
Tiga hari berselang setelah pertemuan diantara mereka, kini Arkhan serta Riana menjadi lebih dekat dan tampak mesra seperti sepasang kekasih. Mereka bahkan memilih pergi berdua setelah menjalani meeting penting dengan Michael, alias sang ayah dari Riana yang merupakan klien penting Arkhan untuk bisa memajukan perusahaan disaat sedang hampir terpuruk seperti sekarang.
Arkhan yang memang tertarik pada Riana, tentu saja tidak menolak ajakan dari gadis itu untuk pergi berdua. Mereka tiba di sebuah bar yang cukup ramai dan sudah menjadi langganan Riana, ya mereka lalu duduk dan memesan minuman sembari mendengar alunan musik dj yang menggema disana. Meski bukan momen pertama Arkhan memasuki tempat seperti itu, tetapi Arkhan masih tetap gugup karena ia pergi bersama wanita lain.
Setengah jam mereka berbincang sambil minum-minum disana, hingga kini keduanya sudah hampir setengah mabuk akibat minuman yang mereka pesan tadi. Riana terlihat sudah mulai kehilangan kesadarannya dan terus menempel pada tubuh Arkhan, sedangkan lelaki itu yang memang cukup kuat pun masih tersadar sepenuhnya.
"Arkhan, kamu mau gak joget sama aku disana? Kayaknya seru deh, apalagi kita kan emang butuh refreshing sejenak. Kamu mau kan Arkhan?" ucap Riana menggoda.
Arkhan terdiam sejenak, ia berpikir apakah mungkin ia menerima ajakan Riana dalam kondisi setengah mabuk seperti ini. Jujur saja Arkhan khawatir akan terjadi sesuatu nantinya, tapi apa boleh buat karena pikirannya yang sudah kalut akhirnya Arkhan memutuskan menerima saja ajakan Riana dan menurutnya ini kesempatan emas untuk bisa mencicipi lapis legit milik wanita itu.
"Sure, saya kebetulan juga suka menari bersama wanita. Apalagi wanita itu secantik kamu Riana," ucap Arkhan yang sudah tidak grogi lagi.
Riana pun tersenyum dan mengelus wajah Arkhan dengan lembut, mereka bangkit dari tempat duduk lalu melangkah menuju keramaian. Tentu saja saat itu juga mereka langsung berjoget ria ditemani alunan musik, bahkan gerakan-gerakan yang diperlihatkan Riana sangat erotis.
Arkhan semakin dibuat menggila melihat goyangan tubuh Riana, terlebih ia juga dalam pengaruh minuman yang ia minum tadi. Apalagi Riana membuka blazer yang ia kenakan dan membuat tubuhnya semakin menonjol di mata Arkhan, keimanan Arkhan yang lemah pun membuat ia mendekat lalu memeluk tubuh wanita itu.
Akhirnya Arkhan memberanikan diri mencium bibir merah muda Riana, tentu saja Riana membalasnya dengan tak kalah ganas sebab ia juga menginginkan itu. Dua tangan Arkhan tak mau tinggal diam, mereka terus menggerayangi tubuh Riana dan perlahan melepas baju yang dikenakan Riana hingga wanita itu setengah telanjang.
Karena menurut mereka disana terlalu bising, Arkhan langsung menarik Riana pergi dari keramaian dan membawanya masuk ke sebuah kamar. Riana menurut saja karena ia sudah dibuat mabuk kepayang oleh pesona Arkhan, tentu saja di dalam sana mereka langsung saling menikmati satu sama lain sampai waktu yang tak terhingga.
Namun, tanpa mereka sadari rupanya seorang lelaki sudah mengamati perbuatan mereka dari jauh. Ya lelaki itu bahkan memotret apa yang dilakukan Arkhan dan Riana tadi, ia tersenyum seringai saat melihat hasil fotonya itu. Lalu saat Arkhan dan Riana pergi ke kamar, pria itu pun juga pergi keluar dari bar tersebut dengan perasaan puas.
•
•
Berliana yang bersiap untuk tidur, terkejut karena mendapati ponselnya berbunyi. Tentu saja wanita itu penasaran, ia pun mengurungkan niatnya berbaring di tempat tidur dan beralih mengambil ponsel yang tergeletak di atas nakas. Ia lalu mengecek siapa yang mengiriminya pesan di malam hari seperti ini.
"Hah? Ini nomor siapa ya? Pake kirim foto sama video segala lagi, aku buka apa jangan ya? Takutnya ini cuma modus penipuan kayak yang lagi viral," gumam Berliana.
Awalnya Berliana memang ragu saat hendak membuka foto dan video tersebut, tetapi karena rasa penasarannya sudah memuncak, akhirnya Berliana mau tidak mau terpaksa membuka pesan foto serta video yang dikirimkan oleh nomor tidak dikenal tersebut.
Betapa kagetnya Berliana, ya matanya dibuat terbelalak lebar dan bahkan hampir copot saat melihat foto dan video itu. Di dalamnya ternyata terdapat wajah sang suami yang sedang asyik bercumbu mesra dengan seorang perempuan, ditambah mereka juga berjoget seolah menikmati momen tersebut.
"Hah? Apa maksudnya ini? Kenapa orang ini kirim foto dan video kayak gini ke aku? Apa benar mas Arkhan selingkuh dari aku?" ujarnya terisak.
Disaat tangisnya memuncak, nomor tersebut kembali mengirimkan pesan padanya. Disitu tertulis kalau si pengirim mengatakan jika dirinya melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa Arkhan suaminya membawa pergi wanita itu ke dalam kamar.
"Gak, ini gak mungkin. Aku gak boleh percaya gitu aja sama orang ini, bisa aja semua itu cuma editan buat menghancurkan rumah tangga aku dan mas Arkhan," ucap Berliana menenangkan diri.
Tidak semudah itu memang bagi Berliana mempercayai semua yang dikirim nomor misterius tersebut, Berliana masih meyakini jika suaminya tidak mungkin berkhianat darinya dan ia percaya pada kesetiaan janji cinta yang telah diucapkan Arkhan saat pernikahan mereka.
Berliana malah menghapus semua foto dan video tersebut dari ponselnya, tetapi kemudian nomor itu malah menghubunginya dan membuat Berliana sedikit bingung. Karena ingin tahu siapa pemilik nomor tersebut, Berliana pun mengangkatnya dan berbicara padanya.
📞"Halo! Siapa kamu? Kenapa kamu mau coba fitnah suami saya kayak gitu?" tanya Berliana pada si penelepon dengan nada tegas.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...