
Sebagai seorang Hamba Kita Hanya Bisa berencana Apapun Yang terjadi Nanti Meski Tidak sesuai Harapan Kita Terima saja . Itu Jauh lebih Baik dari Yang Kita Panjatkan .
°° Azzura °°
Jam yang Melingkar di Tangannya Masih Menunjukan Pukul 10.00 , Mau ke Rumah sakit Juga Sudah terlanjur Bilang mengambil Free Hari Ini ,
" Kita Jalan Jalan dulu Yah ,, Masih Pagi Banget ,, !! Zura Memicingkan Matanya Menatap Agam " Kemana ??
" Yang Pasti Bukan Danau Waktu Itu ,, " Jawabnya Santay Dengan senyum miringnya .
tanpa Ba-bi-bu Lagi Zura Mengangguk
pasrah dengan supir Yang Membawa Dia pergi entah Kemana .
selalu saja suasananya asing ..
Zura juga belum pernah ke sini
Jalanan Masih di penuhi Pohon Pohon Rindang Hanya 1 ,2 Mobil besar Yang berlalu lalang
benar benar asri .
Bahkan tidak ada Polusi Yang menyapu Pori porinya .
Sekitar 30 menit lebih Agam mengemudi Kini Mobil Itu sudah Mengambil ancang ancang untuk parkir .
Citttttttt mobil Agam berhenti ,, Pria Itu segera Keluar dan di Ikuti Zura .
Hampir setiap pasang mata Mengalihkan Pandangannya ke arah 2 pasangan Muda Itu ,
Mungkin Agam dan Zura terlihat Seperti Pasangan Yang Begitu serasi .1 cantik dan 1 lagi Tampan So PERFECT ,,tapi Mereka tidak tau Kisah apa saja Yang terjadi Di Balik rumah Tangga Agam dan Zura .
Mata Zura Menatap Kagum pada Gulungan Ombak di depannya , pasir Yang begitu halus
angin Yang mampu membuatnya tersenyum Lega Melupakan Bebannya Hari Ini dan Pohon kelapa Yang seperti Bearayun ayun menyambut nya dengan Agam .
" Masya Allah Sungguh besar Kuasa mu Ya Rabb " Ungkap Zura Memandangi Betapa Luas pantai di depannya Kini ,, Agam Tersenyum menatap bibir Zura Terangkat ,, " Ra Jangan di sini " Ujarnya menarik Tangan Zura Untuk beralih .
Tap Tap Tap ..Tap ..
Agam Melepaskan Genggaman nya
dan duduk di Bawah Zura
" Kenapa di sini sih Gam ,, Suasananya Enakan Tadi ,, di sini anginnya Gak Seberapa !! protes Zura Namun Ikut duduk di samping Agam .
" Gw Gak Mau Punya Gw di liatin banyak orang " Singkat Agam Menyandarkan Tangannya ke belakang ,,di atas Pasir Pasir Yang dia Duduki
" Maksutnya " Agam beralih menatap wajah cantik Zura ,, entah kenapa Hatinya begitu Bahagia Hari Ini apalagi Bisa bebas Melihat wajah Zura Seperti Ini ,, Getaran getaran aneh Itu selalu muncul Hingga Membuat Agam sakit dan salah tingkah .
" Lo istri gw ,,milik Gw dan Gw Gak Mau Punya Gw di Liatin sama Banyak Orang ,,, Cukup Gw Yang boleh liat kecantikan Lo !!!
" Kamu Gak Ngigau Kan !!! Tanya Zura memastikan . Agam terkekeh pelan Membuang Pandangannya asal " Kalau Gw Ngigau Gak Mungkin gw Sampai sini ,, Lo Cantik Ra "
pipi Cubi milik Zura Mengembang dengan warna memerah Jantungnya kembali berpompa cepat Hampir saja dia tersedak air liurnya sendiri mendengar Ucapan Agam .
" gw beruntung Jadi suami Lo ,, Lo wanita Tersabar Yang Gw temui di dunia ini setelah Bunda ,, " hati Agam menuntun tangannya Untuk meraih Jemari Zura ,, " Gw sayang sama Lo !!! Ucapnya sembari memegang Tangan Zura
keduanya tenggelam dalam memandang Hingga Suara perut Agam membuyarkan tatapan Romantis mereka .
Kriukk kriukkkk
" Woii perut Baperan Bangett Sihh ,, Gatau suasana Lo " Batin Agam menahan Malu setelah Tangan yang di pegang Buru buru dia lepas ..
" Makan dulu Makanya ,, !! Sahut Zura Cekikikan .
" Lo Laper Ya Ra !!
" Yehh dasarrr !!
Mereka pergi ke salah satu warung di dekat pantai Yang Hanya menyediakan menu Bakso dan Minuman Es teh ,, sederhana tapi Gak masalah toh Yang penting Halal dan gak Bikin sakit .
" Selama Nikah Kita Jarang Jalan Jalan ,, Gw Sibuk dengan kerjaan Gw dan Lo Sibuk kuliah ,, Apa Lo Gak iri sama mereka mereka Yang bisa Jalan jalan setiap Hari dengan suaminya " Agam membuka pembicaraan sambil menunggu apa yang dia pesan Datang . Zura menghela Nafas Panjangnya sebelum menjawab .
" Liat Langit Itu " mata Agam mengikuti telunjuk Zura ,,terpampang jelas Langit Yang begitu Biru dengan sayatan Putih " Di sana Takdir Kita Sudah tercatat ,, Jadi Jangan mempersulit dengan menebak Yang belum pasti ,, Lagii kenapa aku harus iri ,, Bukannya Allah Itu Maha adil Yah ,, !!
" Kenapa Gw Masih mengharapkan Zafira padahal jelas jelas Ada Bidadari surga di Deket gw " Lagi lagi Agam membatin dengan Tatapan fokus ke netra Zura " Lo bener ,, Semua Punya Proses Yang berbeda Beda "
" Ini Mbak ,,mas " ucap Ibu Ibu penjual Bakso memberikan 2 mangkuk Bakso pada Agam dan Zura Juga Es teh Yang siap Menguyur Tenggorokan siapa saja Yang Panas .
" Makasih " Zura Tersenyum ramah pada Ibu itu ,, Ibu itu membungkuk Sebelum melangkah pergi .
" Katanya Laper ,,kenapa Gak Di Makan Malah liatin aku Terus "
" Gatau ,, Hati Gw selalu pengen Liat Lo Hari Ini "
" Oh Yaudah liat aja gapapa Kok Uda Halal Juga Kan " Zura Tak Ambil Pusing ,, Dia tetap Melanjutkan Makannya meski Mata Agam tak kunjung Berhenti menatapnya .
" Lo Kok Gak ada Baper bapernya si Ra ,,di Tatap cowok seganteng Gw !!! Zura Tercengir menaruh sendok Dan garpunya .
" Terus aku harus gimana si Gam ,,Guling Guling Gitu ,, Yang ada mereka Ngira Aku Gak waras "
" Ck "
Selesai Makan Agam Dan Zura Kembali duduk di tepi Pantai ,,dengan berasalan sendal jepit milik mereka berdua Yang Baru mereka Beli .
" Gak Pulang !! Zura menggeleng Dengan Tatapan Masih ke depan .
" Aku Mau Nunggu senja !!
" Hahh !! Agam melirik jam Yang melingkar di Tangannya " yang bener aja ,,ini masih siang ,, Senja Datangnya Masih Lama Ra ,, Lo Mau Leleh di Sinii "
" Pokonya aku mau nunggu senja titikk " ucap Zura memegang teguh argumennya
" Yang lain Dehh Tunggu apa Gituu ,, Ya Kali Nunggu senja Jam segini " Zura Tersenyum tipis
" emang Kamu bisa Nurutin ke mauan ku Yang satu Ini !!!
" apa ?? Tanya Agam menantang " Gw Turutin Kok ,, "
" Okeee "
" aku Mau Menunggu Kamu mencintai Aku ,, "
" Uhukk "
" Hmmm ,, Gak bisa Kan ,, yaudahh Kita Nunggu senja aja ,, !!
GAK NYAMBUNG YAH
GARING GTU KAN ..MAKLUMI YA LAGI SUNTUK SOALNYA ..KARNA KASIAN JUGA BUAT YANG UDA NUNGGU NOVEL INI UP
JADI AKU SEMPET SEMPETIN BUAT NULIS .
KASIH KRTIK DAN SARANNYA YA
SEMOGA BISA END BULAN INI
KALAU ENGAK BULAN DEPAN HEHE
JANGAN LUPA VOTE JUGAA ...
SEE YOU 🖤