
...I WANT MORE /// NA JAEMIN...
...by : hi Cliene hi...
...IG : hi cleine hi...
...~~~~~~~...
Berhari-hari sudah Lucy menjabat menjadi kepala keluarga Duke BERLIARD.
Banyak surat undangan untuk bergabung dengan para bangsawan.
Salah satunya adalah surat resmi untuk minum teh dari keluarga Count Wendy Polli.
Ada juga undangan dari istana untuk ikut serta dalam menyambut ratu dari negeri tetangga yaitu negara Obely.
Obely negara yang diperintah dan dipimpin oleh seorang ratu yang muda.
Oddie Obely adalah penguasa kekaisaran negeri Obely sekarang.
Oddie Obely datang ke negara EPERANTO untuk menjalin hubungan baik sesama kekaisaran yang saling menguntungkan.
Sebenarnya kerjasama kedua negeri ini terikat karena pertukaran jasad mendiang kaisar pertama dari kedua kekaisaran tersebut.
Besok ratu Oddie Obely akan sampai di kekaisaran EPERANTO dengan rombongannya.
Sebenarnya untuk warga Obely datang ke negeri EPERANTO sudah biasa.
Karena mereka melakukan perdagangan dan bisnis bahan pokok dengan negeri EPERANTO.
...πΈπ»πΈπ»πΈπ»...
Sebelum Lucy pergi ke istana kekaisaran Lucy terlebih dahulu mendatangi undangan dari temannya yaitu Count Wendy Polli.
Lucy sampai ke kediaman keluarga Count Polli bersamaan dengan putri keluarga Earl Vergans.
"Apa kabar anda putri?" Syche.
"Kabarku baik sekarang, kau juga diundang?" Lucy.
"Iya, saya baru saja mendapatkan undangan nya tadi pagi!" Syche.
Lucy tersenyum untuk mengakhiri pembicaraan dan langsung berjalan masuk ke ruangan yang sudah dituju.
"Oh kalian sudah datang!" Wendy.
"Putri apakah kau hanya mengundang kami saja?" Syche.
"Oh tidak juga, didalam ada nona Yusy, dan putri Tara" Wendy.
"Ada acara apa memangnya ini?" Lucy.
"Wah putri Lucy! Kau juga mengundangnya ternyata!" Tara.
"Hihihi tentu karena aku ingin membicarakan sesuatu kepada kalian!" Wendy.
Kami akhirnya duduk dan membicarakan hal yang membuat Wendy sampai mengundang kami secara resmi.
Banyak sekali yang kami bicarakan.
Sampai pada akhirnya Yusy mengatakan apa yang terjadi akhir akhir ini di daerah Rot.
"Kau mengetahuinya?" Yusy.
"Mengetahui tentang hal apa?" Tara.
"Ku dengar warga daerah Rot kekurangan pangan dan sandang di sana!" Yusy.
"Kau dengar itu dari mana?" Wendy.
"Aku mendengarnya dari para pelayan ku, mereka mengatakannya!" Yusy.
"Bukankah daerah Rot adalah daerah yang dipenuhi oleh penduduk asing seperti warga dari negeri Obely?" Lucy.
"Hah? Benarkah? Jika ratu Obely tahu kalau rakyat nya disini kekurangan banyak sekali pasti dia akan sakit hati" syche.
"Bukan hanya itu mungkin mereka akan memutuskan bisnis antar negara dengan EPERANTO" Lucy.
"Itu buruk sekali karena Obely adalah negara yang memasok banyak bahan kain untuk EPERANTO" Tara.
"Menurut kalian apa yang akan dilakukan oleh kekaisaran agar kekurangan mereka tidak diketahui oleh ratu Obely?" Syche.
"Kekaisaran akan diam saja! Sebaliknya kita para bangsawan yang harus memberikan pangan dan sandang kepada mereka!" Lucy.
"Karena itu akan menaikkan derajat bangsawan kembali setelah persidangan yang terjadi beberapa waktu lalu!" Wendy.
"Ck. Licik juga kau putri Wendy!" Lucy.
"Aku mempelajarinya dari anda!" Wendy.
"Namun kenapa kekaisaran hanya diam padahal daerah Rot masih menjadi daerah kekuasaannya walaupun sebagian warganya adalah warga asing?" Syche.
"Mudah saja, kaisar utama tidak mengetahui hal tersebut yang mengetahuinya hanyalah pangeran mahkota!" Lucy.
"Dan karena itu, banyak sekali kejahatan yang terjadi di daerah bagian EPERANTO, semua dibiarkan saja oleh pangeran mahkota dan kaisar utama pun tidak mengetahuinya!" Tara.
"Wah wah putri Tara kau mulai mirip seperti putri Lucy!" Yusy.
"MengLucy! Hahaha maafkan saya putri!" Syche.
"Sedang membahas apa tapi malah namaku yang kalian gunakan untuk kata kerja sekarang!" Lucy.
Kami banyak membicarakan ini itu dan sampai tidak sadar bahwa hari sudah mulai petang.
Kami pulang ke kediaman masing-masing.
Sesampainya Lucy di kediamannya Lucy langsung pergi ke kamarnya dan bersiap untuk mandi.
Lucy memasuki kediamannya tanpa memperdulikan kerabatnya yang sedang makan dan bersenda gurau.
...πΈπ»πΈπ»πΈπ»...
Keesokan harinya Lucy datang ke istana kekaisaran EPERANTO karena undangan.
Lucy datang dengan mengenakan baju kekuasaannya.
Tak disangka pangeran mahkota telah menunggunya di gerbang kekaisaran.
"Akhirnya anda sampai nona BERLIARD!" Pangeran mahkota.
"Cukup! Jangan terlalu formal kepada saya yang mulia pangeran mahkota, itu akan terdengar aneh bagi saya nantinya!" Lucy.
"Hahaha Lucy!" Pangeran mahkota.
"Langsung ke intinya saja pangeran! Kenapa anda memanggil saya dan bukannya bangsawan yang lain yang lebih bisa dipercaya untuk urusan ini!" Lucy.
"Itu karena aku mempunyai niat lain!, Menurutku kau yang paling akan tertarik dan merahasiakan hal ini dari siapapun!" Pangeran mahkota.
Pangeran mahkota membawa Lucy ke suatu tempat yang dimana itu adalah tempat yang dilarang oleh kaisar.
Ruangan jasad mendiang kaisar Obely.
"Kenapa anda membawa saya kemari?" Lucy.
"Karena saya mempunyai rencana yang rahasia" pangeran mahkota.
"Jika ini berkaitan dengan kekaisaran Obely saya tidak ingin bersangkutan sedikitpun!" Lucy.
Dengan cepat Lucy memalingkan tubuhnya dan pergi keluar dari ruangan tersebut.
Bukan hanya keluar dari ruangan tersebut Lucy juga pergi dari istana tanpa memberikan salam kepergian kepada pangeran mahkota.
"Memangnya aku akan diam saja saat tidak mendapatkan dukungan?" Pangeran mahkota.
...πΈπ»πΈπ»πΈπ»...
Hari dimana ratu kekaisaran Obely datang ke EPERANTO pun tiba.
Ratu datang dengan segenap rombongannya.
Dan masalah di daerah Rot pun mulai di tangani oleh para bangsawan yang berkaitan.
Kejadian yang menimpa para warga Obely yang berada di EPERANTO tidak diketahui sedikitpun oleh sang ratu Obely.
Kedatangan ratu Obely yang paling utama adalah ingin memperkuat persaudaraan antar dua negara yang saling berjajar.
...~~~~~~~~~...
...Selamat bulan ramadhan semuanya...
...Maaf atas keterlambatannya karena banyak kendala seperti biasanya....
...Sekali lagi saya ucapkan selamat berpuasa bagi yang menjalankannya dan semoga puasanya lancar sampai idul fitri mendatang....
...Dan bagi yang tidak menjalankannya tetap sehat dan selalu dalam lindungan Tuhan nya masing-masing...