
Agam membuka pintu ruangan Zura di iringi deruan nafas Yang masih belum normal akibat
berlari tadi .
senyum tipis mengembang di bibir merah agam , Kala matanya melihat Zura Yang sudah sadar dari tidur panjangnya , Meskipun Agam tau jika saat ini gadis Cantik Itu tidak baik baik saja ,
" Ra " Lirihnya Melangkah ke Brankar Zura , sampai benar benar berdiri di samping Zura ,
Zura diam ,sedikit pun dia tidak mengalihkan pandangannya padahal Indra pendengarannya menangkap jelas suara Agam .
mata merah miliknya kembali ber air , Luka Terpancar jelas di wajah Pucat Zura
" Jangan nangis ada aku "
" Ra ... " Panggilnya lagi , kedua tangan Agam meraih bahu Zura ,agar sang empu menatapnya " Liat aku " Zura yang semula menunduk , menurut menatap Agam , manik mata mereka beradu ,hingga Agam
melempar senyum tipis ke arahnya
" La Tahzan ,, Ada aku ,, , aku akan selalu di samping kamu ,kita lewatin ini sama sama , "
" aku cacat Gam , Aku Uda gak bisa jadi istri yang baik Buat kamu , " Zura kembali menunduk ,mengusap Buliran air matanya ,
" Jangan Ngomong Gitu , Di mata aku kamu itu istri yang baik Ra , Aku gak peduli gimana kondisi kamu ,,"jawabnya seraya mendekap tubuh Zura erat , ,, membuat Zura semakin terisak ," maafin aku ,, " lirihnya di balik
dada bidang agam .,
" Ini Uda takdir , jangan nangis lagi yah ,aku yakin, Kaki Kamu pasti bisa balik normal kayak dulu ,,, "
" Gam "
" Hm "
" kamu Boleh Cari istri lagi , aku ikhlas ,banyak Yang lebih baik dari aku di luar sana ,, " Agam melepaskan pelukannya ,mengusap air mata Zura Yang Masih belum kering sepenuhnya
" Ra , , Please jangan Ngomong gitu , aku gak suka , dan Perlu kamu tau , aku Gak Akan Ngelakuin Itu ,, "
" Tapii .. "
" Gada manusia yang sempurna di dunia ini , " potong Agam ,sebelum Zura melanjutkan ucapannya dan kembali Memeluk tubuh lemas Zura , mengusap usap Punggung gadisnya agar lebih tenang " Aku sayang sama kamu , ,, " ucapnya menempelkan dagu tepat di kepala Zura , Zura Tersenyum getir tapa ragu ,dia percaya Agam Bukan Orang Yang suka berbohong ,
" Ana Uhibuka Gam "
" Love You Too Maimun " BUGHHH
" awhh ," ringis Agam setelah tangan Zura berhasil memukul Dadanya " Namaku Azura ,bukan Maimun "
" Itu panggilan sayang , Gak peka banget jadi orang !!! elak Agam
" Bodo akhh "
" jangan Ngambek Donk , Gak kasian sama aku , Sebulan nunggu Kamu tidur ,"
" Selama Ituu " Agam mengangguk , sembari menyeret kursi Untuk duduk " setia banget kan aku " Ujarnya bangga atas penantiannya selama Ini .
" iya deh Abraham Agam prawira emang Setia "
" suami siapa Dulu " Tanyanya mengangkat 1 alis membuat Zura mengerutkan Dahinya
" akulah "
" Tuh Tauu "
" selama sebulan kamu ngapain aja " Agam memiringkan kepalanya berpikir " Nungguin kamu ,jagain kamu ,berharap setiap hari supaya kamu Cepet sadar ,tapi sayangnya aku malah gak ada di saat kamu bangun "
" gapapa kok , Makasih Uda mau nunggu aku "
" Makasih Juga kamu uda mau bertahan sama Manusi egois kayak aku , dengan sabar kamu Nunggu aku mencintai kamu, sampai rasa ini benar benar ada ,, " Zura Tersenyum tipis
" Karna aku Yakin Allah Pasti akan menjawab doa doa Ku di Waktu yang tepat "
" Dan sekarang aku Juga Yakin , Takdir Allah Gak pernah mengecewakan Hambanya "
*****
Berkat dorongan dan Motivasi dari keluarga ,
mau air matanya habis sekalipun , dia tidak akan bisa menolak Takdir ,
Apapun Yang Allah kehendaki Pasti akan terjadi
keluarga Kecil Yang saat ini terlihat begitu harmonis Itu Kini bercanda ria di balik ruang rawat Zura ,
" Bunda ,, " Panggil Kiano menghentikan tangan Agam yang sudah memegang sendok untuk menyuapi sang istri " kenapa sayang "
" ano juga lapell " Adunya menatap perutnya Yang kembis ,
" Ya Allah sayang ,kenapa Gak Bilang , sini ayah Suapin Juga "
" Makan dulu sayang ,nanti Ano Sakitt " Ucap Zura Ikut membujuk , menyisir anak Rambut Ano Yang sudah mulai lebat . .
" boleh Bunda " Agam dan Zura saling melirik ,, menatap wajah polos Kiano ,keduanya tertawa renyah " Kamu kayak sama siapa aja sayang "
" Yaudah Ayah Suapin "
sebagai ayah dan suami yang baik Agam dengan telaten menyuapi anak dan istrinya Hingga
suapan terakhir masuk ke Mulut Kiano ,
" kamu Uda makan Belum " tanya Zura setelah meneguk habis segelas air ,Agam Menggeleng seraya tersenyum " liat kamu makan, ilang rasa laperku "
" Sejak Kapan cowok es bisa Gombal "
" sejak di tinggal orang yang dia Cintai tidur selama sebulan , lebih malahan "
" Bunda sama ayah bahas apa , Ano gak paham "ujar Kiano yang lagi lagi mengusik Momen momen Agam dan Zura .
" Gak Uda di pikirin sayang ,, Gak penting Kok "
" Hmm , Ano kelual dulu Ya , Mau ke Nenek sama kakek , assalamualaikum "
" Wa alaikum salam " jawab keduanya Kompak . menatap langkah kecil Kiano ,
" Ra "
" Hmm "
" gimana Kuliah Kamu "Zura mengulum bibirnya , menatap wajah Agam " aku berhenti kuliah aja Gam "
" Why .."
" Ya Kamu bisa liat aku Gimana Skrang , jadi aku memutuskan Untuk berhenti kuliah aja "
" Ra , Aku Mau Kok Anter kamu , Sampe kelas ,kalau perlu aku tunggu di luar kelas ," cerca Agam menatap Zura dengan sungguh sungguh
" Ini Uda jadi keputusan aku Gam , Uda yahh gapapa kok ,biar aku juga bisa belajar dari Ibu rumah tangga yang baik "
" beneran !!
" Iyah "
" Yaudah gapapa aku Izinin "
.
.
.
.
.
Selamat membaca semoga kalian suka ,
maaf Jg Klw gabisa Up cepet ,
selain sekolah ,banyak Jg kesibukkan lainnya 🤣
Okeyyy Dehh jangan Lupa
Like ,komen ,Vote Nya ,
Love You All..