La Tatrik Qalbi Abdaan

La Tatrik Qalbi Abdaan
episode 41



"Ya Allah ingatkanlah aku Akan


manisnya dari rasa sabar "


Agam membuka pintu ruangan Zura di iringi deruan nafas Yang masih belum normal akibat


berlari tadi .


senyum tipis mengembang di bibir merah agam , Kala matanya melihat Zura Yang sudah sadar dari tidur panjangnya , Meskipun Agam tau jika saat ini gadis Cantik Itu tidak baik baik saja ,


" Ra " Lirihnya Melangkah ke Brankar Zura , sampai benar benar berdiri di samping Zura ,


Zura diam ,sedikit pun dia tidak mengalihkan pandangannya padahal Indra pendengarannya menangkap jelas suara Agam .


mata merah miliknya kembali ber air , Luka Terpancar jelas di wajah Pucat Zura


" Jangan nangis ada aku "


" Ra ... " Panggilnya lagi , kedua tangan Agam meraih bahu Zura ,agar sang empu menatapnya " Liat aku " Zura yang semula menunduk , menurut menatap Agam , manik mata mereka beradu ,hingga Agam


melempar senyum tipis ke arahnya


" La Tahzan ,, Ada aku ,, , aku akan selalu di samping kamu ,kita lewatin ini sama sama , "


" aku cacat Gam , Aku Uda gak bisa jadi istri yang baik Buat kamu , " Zura kembali menunduk ,mengusap Buliran air matanya ,


" Jangan Ngomong Gitu , Di mata aku kamu itu istri yang baik Ra , Aku gak peduli gimana kondisi kamu ,,"jawabnya seraya mendekap tubuh Zura erat , ,, membuat Zura semakin terisak ," maafin aku ,, " lirihnya di balik


dada bidang agam .,


" Ini Uda takdir , jangan nangis lagi yah ,aku yakin, Kaki Kamu pasti bisa balik normal kayak dulu ,,, "


" Gam "


" Hm "


" kamu Boleh Cari istri lagi , aku ikhlas ,banyak Yang lebih baik dari aku di luar sana ,, " Agam melepaskan pelukannya ,mengusap air mata Zura Yang Masih belum kering sepenuhnya


" Ra , , Please jangan Ngomong gitu , aku gak suka , dan Perlu kamu tau , aku Gak Akan Ngelakuin Itu ,, "


" Tapii .. "


" Gada manusia yang sempurna di dunia ini , " potong Agam ,sebelum Zura melanjutkan ucapannya dan kembali Memeluk tubuh lemas Zura , mengusap usap Punggung gadisnya agar lebih tenang " Aku sayang sama kamu , ,, " ucapnya menempelkan dagu tepat di kepala Zura , Zura Tersenyum getir tapa ragu ,dia percaya Agam Bukan Orang Yang suka berbohong ,


" Ana Uhibuka Gam "


" Love You Too Maimun " BUGHHH


" awhh ," ringis Agam setelah tangan Zura berhasil memukul Dadanya " Namaku Azura ,bukan Maimun "


" Itu panggilan sayang , Gak peka banget jadi orang !!! elak Agam


" Bodo akhh "


" jangan Ngambek Donk , Gak kasian sama aku , Sebulan nunggu Kamu tidur ,"


" Selama Ituu " Agam mengangguk , sembari menyeret kursi Untuk duduk " setia banget kan aku " Ujarnya bangga atas penantiannya selama Ini .


" iya deh Abraham Agam prawira emang Setia "


" suami siapa Dulu " Tanyanya mengangkat 1 alis membuat Zura mengerutkan Dahinya


" akulah "


" Tuh Tauu "


" selama sebulan kamu ngapain aja " Agam memiringkan kepalanya berpikir " Nungguin kamu ,jagain kamu ,berharap setiap hari supaya kamu Cepet sadar ,tapi sayangnya aku malah gak ada di saat kamu bangun "


" gapapa kok , Makasih Uda mau nunggu aku "


" Makasih Juga kamu uda mau bertahan sama Manusi egois kayak aku , dengan sabar kamu Nunggu aku mencintai kamu, sampai rasa ini benar benar ada ,, " Zura Tersenyum tipis


" Karna aku Yakin Allah Pasti akan menjawab doa doa Ku di Waktu yang tepat "


" Dan sekarang aku Juga Yakin , Takdir Allah Gak pernah mengecewakan Hambanya "


*****


Berkat dorongan dan Motivasi dari keluarga ,


mau air matanya habis sekalipun , dia tidak akan bisa menolak Takdir ,


Apapun Yang Allah kehendaki Pasti akan terjadi


keluarga Kecil Yang saat ini terlihat begitu harmonis Itu Kini bercanda ria di balik ruang rawat Zura ,


" Bunda ,, " Panggil Kiano menghentikan tangan Agam yang sudah memegang sendok untuk menyuapi sang istri " kenapa sayang "


" ano juga lapell " Adunya menatap perutnya Yang kembis ,


" Ya Allah sayang ,kenapa Gak Bilang , sini ayah Suapin Juga "


" Makan dulu sayang ,nanti Ano Sakitt " Ucap Zura Ikut membujuk , menyisir anak Rambut Ano Yang sudah mulai lebat . .


" boleh Bunda " Agam dan Zura saling melirik ,, menatap wajah polos Kiano ,keduanya tertawa renyah " Kamu kayak sama siapa aja sayang "


" Yaudah Ayah Suapin "


sebagai ayah dan suami yang baik Agam dengan telaten menyuapi anak dan istrinya Hingga


suapan terakhir masuk ke Mulut Kiano ,


" kamu Uda makan Belum " tanya Zura setelah meneguk habis segelas air ,Agam Menggeleng seraya tersenyum " liat kamu makan, ilang rasa laperku "


" Sejak Kapan cowok es bisa Gombal "


" sejak di tinggal orang yang dia Cintai tidur selama sebulan , lebih malahan "


" Bunda sama ayah bahas apa , Ano gak paham "ujar Kiano yang lagi lagi mengusik Momen momen Agam dan Zura .


" Gak Uda di pikirin sayang ,, Gak penting Kok "


" Hmm , Ano kelual dulu Ya , Mau ke Nenek sama kakek , assalamualaikum "


" Wa alaikum salam " jawab keduanya Kompak . menatap langkah kecil Kiano ,


" Ra "


" Hmm "


" gimana Kuliah Kamu "Zura mengulum bibirnya , menatap wajah Agam " aku berhenti kuliah aja Gam "


" Why .."


" Ya Kamu bisa liat aku Gimana Skrang , jadi aku memutuskan Untuk berhenti kuliah aja "


" Ra , Aku Mau Kok Anter kamu , Sampe kelas ,kalau perlu aku tunggu di luar kelas ," cerca Agam menatap Zura dengan sungguh sungguh


" Ini Uda jadi keputusan aku Gam , Uda yahh gapapa kok ,biar aku juga bisa belajar dari Ibu rumah tangga yang baik "


" beneran !!


" Iyah "


" Yaudah gapapa aku Izinin "


.


.


.


.


.


Selamat membaca semoga kalian suka ,


maaf Jg Klw gabisa Up cepet ,


selain sekolah ,banyak Jg kesibukkan lainnya 🤣


Okeyyy Dehh jangan Lupa


Like ,komen ,Vote Nya ,


Love You All..