
Agam Mengambil Kalender berbentuk segitiga sama sisi di Nakas rumah sakit , matanya terkunci ke arah Angka 1,
1 Bulan sudah dia Menjalani hari hari beratnya ,
meskipun banyak air mata yang terkuras ,tapi Agam bersyukur , dari kejadian ini banyak hikmah Yang dapat dia Ambil ,
Agam lebih rajin dalam ibadah , , lebih Mendekatkan diri kepada Allah ,dan selalu percaya Akan Takdir Yang Allah berikan Untuknya,bahwa Itulah sebaik baiknya Takdir ,
Dan Juga 1 pelajaran Lagi , Mengikhlaskan apa Yang sudah pergi dan mensyukuri apa Yang saat Ini dia miliki , sebelum Kehilangan Yang Membuat dia Sadar ,dan menyesal nantinya .
Agam bangkit Dari Kursi yang baru dia Duduki , untuk Menaruh kalender di tempat semula .
"kalau Gw Ngomong aku ,kamu sama Zura berlebihan Gak Sihh " Ujarnya Menyusuri ranjang ,mondar mandir seperti orang Yang sudah kehilangan akal sehat " Ra , menurut Lo gimana ??
Agam Memetikkan Jarinya hingga keluar Bunyi seperti saat orang menyalahkan lampu " Lo diem ,Fix berarti Lo setuju , Mulai sekarang aku , kamu ,insya Allah aku bisa ,, "
" Cepet sadar Ra , I need you here ,, " Cupp
kecupan singkat di berikan Agam Tepat di kening Zura , berharap Hari ini juga dirinya bisa melihat mata Indah Itu terbuka .
Jam Hitam di tangannya , Sudah menunjukkan Pukul 08.00 ,Rasanya masih berat jika berjauhan dengan Zura Tapi Mau Bagaimana lagi ,hari ini dia ada janji dengan Kayra , di salah satu kafe sekitaran sini ,
" Umi , Abi , aku Nitip Zura ya , ada urusan sebentar dengan Kayra ,, " Ali tersenyum , sesaat kemudian Zahra ikut tersenyum ,keduanya menatap Agam
" Kamu Kayak Sama siapa aja gam ,kami kan orang tua Zura ,sudah pasti kami akan menjaga dia ,, " ucap Ali
" betul nak ,yasudah , Kamu Pergi Gih , Takutnya Kayra sudah Nunggu lama "sahut Zahra Mengulas Senyum tipisnya .
Agam membungkuk meraih tangan Ali dan Zahra
" aku pamit ,mi ,Bi , assalamualaikum !!!
" wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatu " jawab pasangan suami istri Yang masih terlihat muda itu bersamaan .
****
baru saja Agam Menginjakkan kakinya di salah satu Kafe sekitaran rumah sakit , Sudah ada Kayra Yang Melambaikan Tangan ke arahnya .
dan Ternyata ada Naufal Juga , yang masih sibuk Mengaduk aduk gelas di tangannya
Agam memasukkan kedua tangannya ke kantong Celana jeans yang saat Ini dia kenakan ,berjalan Santay ke arah kursi Yang di duduki Kayra dan Naufal
" Sorry , Gw Baru Dateng , Lo berdua Uda Lama ?? Tanyanya menyeret kursi di samping Naufal .
Naufal menatap Agam sinis dengan sedotan Yang masih menempel di mulutnya "Lo muterin Jakarta dulu apa Gimana ,, lama Bangett , Gatau gw sibuk apa " Ucapnya .
" Gaya Banget , Lo aja Juga Baru nyampe " sahut Kayra .
" perasaan Gw Janjian Sama Kayra aja , Lha Lo ngapain Ikut" Selidik Agam ikut menyeruput minuman Yang sudah di pesannkan Kayra ,
"Gw yang ajak Gam , Gak Baik Juga Kan Kalau Kita ketemuan Cuma berdua , " jawab kayra , membuat Agam membentuk Bibirnya menjadi Huruf O
1 Tanganya menepuk Bahu Naufal seraya terkekeh pelan " ada Gunanya Juga Lo Hidup "
"Kampret Lo "
" Uda Uda , Jangan Bercanda Mulu Lo berdua , Gw mau Ngomong serius , " Kayra Mulai menatap keduanya bergantian " soal Zura kemaren "
" Iyah Fal , 2 orang Itu Uda aman di penjara , tapi dia belum mau ngaku siapa Yang Nyuruh mereka " Jelas Kayra .
" dapat suapan gede Tuh pasti "
" Tapi juga buat apa Tuh duit ,orang mereka sekarang di penjara ,kan mending Ngaku ,"
" Gobl0k emang , "
" Kay Gw pengen ketemu mereka , Gimana Pun Juga Gw gak rela Sampe ada Orang Yang Berani Nyakitin istri gw , " Ucap Agam membuat kedua orang Yang saling membicarakan kedua orang di penjara Itu menatapnya " Yaudah , Kita Ke sana sekarang "
" Nahh lebih baik Gitu 15 menit lagi gw ada rapat di kantor " Naufal Melirik jam Di Tanganya . .
Drtt Drttt bunyi hp agam di balik saku celananya , Kayra dan Naufal Sama sama menghela nafas berat ,
" Gw angkat dulu Bentar " Ucapnya meninggalkan 2 Sohibnya ,
" Aelahhh ,ganggu aja siapa sih " tanya naufal ,Agam memperlihatkan layar Ponselnya , Yang bertulis Abi " Ehh Busettt , sorry sorry gw Gatau "
" hahaha ,kena Om Ali tamat Lo " Ucap Kayra Menakut nakuti .Naufal mengangkat kedua bahunya
" Ya kan gw Gatau "
pindah dari Naufal dan Kayra ,
Agam sudah Ada di Pojok Kamar mandi Untuk Mengangkat telpon dan menghindari kebisingan .
" Assalamualaikum Bi , " salamnya Untuk Ali
" Wa alaikum salam , Ya Allah ,Gam , Cepetan Kamu Ke rumah sakit , Zura sudah sadar , dan ,, dia Butuh kamu , dia masih syok , Setelah tau Kakinya Lumpuh "
" Zu , Zura Sadar ,Bii " Ada rasa senang Yang tak bisa Agam Ungkapkan namun ada Juga Rasa Kecewa Harusnya Agam Ada di sana menjadi orang Pertama Yang Zura Lihat ,bukan Malah meninggalkan Zura tadi , " Yaudah Bi, Agam ,Kesana Sekrang , Assalamualaikum !!
" Wa alaikum salam warahmatullah , "
***
" gw gak bisa Ke Kantor Polisi Sekrang , Gw Balik dulu ,, " Dengan cepat ,Naufal menarik tangannya , " Apa lagi Fal " kesal Agam saat langkahnya Tertahan
" Lo kemana Woii , Ini penting !!
" Zura Uda sadar , dan Itu jauh lebih Penting dari apapun Menurut Gw " sekali Hantakan Tangan Naufal Sudah terlepas , Tanpa Menunggu jawaban lagi Agam langsung Meninggalkan Kayra dan Naufal ,
**Baru Up lagi , maaf ya penyakit Malesku kumat ,
sama Bingung aja mau nulis apa ,, makasih Buat Kalian Yang Uda Nunggu novel Ini up
Lopyuuuuu ..
Info Juga , aku mau Fokus ke Novel ini dulu ,
baru kalau ini Uda end aku nerusin Novel aku yang 2 ,jadi Sabarr yahh 🤗🤗.
makasih Buat Yang Uda Like , Komen ,dan mau vote novel ini ,,..🤣🤣**