La Tatrik Qalbi Abdaan

La Tatrik Qalbi Abdaan
episode 60



**sebelum next ke chapter selanjutnya ,aku mau nanya , emang cerita Agam sama Zura ini menguras emosi banget Ya πŸ˜‚πŸ˜‚.


di episode kemaren Tuh ada Komentar Yang Bikin aku seneng , Karna masih ada Yang dukung ,ada yang masih hargain gimana alur ini aku bentuk ,tapi ada Juga komen komen yang Bikin aku bingung ,,ada Yang bilang inilah ,itulah ,,


kalau Emang cerita ini Uda Bikin kalian bosen ,ya aku Minta maaf ,


dan kalau kalian mau Hapus novel ini dari daftar favorit ya Itu Hak kalian ,aku gabisa maksa πŸ˜‚πŸ˜‚


kalian baca aja aku Uda seneng banget ,,


apalagi Yang Ninggalin jejak lewat like,komen ataupun Vote , Itu bisa nambah semangat author ,,, damage nya gedeee buat kami para authorπŸ˜‚


Nentuin alur juga sulit ,


harus Mikir Kalau Gini kedepannya gmna dan kalau Gitu kedepannya Gimana ,


ini cuma cerita kakak kakak ,, Ini cuma karangan bocah SMK ,,jangan di masukin ke hati Gitulah ,,


ini kisah Fiksi ,bukan kisah nyata ,,


Ya Allah ,ini Cuma imajinasi ku ,,


haluan yang aku bagi bagi ke kalianπŸ˜‚


kalau author ada salah kata ,atau bikin kalian kesel selama kalian baca novel ini dari chapter awal sampai sejauh ini ,ya Author minta maaf ,


baper Boleh ,, tapi jangan Ngomong gitulah ,,,


intinya aku Minta maaf kalau Nguras emosi kalian , Coba deh baca Sinopsis novel ini , "perjodohan yang awalnya tidak di harapkan ,namun menjadi kebahagiaan yang tidak pernah mereka bayangkan " Nahh ,, jelas banget kan ,kalau cerita ini bakalan Happy Ending ,, Cuma jalannya Ini Lohh ,gabisa langsung luruss ,,


ibarat Hidup ,yah pasti ada Cobaannya kalau enggak waduhhh ,, Inalillahi wa innailaihi Raji'un " πŸ˜‚πŸ˜‚ ..


santai aja santaiii ,,jangan di masukin ke hati gitu , masukin ke paru paru aja biar sesek ,,


becanda Becanda 🀣🀣.


intinya makasih Buat kalian Yg Uda baca Cerita ini ,dan maaf kalau kurang memuaskan** ,,


-


*semakin dewasa Kita pasti semakin paham jika hidup tidak selamanya berjalan lurus , dunia ini keras ,dunia ini luas ,dunia ini berjalan kadang di luar dugaan Kita ,


saat kita kecil mungkin kita terlalu


berasumsi jika masa depan Milik kita ,banyak pertanyaan pertanyaan yang kita jawab dengan cepat ,banyak Pilihan yang kita pilih dengan cepat tanpa berpikir dulu , Bagaimana kedepannya besok ,


namun saat menginjak dewasa Kita semakin di buat bingung dengan banyaknya masalah yang selalu berputar memenuhi pikiran Kita ,


kita semakin Bingung menentukan Tujuan hidup kita sendiri , semakin bingung dengan pilihan yang akan kita Pilih ,


ini kehidupan , suka duka itu wajar , jatuh bangun itu wajar ,kalah menang itu wajar , yang gak wajar itu ,kita yang tidak mau berusaha karna sudah takut gagal , yang gak wajar itu kita yang selalu menyalahkan keadaan padahal kita tidak tau ,apa yang sedang Allah rencanakan .


-Verliatin W*-


dalam 1 kedipan ,,air mata yang dari tadi dia bendung lolos begitu saja mendengar nama Agam yang di lontarkan dari bibir Mungil Zeyyan penuh pengharapan ,


Rasanya begitu sakit ,seperti ada benda tajam yang mengores hatinya berulang ulang ,sampai sesak dan tidak tau ,mau berbuat apa selain mengeluarkan air matanya ,menandakan jika ia terluka dengan kata kata Itu


"apa Om mau menikah dengan Umi " tanya Zeyyan mengulang untuk ke 3 kalianya ,namun Agam tetap diam , diam dan sampai saat ini dia belum bisa menjawab ,


ini mungkin akan menjadi pilihan tersulit dalam hidupnya ,, jujur , Agam sudah tidak punya rasa Sedikit pun untuk Zafira ,Apa mungkin doa doanya terdahulu Kini Allah kabulkan ,, Tapi dia sudah tidak mengharapkan Itu Lagii ,,


isakan dari 2 wanita di ruangan ini terdengar begitu jelas seakan menggema di telinga Agam ,namun sangat berat untuk menatap istrinya ,pasti Zura sangat hancur saat ini ,pasti Zura sakit ,, " aku , aku permisi " ujar Zura berjalan cepat menuju pintu agar bisa keluar dari ruangan yang di rasa tidak menyediakan oksigen lagi untuknya ,, Juga ruangan Yang membuat dadanya sakit menahan sesak ,,


Zura berlari sekuat tenaga ,mencari tempat sunyi untuk menangis ,, menatap birunya langit yang seakan memberikan ia kekuatan untuk terus berlari dan berlari ,,


sampai dia terjatuh dan tersungkur ,rasa sakitnya kian bertambah " Dan ,, apa yang harus aku lakukan Ya Allah ,, apa harus aku mengikhlaskan Diaa "tangisan Zura semakin pecah , Menginggat Momen momen indah yang baru dia lewati bersama Agam , mengingat kata Cinta yang terlontar dari Mulut Agam hampir setiap harinya ,, "apa harus aku mengakhiri ini semua , ,, "


" oh Allah ,, Tunjukkan aku pada jalan kebenaran , dadaku seakan sesak seperti di hantam batuan besar saat ini ,, "


****


Agam memijit pelipisnya ,, memejamkan matanya ,menghilangkan rasa sakit yang menjalar ,, dia kehilangan jejak Zura dan entah di mana wanita Itu saat ini


" kamu di mana Ra ,, Aku mencintai kamu ,sangat mencintai kamu ,, " ,mata elangnya mulai berkaca kaca , memperlihatkan rahangnya yang tegas ,,


awan yang tadinya biru cerah secerah hubungan mereka semalam yang baik baik saja Kini berubah menjadi gelap ,


buliran buliran bening mulai berjatuhan , Di iringi angin serta guguran daun dari pohon pohon jalanan .


terpaan Hujan Yang semakin lama semakin deras , tidak memperberat kakinya untuk terus melangkah ,,mencari keberadaan Zura yang entah di mana


bibir Agam bergetar hebat ,dia memang laki laki yang menyukai hujan ,tapi dia Juga tidak tahan jika berlama lama bermain dengan hujan ,,


langkahnya semakin pelan ,pelan hingga dia terjatuh begitu saja ,, dengan posisi duduk,, Menatap kota di salah satu Amerika yang kini di guyur hujan dengan lebatnya ,," aku Mohon ,, Jangan pergi I need You Zura ,,I need You ,, ,, " teriak Agam menyalurkan rasa sakitnya pada dunia ,, masalah demi masalah terus dia hadapi ,tapi Agam tidak yakin dengan masalah Kali ini ,apa Mungkin dia bisa memilih ,, melepas Zura agar Zura bahagia ,, atau mempertahankan Zura namun Agam sangat yakin itu akan membuat Zura sakit .


" Ya Allah "


" apa yang harus aku lakukan saat ini"


sebuah payung berwarna hitam ,tiba tiba melindungi tubuhnya yang lemah ,


agam mengangkat kepalanya ,, ternyata orang baik yang kini mencoba melindungi dia itu ,, Lewis ,,


lagi lagi Lewis mengulur tangannya ,, membantu Agam berdiri dan mengajak Agam berteduh lebih dulu di halte terdekat .


"don't hurt yourself( jangan menyakiti diri kamu sendiri )" nasihat Lewis saat mereka sudah duduk di bangku hotel , wajah Agam semakin kacau , Hujan tidak Juga reda , bagaimana kondisi Zura saat ini ,kalau terjadi hal hal Yang tidak dia inginkan kepada Zura ,dia tidak akan memaafkan dirinya sendiri .


" I love my wife, I don't want to hurt her, but I'm confused what to do (aku mencintai istriku ,aku tidak mau menyakiti dia ,tapi aku bingung harus bagaimana )"


" i will marry zafira ( saya akan menikahi Zafira ) " ungkap Lewis membuat kedua bola mata Agam ,langsung menatapnya ,, " really "


Lewis mengulas senyumnya ,menepuk bahu Agam dengan pelan " if he wants, I will marry him gam ( jika dia mau ,saya akan menikahi dia gam)"


"but, what about the woman you are currently fighting in secret( tapi , Bagaimana dengan wanita yang saat ini sedang kamu perjuangan diam diam ) " Agam tidak mau , lewis menikahi Zafira dengan unsur paksaan , lagi lagi Lewis malah Tersenyum .


"Just so you know, the woman I love right now, the woman I hope to be my life partner with, the woman I always put her name on in a third of the night ,, it is zafira ( asal kamu tau , wanita yang saya cintai saat ini ,wanita yang saya harapkan untuk menjadi teman hidup saya ,wanita yang selalu saya selipkan namanya di Sepertiga malam ,


itu adalah Zafira "


" It is true " Lewis mengangguk membuat Agam langsung memeluknya erat ,, mungkin ini yang namanya ,kesulitan bersama kemudahan ,Agam yakin ,, Allah akan terus menjaga rumah tangganya .


wanita berkhimar hitam berdiri di jalanan salah satu kota di Amerika


menikmati sentuhan air hujan yang seakan ikut membawa rasa sakitnya pergi secara perlahan ,,


ketenangan semakin dia rasa di sini ,,


harapan harapan dia panjatkan di sini ,,doa doa ia panjatkan di sini berharap akan ada titik terang Untuk Masalahnya ,,


" aku mohon jangan pergi " lirih Agam di sertai isakaanya , Kini tubuh lemasnya memeluk Zura dari belakang , menumpahkan air mata tulusnya yang terpendam di bahu Zura , Zura diam ,, sedikit pun dia tidak ada keinginan untuk bicara " Aku janji Ra , aku gak akan menikah dengan Zafira ,aku hanya mencintai kamu , ,aku mencintai kamu ,, "


" gaam " Zura mencoba melepaskan tangan Agam dari perutnya , namun tenaganya kalah besar , agam bahkan ingin memeluknya lebih erat ,, lebih erat dari ini " aku gak mau kehilangan kamu Ra ,aku gak Mauu "


" Dia Lebih Butuh kamu Gam ,, "


" Tapi aku Jauh lebih Butuh kamu ,, aku butuh kamu untuk melengkapi semua kekurangan Dalam diri aku ,aku butuh kamu untuk menjadi pelengkap tulang rusukku ,, please ,jangan pergi ,, "


" Tapi "


" la Tatrik Qalbi Abdaan ,Ra ,, aku mencintai kamu ,,sangat mencintai kamu ,,aku selalu berharap Allah terus menjaga Cinta Kita "


" Aku gak mau jadi orang egois gam ,aku rela kamu menikah lagi ,, Zeyyan sangat membutuhkan kamu "


" ada Orang Yang lebih berhak di bandingkan aku ,, aku hanya ingin bersama kamu ,tidak yang lain ... " Pungkas Agam yang langsung memutar tubuh Zura ,agar dia bisa melihat wajah lelah istrinya ,, Agam semakin memeluknya ,, mereka sama sama menangis di dalam naungan hujan ,, mencurahkan isi hati masing masing lewat isyarat air mata " izinkan aku ,untuk terus menjadi imamMu "


"izinkan aku untuk terus membahagiakan kamu dengan caraku Ra ,, "