
...I WANT MORE /// NA JAEMIN...
...by : hi_cliene_hi...
...IG : hi_cleine_hi...
...Baca sampai habis okay....
...Karena di bawah sana akan ada nomor yang mungkin akan berguna atau mungkin nomor untuk mengisi kegabutan anda selama menunggu update an novel saya...
...~~~~~~~~~...
Berjam-jam pangeran mahkota mencari keberadaan Lucy yang telah menghilangkan diri.
Dan di malam hari pangeran mahkota melihat sebuah gubuk atau rumah yang terbilang cukup besar untuk bawahan atau penasihat pribadi keluarga bangsawan.
Melihat gubuk tersebut pangeran mahkota langsung memperintahkan pengawalnya untuk mengecek ke dalam rumah tersebut.
Walaupun pangeran mahkota memperintahkan para pengawalnya untuk mengecek keadaan rumah tersebut namun pangeran mahkota tetap ikut untuk mengecek ke dalam rumah itu juga.
Sesampainya di rumah tersebut pangeran langsung mengetuk pintu dan saat pintunya dibuka pangeran mahkota terkejut melihat siapa yang membukanya.
"Anda bukankah kepala pelayan keluarga BERLIARD?" Pangeran mahkota.
"Be... benar yang mulia pangeran mahkota!" Kep. Pelayan.
"Lalu apa yang anda lakukan di sini? Bukankah anda seharusnya bekerja di kediaman BERLIARD? Atau mungkin anda sedang mengambil cuti?" Pangeran mahkota.
"Sa.. saya sedang mengambil cuti yang mulia!" Kep. Pelayan.
"Ohhh baiklah, namun apakah anda bisa membantu saya?" Pangeran mahkota.
"Membantu apa yang mulia?" Kep. Pelayan.
"Tolong biarkanlah saya beristirahat di sini!" Pangeran mahkota.
Karena itu adalah permintaan pangeran mahkota, kepala pelayan pun langsung menyetujuinya tanpa bertanya kepada Lucy terlebih dahulu.
Saat pangeran mahkota sedang duduk di kursi ia melihat banyak pelayan keluarga BERLIARD yang berada di dalam rumah tersebut.
Pikiran pangeran mahkota menjadi teringat kepada kepergian Lucy yang hingga saat ini belum diketahui.
Beberapa saat kemudian pangeran mahkota melihat Lucy yang turun dari kamar atas bersama dengan Iaros.
"Sebuah keberuntungan bertemu dengan putri Lucy di sini!" Pangeran mahkota.
"PANGERAN MAHKOTA! bagaimana mungkin anda mengetahui keberadaan putri Lucy disini?" Iaros.
"Sebenarnya aku sama sekali tidak mengetahui tentang keberadaan putri Lucy yang berada disini, tetapi ini mungkin karena sang dewi Fortuna yang menyertai diriku!" Pangeran mahkota.
"Tidak mung......" Iaros.
"Sudahlah tuan Iaros Terthio!, Lagi pula aku tahu pangeran mahkota tidak berbohong kali ini!" Lucy.
"Maksudnya anda apa?" Pengawal.
"Sudah lupakanlah saja perkataan ku tadi!" Lucy.
"Karena saya telah menemukan anda, dengan begitu saya bisa menyampaikan sesuatu!" Pangeran mahkota.
"Apakah itu yang mulia?" Lucy.
"Ini adalah tentang dokumen sidang terbuka di aula istana kekaisaran!" Pangeran mahkota.
"Maksud pangeran dokumen itu sudah siap untuk dijadikan alat meminta permohonan sidang di istana kepada sang kaisar?" Lucy.
"Apapun itu saya tidak akan peduli, asalkan saya mendapatkan dokumen tersebut!" Lucy.
"Hanya permintaan yang sederhana, saya ingin putri Lucy dari keluarga DUKE BERLIARD menginap di istana kekaisaran bersama dengan saya untuk menjamin keselamatan putri Lucy yang mungkin akan terancam karena perbuatan para keluarga bangsawan yang ikut tersangkut atas kasus ini!" Pangeran mahkota.
"Baiklah saya menyetujuinya!" Lucy.
"Putri tolong pikiran kembali apa yang anda katakan tadi!" Iaros.
"Tenang saja tuan Iaros Terthio, aku tahu betul apa yang akan terjadi berikutnya!" Lucy.
"Apakah saya boleh bertanya satu hal putri?" Iaros.
"Katakanlah sebelum aku pergi!" Lucy.
"Anda ini peramal atau penyihir?" Iaros.
"Aku hanya manusia bisa Tuan namun aku bisa melihat apa yang akan terjadi melewati perasaanku!" Lucy.
"Baiklah jika seperti itu!" Iaros
Setelah percakapan panjang tersebut para pelayan mulai mengemasi pakaian dan barang-barang pribadi milik Lucy.
...πΈπ»πΈπ»πΈπ»...
Berhari-hari sudah Lucy berada di istana kekaisaran.
Mendengar Lucy yang sekarang berada di istana kekaisaran membuat tuan BERLIARD dan putri Tara menjadi agak risih.
Terutama tuan BERLIARD, ia takut kalau Lucy akan mengatakan apapun yang telah ia alami selama berada di kediaman keluarga BERLIARD.
Dan untuk putri Tara sendiri ia agak risih karena omongan dari masyarakat dan juga dari para keluarga bangsawan yang akan membicarakan tentang Lucy yang menginap di istana kekaisaran yang sebenarnya ia bukanlah seorang calon ratu ataupun apapun itu.
"Putri Tara! Apakah anda yakin tidak akan mengusir putri Lucy dari istana kekaisaran?" Pelayan.
"Memangnya kenapa harus di usir?" Tara.
"Karena putri Lucy bukanlah anggota keluarga kekaisaran!" Pelayan.
"Tidak perlu, aku tahu apa yang dirasakan oleh putri Lucy di kediamannya, namun mengenai putri Lucy bukanlah anggota keluarga kekaisaran itu salah!" Tara.
"Tetapi mengapa?" Pelayan.
"Sebenarnya putri Lucy adalah anak dan pewaris dari Keluarga Duke BERLIARD yang akan menggantikan ayahnya nanti!, Dan posisi Duke sendiri adalah kaki tangan sang kaisar dan karena itulah anggota kekaisaran menganggap keluarga itu sebagai anggota kerajaan!, Apa kau memahaminya?" Tara.
"Maafkan saya putri namun saya tidak mengetahui sedikitpun dari perkataan putri tadi!" Pelayan.
"Sudahlah lupakan saja, yang terpenting saat ini adalah tugasmu!" Tara.
"Maksudnya adalah untuk terus mengawasi omongan publik kepada anda dan putri Lucy?" Pelayan.
"Iya!" Tara.
...~~~~~~~~~...
...πΈπ»0852 2539 2092πΈπ»...
...Menurut anda apakah persidangan akan berjalan lancar?...
...Sebenarnya apa maksud dari perbuatan pangeran mahkota?...
...Dan apakah Dekis sudah memberikan informasi tentang kesehatan Lucy kepada para sahabatnya?...
...!!!!!Call me now!!!!!...